Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Rekomendasi Tempat Sahur yang Bisa Jadi Pilihan di Bandung

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
7 April 2022
A A
5 Rekomendasi Tempat Sahur yang Bisa Jadi Pilihan di Bandung Terminal Mojok

5 Rekomendasi Tempat Sahur yang Bisa Jadi Pilihan di Bandung (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah jadi tradisi di Indonesia jika tiap memasuki jam berbuka puasa, kebanyakan warung atau tempat makan yang menjual menu berbuka puasa dan takjil akan dipenuhi para pembeli. Selain karena lebih praktis, beberapa menu yang dijual saat bulan Ramadan pun merupakan menu yang langka sehingga banyak orang yang memilih untuk membeli sekalian berwisata kuliner ketimbang masak sendiri di rumah.

Buat kamu yang suka wisata kuliner tapi malas berdesak-desakan saat mencari makanan untuk berbuka puasa, kamu mungkin bisa mencoba berwisata kuliner di waktu sahur. Sebab, biasanya orang jarang keluar rumah waktu sahur untuk membeli makanan.

Sebagai urang Bandung asli, berikut beberapa rekomendasi tempat sahur di Bandung yang bisa jadi pilihan sebelum mulai berpuasa hari ini.

#1 Kawasan Punclut

Tempat berburu makanan sahur pertama di Kota Bandung yang saya rekomendasikan adalah Kawasan Punclut. Selain harga makanan di sini terjangkau, kamu juga bisa sekalian makan sambil menikmati pemandangan Kota Bandung dini hari dari ketinggian 850 meter di atas permukaan laut. Selain itu, menu makanan yang disajikan di warung-warung makan di Kawasan Punclut sehat banget, lho!

Pemandangan dari Kawasan Punclut (Shutterstock.com)

Sebagian besar warung di Kawasan Punclut menyajikan makanan seperti nasi merah, ayam bakar, tahu, tempe, sate ayam, dll. yang dilengkapi dengan lalapan khas Sunda yang enak banget. Seperti yang sudah kita ketahui, nasi merah merupakan karbohidrat kompleks yang baik bagi tubuh. Karbohidrat kompleks lebih sehat karena mengandung serat dan dipecah lebih lambat oleh tubuh. Tahu, tempe, ayam bakar, hingga sate juga merupakan protein yang bisa bikin kamu kenyang lebih lama. Selain itu, lalapan juga mengandung serat yang bisa bikin pencernaan makin sehat. Jadi, nggak cuma bikin sehat, kamu juga bisa kenyang sampai malam takbiran! Eh, maksud saya sampai magrib.

Kalau kamu sengaja pengin mencoba sensasi sahur di sini, jangan lupa bawa jaket tebal, ya. Sebab, suhu di Kawasan Punclut ini kalau malam bisa mencapai 15 derajat Celcius, lho! Brrr…

#2 Warung Nasi Ibu Imas

Tempat selanjutnya untuk berburu makanan sahur adalah Warung Nasi Ibu Imas. Tempat ini cocok banget buat kamu yang pengin menikmati sajian nasi merah seperti di Kawasan Punclut tapi nggak mau kedinginan dan malas bepergian jauh dini hari. Sebab, lokasi Warung Nasi Ibu Imas berada di tengah Kota Bandung, tepatnya di Jalan Balonggede No. 48.

Sajian nasi merah, ayam bakar, ayam goreng, tahu, tempe, babat, paru, hingga karedok khas Sunda yang disajikan Warung Nasi Ibu Imas sudah melegenda banget. Sambal di sini pun benar-benar mantap banget buat kamu yang doyan makanan pedas. Selain itu, harganya cukup terjangkau dan worth it dijadikan menu santap sahur yang sehat dan mengenyangkan.

Baca Juga:

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

#3 Bubur Ayam Bejo Kosambi

Kamu terbiasa makan bubur sebagai menu sarapan dan pengin mencicipi menu satu ini di bulan Ramadan? Jangan khawatir, ada Bubur Ayam Bejo Kosambi yang sudah terkenal banget di Bandung. Rasa buburnya yang enak dan gurihnya yang pas jadi idola warga Bandung. Kamu juga bisa menambahkan berbagai topping seperti telur hingga ampela ati sesuka hati. Bubur Ayam Bejo buka 24 jam dan bisa kamu nikmati mulai harga Rp15 ribuan.

Ilustrasi penjual bubur ayam (Unsplash.com)

#4 Warung C’Mar

Tempat berburu menu sahur selanjutnya adalah Warung C’Mar. Tempat makan yang berlokasi di Jalan Banceuy sebelum belokan ke Jalan Braga ini memang buka dari magrib hingga subuh dari sebelum Ramadan. Cocok banget lah buat kamu yang sengaja pengin nyobain sahur di luar rumah.

Warung dengan konsep prasmanan ini menyajikan berbagai macam masakan rumahan seperti tahu dan tempe, bala-bala, semur daging, ikan bakar, hingga gulai sapi yang bisa kamu konsumsi sebagai bekal untuk seharian berpuasa. Selain itu, lokasinya yang berada persis di jantung Kota Bandung bisa kamu manfaatkan juga untuk berwisata tipis-tipis melihat ragam bangunan cagar budaya yang jadi primadona Kota Bandung sejak zaman Kolonial Belanda.

Konsep warung prasmanan (Shutterstock.com)

#5 Rumah masing-masing

Rekomendasi tempat sahur terakhir di Kota Bandung adalah di rumah masing-masing. Mau kamu masih tinggal sama orang tua, anak kos, hingga numpang di rumah mertua, pokoknya sahur di rumah masing-masing. Keluar rumah waktu subuh di Bandung itu dingin, Gaes! Jadi, lebih enak makan di rumah saja. Lagi pula, kalau telat bangun terus maksa sahur di luar rumah bisa-bisa keburu imsak dan azan subuh. Sudahlah, paling benar memang sahur di rumah masing-masing saja, kan?

Itulah lima rekomendasi tempat sahur di Bandung yang bisa kamu coba. Sekadar mengingatkan, kalau mau sahur di tempat-tempat di atas jangan mepet waktu imsak ya, soalnya yang sahur di sana kan bukan cuma kamu. Jangan lupa juga pakai jaket tebal. Dilan saja pakai jaket kalau naik motor di malam hari, masa kamu sok-sokan nggak pakai jaket?

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Orang-orang Bangunin Sahur Jam Dua Itu Mikir Apa sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2022 oleh

Tags: BandungSahur
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

12 Februari 2024
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Sahur: Penyebab Kegalauan Hakiki Anak Kos di Bulan Ramadan

24 April 2020
Selain Lembang, Orang Bandung Juga Ogah Berwisata ke Ciwidey Mojok.co

Selain Lembang, Orang Bandung Juga Ogah Berwisata ke Ciwidey

17 November 2024
5 Oleh-oleh Khas Bandung yang Murah Meriah Terminal Mojok

5 Oleh-oleh Khas Bandung yang Murah Meriah

11 Januari 2022
Margahayu Raya Bandung Lebih Nyaman ketimbang Bekasi (Unsplash)

Margahayu Raya, Perumahan Bertema Planet di Bandung yang Lebih Nyaman Untuk Menetap Dibanding Planet Bekasi

29 April 2024
Derita Tinggal di Kayuagung Sumatera Selatan (Unsplash)

Penderitaan yang Saya Rasakan ketika Tinggal di Kayuagung, Sumatera Selatan

23 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

20 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

20 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.