Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Tipe Orang Menyebalkan yang Biasa Ditemui Saat Berdiskusi

Siti Halwah oleh Siti Halwah
16 Januari 2020
A A
5 Tipe Orang Menyebalkan yang Biasa Ditemui Saat Berdiskusi
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi saya, saat-saat berdiskusi merupakan saat paling penting sebelum melakukan sesuatu. Berdiskusi berarti saatnya membuatnya rencana sebelum melakukan eksekusi. Makanya, segalanya harus matang dan siap. Jika proses diskusi berjalan nggak lancar, biasanya saat eksekusinya nanti juga akan bernasib sama: ambyar. Bayangkan saja, dari diskusinya saja sudah nggak lancar, ya bagaimana mau mengharapkan hasil yang gemilang?

Salah satu faktor penentu keberhasilan proses diskusi adalah partner diskusi. Teman diskusi untuk membantu melancarkan suatu acara atau kegiatan apa pun, teman yang dengannya kita merencanakan berbagai rangkaian kegiatan. Sayangnya, ada beberapa tipe orang menyebalkan yang keberadaannya justru membuat proses diskusi nggak melulu berjalan lancar. Saya membagi orang-orang tersebut ke dalam 5 golongan.

Satu: Nggak Punya Pendirian

Saat berdiskusi, orang dengan tipe ini sangat menyebalkan. Mereka nggak punya pendirian, pokoknya asal ikut saja apa kata orang lain. Saya sering sekali bertemu dengan orang-orang tipe ini. Mereka biasanya selalu mengekor orang-orang pemberi keputusan (orang yang punya power). Kalau si A bilang ini, dia akan ikut. Kalau si B bilang begitu, dia juga akan setuju-setuju saja. Sama sekali nggak tahu di manakah harus berdiri dan berpegang pada suatu keputusan.

Ujung-ujungnya, mereka cuma iya-iya saja dan ikut apa pun keputusan final tanpa benar-benar ikut berkontribusi dalam memberikan keputusan. Yha, kayak tim hore-hore gitu, deh.

Dua: Semaunya Sendiri dan Orang Lain Harus Ikut Maunya Dia

Orang dengan tipe ini biasanya punya karakter dominan, semaunya sendiri dan nggak peduli pada pendapat orang lain. Pokoknya, dia yang paling utama dan suaranya harus didengarkan. Oh, jangan lupa, keputusan yang diambil oleh orang dengan tipe ini harus selalu disetujui. Membayangkannya saja sudah sangat menyebalkan, ya.

Saya pernah bekerja sama dengan orang-orang tipe ini. Saat berdiskusi, bukannya saling melontarkan ide dan rencana, justru saya malah jadi pendengar karena nggak kesampaian yang mau bicara.

Tapi kali mau memaparkan ide malah kepotong karena dia udah keburu mengomentari ide saya, hiks. Rasanya pengen deh, sekali-kali teriak di telinganya: yang punya ide bukan cuma kamu saja!

Tiga: Rajin Ngasih Ide, Menyesal Kemudian

Orang tipe ini adalah kebalikan dari tipe pertama—si nggak punya pendirian. Terkadang, saat berdiskusi, kita akan mendapatkan partner yang punya banyak sekali ide, tapi sayangnya minim eksekusi.

Baca Juga:

4 Tindakan Curang Kuli Bangunan yang Bikin Kantong Jebol

Wahai Kalian Mahasiswa, Kerja Kelompok Itu Mempermudah, Bukan Malah Bikin Makin Susah!

Sejam yang lalu bisa saja dia bilang A, lalu ganti ada ide lain yang lebih oke. Eh, besoknya malah mengajukan ide lain lagi di luar ide-ide yang sudah disepakati kemarin. Saat sudah hari-H dan idenya dieksekusi, orang tipe ini kadang masih merasa nggak sreg. Ujung-ujungnya malah bilang, “Ih, ternyata lebih mending ide awal ya. Coba aja kalau seperti ini, pasti hasilnya begini,” bla bla bla dan seterusnya.

Hish, padahal ide ya punya dia. Eksekusi ya sesuai arahannya dia. Eh, ujung-ujungnya dia sendiri yang menyesal. Capek deh~

Empat: Anak Bawang

Di antara semua tipe menyebalkan versi saya, tipe anak bawang inilah yang benar-benar ngenes. Ya, sama halnya dengan anak bawang pada umumnya, tipe ini selalu dianggap nggak kasat mata.

Sepintas, tipe ini mungkin sama kayak tipe pertama yang plin-plan dan nggak punya pendirian. Bedanya, tipe anak bawang ini benar-benar nggak dianggap. Suara dan ide-idenya didengarkan lalu dilupakan. Bahkan, seringnya saat ia cuma kebagian tanggung jawab yang nggak sesuai keinginannya. Tapi, ya dia nggak bisa nolak.

Kenapa saya memasukkan tipe ini dalam kategori orang-orang menyebalkan saat diskusi? Karena orang-orang tipe anak bawang ini sebenarnya punya potensi. Ide-idenya kadang-kadang juga luar biasa, cuma seringnya ketutupan sama beberapa faktor. Misalnya, ia merasa minder, nggak punya power, nggak pandai mengutarakan pendapat, nggak kenal sama anggota diskusi yang lain dan seringnya merasa tak dianggap, takut merusak konsep yang sudah didikusikan dan disepakati.

Segala perasaan-perasaan yang menjurus merendahkan diri sendiri tersebut membuat si anak bawang selalu diam, menyimpan ide-idenya hanya untuk dirinya sendiri dan terpaksa menyetujui apa pun hasil akhir diskusi.

Saya pernah menjadi orang dengan tipe anak bawang ini, rasanya sangat menyebalkan. Ingin mengutarakan pendapat tapi takut nggak didengar. Sekalinya mengutarakan pendapat, malah dianggap nggak penting. Serba salah.

Lima: Playing Victim

Di antara semua tipe yang saya sebutkan di atas, orang dengan tipe playing victim ini adalah yang paling menyebalkan. Mereka mengeluarkan pendapat dan ide-idenya, lalu mengeksekusi ide-ide tersebut. Tapi, kemudian dia merasa sebagai satu-satunya orang yang bekerja dalam kelompok diskusi tersebut. Dia merasa overload dan kecapekan, lalu bikin story yang isinya nyindir teman-teman diskusinya.

Hish, padahal ya dia yang mau ngerjain semuanya sendiri dan nggak mau minta tolong siapa pun dengan dalih, “Idenya kan dari aku, biar aku aja yang kerja soalnya kalian nggak akan ngerti.”

Lah, terus maksudmu gimana?

BACA JUGA Terima Kasih pada Penggiat Diskusi Online atau tulisan Siti Halwah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2020 oleh

Tags: berdiskusikerja kelompokproyek
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis terminal mojok.co

Masa Bodoh Dibilang Antisosial, Kerja Kelompok Emang Banyak Nggak Enaknya kok

27 Mei 2020
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Tugu Jogja: Destinasi Wisata serta Destinasi Proyek Tahunan yang Minim Kreativitas

25 Oktober 2020
laptop merah putih proyek ambisius mojok

Laptop Merah Putih dan Hasrat Berdikari yang Amat Besar dari Pejabat Negara Kita

27 Juli 2021
7 Tipe Mahasiswa Pas Ngerjain Tugas Kelompok

7 Tipe Mahasiswa Pas Ngerjain Tugas Kelompok

24 April 2020
Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis terminal mojok.co

Sistem Pembagian Tugas Kerja Kelompok Itu Sebenarnya Ora Mashok

21 Juni 2021
BSU, Proyek PHP Paling Niat Tahun Ini

BSU, Proyek PHP Paling Niat Tahun Ini

19 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.