Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Tempat Makan di Surabaya yang Udah Berusia Puluhan Tahun

Tiara Uci oleh Tiara Uci
15 Januari 2022
A A
5 Tempat Makan di Surabaya yang Udah Berusia Puluhan Tahun terminal mojok.co

5 Tempat Makan di Surabaya yang Udah Berusia Puluhan Tahun (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jualan makanan adalah salah satu jenis usaha yang selalu berkembang, tapi cukup sulit untuk bertahan dalam rentang waktu yang lama. Pasalnya, selera makan orang berubah seiring perkembangan zaman. Itulah yang menyebabkan banyak tempat makan yang dulunya populer, berangsur mulai sepi, lalu tutup.

Sebagai contoh, sekitar 2005 di depan kampus Unesa Ketintang ada warung penyetan yang sangat populer. Namanya penyetan kuburan karena lokasinya di depan kuburan. Saking ramainya, banyak pengunjung yang antre dan membuat jalan di sekitarnya macet. Namun, warung tersebut sekarang sudah raib entah ke mana. Sebetulnya, tidak hanya warung itu. Banyak tempat makan di Surabaya yang dulunya ramai sekarang tutup karena bangkrut atau sepi pelanggan.

Akan tetapi, di antara banyaknya tempat makan yang berguguran, ada beberapa tempat makan di Surabaya yang bisa eksis puluhan tahun dan masih laris sampai sekarang. Penasaran? Berikut adalah daftar warung legendaris di Surabaya yang berusia puluhan tahun, tapi masih laris manis sampai sekarang.

#1 Soto Gubeng Pojok (sejak 1950)

Berusia 72 tahun, Soto Gubeng Pojok masih eksis hingga sekarang. Tampilan warungnya sederhana dengan rombong pikulan dan tungku tradisional. Meskipun tempatnya sederhana, Soto Gubeng Pojok sangat terkenal dan selalu ramai pengunjung. Saking terkenalnya, jika kita searching di Google kata “Soto Gubeng Pojok Surabaya” akan banyak bermunculan warung soto yang namanya sama. Namun, perlu diingat bahwa yang asli hanya satu. Ia berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa No.30 Surabaya.

Soto Gubeng Pojok tidak dimasak dengan kompor gas. Tapi, ia dimasak menggunakan tungku yang di dalamnya berisi kayu bakar. Rasa sotonya gurih, dagingnya empuk, kuahnya sedikit berlemak, tapi justru lemak inilah yang membuat soto ini enak. Isian sotonya bisa dipilih sendiri, ada daging, aseman, usus, dan babat. Semuanya enak, tapi yang recommended memang soto dagingnya. Harga satu porsi soto di sini Rp40 ribuan. Harganya agak mahal memang. Namun, ini sangat worth it karena rasanya enak dan isiannya banyak.

Kalau ke Soto Gubeng Pojok jangan lupa beli air kacang hijaunya juga, ya. Minuman ini cukup populer dan cocok disajikan bersama sotonya. Oh iya, jangan datang ke sini saat jam makan siang kalau nggak mau ngantre.

#2 Sego Sambel Mak Yeye (sejak 1982)

Meskipun berusia 40 tahun, sego sambel Mak Yeye tidak hanya digemari orang tua. Namun, banyak juga anak muda Surabaya yang menggemarinya. Sambel Mak Yeye terbuat dari cabai, tomat, terasi, bawang putih, bawang merah, dan garam. Semuanya diulek dengan cara manual bukan blender listrik. Sambelnya juga segar. Ia diulek saat ada pembeli.

Sego sambel Mak Yeye adalah kuliner malam yang wajib dicoba saat berkunjung ke Surabaya. Ia buka mulai dari jam 9 malam sampai dini hari. Saya menyarankan teman-teman untuk datang dengan hati yang tenang dan jangan emosian. Ini untuk antisipasi kalau ternyata warungnya ramai dan kalian harus antre. Harga satu porsi nasi sambal ikan pari (iwak pe) adalah Rp20 ribuan. Harga ini cukup murah untuk ukuran penyetan di Surabaya. Lokasi Mak Yeye ada di Jalan Jagir No.12 Wonokromo. Tepatnya, ia berada di dekat pasar atau sebelah utara Darmo Trade Centre (DTC).

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

#3 Lontong Balap Pak Gendut (sejak 1958)

Lontong balap adalah salah satu kuliner khas Surabaya. Makanan ini terdiri dari irisan lontong, tahu, tauge, dan lentho (kacang hijau yang ditumbuk kasar yang dicampur dengan bumbu lalu digoreng). Kuah lontong balap rasanya manis gurih dengan aroma rempah. Lauk pendamping yang pas untuk lontong balap adalah sate kerang dan kerupuk.

Ada banyak penjual lontong balap di Surabaya, tapi yang paling terkenal adalah Lontong Balap Pak Gendut yang usianya sudah tua 64 tahun. Satu porsi lontong Pak Gendut dihargai Rp18 ribu. Untuk lokasinya, ia berada di Jalan Prof Dr Moestopo No.11, dekat Stasiun Gubeng. Jam operasionalnya mulai dari 9 pagi sampai 9 malam. Tapi kalau weekend, tempat ini justru tutup.

#4 Rujak Cingur Ahmad Jaiz (sejak 1970)

Datang ke Surabaya tanpa mencicipi rujak cingur adalah perbuatan merugi. Meskipun di seluruh negeri ini ada orang jualan rujak cingur, yang autentik hanya ada di Surabaya. Di antara banyaknya rujak cingur enak di Kota Pahlawan, Rujak Ahmad Jaiz adalah yang paling melegenda. Resepnya pun diwariskan turun-temurun dengan rasa dan kualitas yang sama sejak 1970.

Perbedaan rujak cingur Ahmad Jaiz dengan lainnya adalah penggunaan kacangnya. Di sini kacang yang digunakan bukan kacang tanah, melainkan kacang mente. Cingurnya juga empuk dan bersih, tidak ada bau amis. Isian rujaknya pun berbeda, ada buah kedondong, pencit, nanas, timun, sayuran, dan lontong. Harga satu porsi rujak cingur Ahmad Jaiz sekitar Rp70 ribu sampai Rp100 ribu. Meskipun mahal, saya menyarankan teman-teman mencoba rujak ini saat datang ke Surabaya, setidaknya sekali seumur hidup.

Lantaran sangat populer, warung rujak cingur Ahmad Jaiz bahkan tidak punya sign board/papan nama, Gaes. Tapi tenang, untuk menemukan lokasinya mudah, kok. Kamu datang saja ke Jalan Ahmad Jaiz No.40, Peneleh, Kec. Genteng. Kalau malas ribet, bisa datang menggunakan ojol. Mereka sudah pasti hafal, kok.

#5 Sate Klopo Ondomohen (sejak 1945)

Sate ini dulunya dijual keliling pada masa awal kemerdekaan di Jalan Ondomohen. Namun, sekarang ia sudah menetap. Lokasinya berada di Jalan Walikota Mustajab No.36, Surabaya. Ciri khas sate ondomohen itu ada pada taburan kelapanya. Di sini kita bisa pilih beberapa jenis sate, ada daging, ayam, usus, sumsum, otot, atau bisa juga dicampur. Harga satu porsinya mulai dari Rp24 ribu. Kalau kamu datang ke sini saat weekend biasanya ruuuame pol.

Jadi, silakan disiapkan tabungannya dan segeralah berangkat kulineran ke tempat makan di Surabaya yang legendaris tersebut.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2022 oleh

Tags: legendarisSurabayatempat makan
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

agribisnis menthek kafe tengah sawah KKN wabah corona pemandangan pagi sawah mojok

Tiga Tipe Alternatif KKN UINSA yang Tidak Sebatas Kuliah Kerja Maya

13 Juni 2020
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
5 Keistimewaan Almond Crispy Cheese, Camilan Surabaya dengan Rasa Premium Terminal Mojok.co

5 Keistimewaan Almond Crispy Cheese, Camilan Surabaya dengan Rasa Premium

28 April 2022
Surabaya Lebih Jago Memanfaatkan Jembatan Suramadu daripada Bangkalan Madura Mojok.co

Surabaya Lebih Jago Memanfaatkan Jembatan Suramadu daripada Bangkalan Madura

14 April 2024
Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

20 April 2024
Tentang Sepanjang, Wilayah Sidoarjo yang Lebih Terasa Aura Surabaya-nya ketimbang Sidoarjo

Tentang Sepanjang, Wilayah Sidoarjo yang Lebih Terasa Aura Surabaya-nya ketimbang Sidoarjo

14 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.