Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Roti Ini Sebaiknya Bertobat, Ada yang Bohong dan Penuh Jebakan

Retnowati oleh Retnowati
15 Juni 2025
A A
5 Roti Ini Sebaiknya Bertobat, Ada yang Bohong dan Penuh Jebakan

5 Roti Ini Sebaiknya Bertobat, Ada yang Bohong dan Penuh Jebakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sepotong roti dan segelas kopi atau susu, adalah teman termanis di pagi hari. Makan makanan satu ini menciptakan rasa kenyang yang cukup untuk memulai aktivitas harian. Rasa kenyang berasal dari adonan tepung gandum yang mengandung karbohidrat. Sementara protein kita dapatkan dari bahan pembuat lainnya, seperti susu dan varian isi.

Roti yang terbuat dari tepung gandum dan fermentasi ragi dianggap sebagai makanan tertua di dunia. Bangsa Mesir telah mengenal makanan ini sejak 4.600 tahun lalu. Dari sana makanan ini lalu tersebar ke Eropa dan dibawa Belanda ke Indonesia.

Sejak itu bangsa kita pun mengenal roti sebagai adonan empuk yang bercita rasa gurih dan manis, sesuai variasi isiannya. Tapi deretan nama roti berikut membuat kita kecele. Ada yang maksa menggabungkan diri pada keluarga roti-rotian, meski sifat dan rasanya nggak mirip blas, ada pula yang pandai berbohong dan menjebak.

#1 Berjumpa dengan si Unyil Jumbo dari Bogor

Nama “unyil” pasti kecil, julukan yang mengingatkan tokoh utama serial Si Unyil. Sedangkan “jumbo” adalah kebalikannya. Kalau ada Roti Unyil Jumbo di Bogor, mudah-mudahan nggak ada pembeli yang merasa terjebak setelah melihat ukuran makanan ini yang sebenarnya.

Di kota Bogor, ada dua macam roti unyil yang eksis sebagai makanan oleh-oleh. Yang pertama adalah si Unyil Venus, yang sudah terkenal sejak tahun 1990-an. Kedua ada si Unyil Jumbo yang belakangan mendapat tempat di hati penggemar makanan yang terbuat dari tepung, ragi, dkk., ini.

Nah, lho, sebenernya Roti Unyil Jumbo ini kecil atau besar? Packagingnya sih bergambar perempuan dengan pipi chubby, tetapi isinya memang roti berukuran mini. Varian isinya juga amat beragam, sangat menarik hati.

Setelah diamati, ternyata Jumbo ini kepanjangan dari Jumpa Bogor, toko roti yang sudah ada sejak tahun 1985-an di Kota Hujan, namun baru memproduksi roti unyil pada tahun 2010 lalu. Jadi, bolehlah tetap menyandang nama Unyil Jumbo, dan biarkan pembeli ternganga sebenarnya ukurannya unyil atau jumbo.

#2 Roti yang pandai berbohong

Jika kamu sempat pergi ke Tanah Karo, Sumatra Utara, bersiaplah untuk ditipu Roti Bohong alias roti kosong. Tak seperti donat yang terang-terangan kosong alias bolong tengah, makanan satu ini diam-diam menyembunyikan rahasia besar di dalamnya.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Menu MAKO Bakery yang Wajib Dibeli

Say Bread Choco Cheese Bun Adalah Kasta Teratas Roti Say Bread, Nggak Perlu Debat!

Roti bohong sendiri berbentuk bulat dan menggembung di bagian atasnya. Persis seperti roti isi. Akan tetapi ketika kita makan, bagian dalamnya zonk alias kosong melompong. Sebenarnya mirip kayak odading atau bolang-baling gitu, ya. Meski nggak berisi apa-apa, makanan satu ini tetap menjadi camilan favorit sehari-hari warga Medan dan sekitarnya.

#3 Roti Kecik Solo lebih mirip biji sawo kecik

Maksudnya mau produksi camilan kriuk, entah mengapa pemilik toko Ganep di Solo ini nekat memberi nama Roti Kecik untuk produk yang nggak mirip roti sama sekali. Makanan yang dibuat sejak tahun 1881 itu konon sempat menjadi camilan favorit keluarga raja.

Terbuat dari tepung ketan, gula jawa, dan kayu manis, makanan yang lebih mirip biskuit ini memiliki ukuran sebesar jari dan bertekstur renyah. Makanan ini dijual dalam kemasan plastik bermerek dari toko Ganep.

Dalam bahasa Melayu, “kecik” artinya kecil. Saya jadi curiga, jangan-jangan toko Ganep membuat makanan ini terinspirasi dari biji sawo kecik yang kecil dan berwarna cokelat. Lalu untuk membesarkan rasa percaya diri pada si kecil ini, nama roti tetap dilekatkan.

#4 Mana yang lebih keras, ganjel rel atau gambang?

Meski masih bisa digigit, tekstur makanan yang satu ini keras. Bentuknya mirip ganjelan rel kereta api makanya diberi nama ganjel rel. Terkesan memaksakan diri untuk masuk keluarga roti-rotian karena adonan untuk membuat makanan ini lebih mirip bolu. Sebenarnya ganjel rel ini lebih cocok berkawan dengan brownis. Bedanya kalau brownis pakai cokelat, kalau ganjel rel pakai aroma rempah dan gula jawa.

Di daerah lain, roti yang malas mengembang ini diberi nama roti gambang. Sama saja sebenarnya dengan ganjel rel. Sekarang coba bayangkan alat musik gambang kromong yang terbuat dari logam kuningan, atau ganjel rel dari kayu. Kira-kira lebih keras yang mana hayooo?

#5 Bagelen, si biskuit rekondisi

Di daerah Purworejo terdapat satu desa bernama Desa Bagelen. Desa ini merupakan daerah asal produksi roti rekondisi bagelen. Disebut rekondisi karena awalnya makanan ini terbuat dari roti tawar yang tersisa, lalu diberi olesan mentega dan ditaburi gula pasir, lalu dipanggang kembali. Proses pemanggangan kembali ini membuat tekstur bagelen jadi lebih kriuk layaknya biskuit.

Setelah dijual, siapa sangka kalau bagelen ini kemudian laku. Akhirnya produsen pun sengaja membuat bagelen dan seterusnya kita kenal sampai sekarang. Bentuknya pun bervariasi, tak hanya kotak, tapi ada juga yang bulat dan oval.

Seperti yang saya bilang tadi, proses pemanggangan membuat tekstur bagelen jadi lebih kriuk mirip biskuit. Meski begitu nama makanan ini tak berubah menjadi biskuit bagelen. Jika nasi yang dimasak menjadi lembek berubah namanya jadi bubur, bagelen tetap dipanggil roti bagelen bukan biskuit bagelen.

Nah, itulah beberapa roti yang membuat pembeli kecele. Ada yang bohong, ada pula yang menjebak. Meski begitu semuanya tetap enak dan memiliki kekhasan masing-masing. Apakah kamu tertarik untuk mencoba kelimanya?

Penulis: Retnowati
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kemasan Bukan Segalanya, tapi Kemasan Roti Aoka Tercipta Memang untuk Dihina.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2025 oleh

Tags: rotiroti bohongroti ganjel rel
Retnowati

Retnowati

Perenang di Lautan Literasi

ArtikelTerkait

Milk Bun Roti Viral di TikTok yang Overrated, Nggak Usah Repot-repot Jastip dari Thailand! Mojok.co

Milk Bun Roti Viral di TikTok yang Overrated, Nggak Usah Repot-repot Jastip dari Thailand!

11 Februari 2024
Bolu Kijing Bolu Legendaris Khas Sunda yang Bikin Seret Terminal Mojok

Bolu Kijing: Bolu Legendaris Khas Sunda yang Bikin Seret

23 November 2022
Roti Ganjel Rel, Oleh-oleh Legendaris Semarang yang Punya Banyak Keunikan

Roti Ganjel Rel, Oleh-oleh Legendaris Khas Semarang yang Punya Banyak Keunikan

22 Januari 2024
Roti Viral Aoka Siap-siap Lengser, Roti NaNa Lebih Layak Dibeli Rakyat

Roti Viral Aoka Siap-siap Lengser, Roti NaNa Lebih Layak Dibeli Rakyat

22 Maret 2024
3 Rekomendasi Roti Rakyat Jelata di Indomaret, Rasanya Nggak Kalah dari Roti di Kafe Mahal

3 Rekomendasi Roti Rakyat Jelata di Indomaret, Rasanya Nggak Kalah dari Roti di Kafe Mahal

13 September 2023
persikab kabupaten Bandung dan 4 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba MOJOK.CO

4 Toko Roti Legendaris di Bandung yang Wajib Dikunjungi

7 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

3 Tradisi Madura yang Melibatkan Sapi selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, biar Obrolan Nggak Itu-itu Aja

6 Januari 2026
5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

9 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026
4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.