Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Rekomendasi Angkringan Enak di Gunungkidul

Grantino Gangga Ananda Lukmana oleh Grantino Gangga Ananda Lukmana
26 November 2021
A A
5 Rekomendasi Angkringan Enak di Gunungkidul terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam artikel sebelumnya, dari hasil saya muter-muter di DIY, saya menyebutkan bermacam rekomendasi angkringan yang ada di tiga kabupaten dan kota di provinsi ini. Di antaranya yaitu Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, dan Kota Jogja sendiri. Ada begitu banyak tipe angkringan yang ada di daerah tersebut. Beberapa angkringan memang sudah dimodernisasi dengan bentuk kafe. Hal itu memang bertujuan untuk menarik pelanggan agar lebih betah nongkrong di tempat tersebut. Nggak kaget kalau memang banyak pelajar yang nongkrong lama untuk sekadar mengerjakan tugas dari sekolah. Lha wong tersedia wifi.

Di sisi lain, ada juga angkringan yang masih buka dengan model tradisonal. Namun, itu nggak masalah juga kalau menurut saya. Untuk mengenalkan icon Jogja yang masih menjujung tinggi nilai budaya, misalnya. Dengan remang lampu semprong dan rasa nasi kucing yang ada di angkringan tradisional beratap terpal tersebut malah menambah keromantisan yang ada di Kota Jogja.

Nggak masalah mau angkringan dalam model apa pun. Mau dimodernisasi atau tetap menggunakan budaya angkringan yang beratap terpal, toh kuliner yang menjadi icon Jogja ini nggak bakalan mati.

Kali ini, saya akan merekomendasikan beberapa angkringan yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Pasalnya, saya pikir, nggak lengkap kalau hanya menuliskan tentang rekomendasi angkringan yang hanya ada di tiga kabupaten dan satu kota di Provinsi DIY. Berikut rekomendasi angkringan di Gunungkidul dari saya.

#1 Angkringan Pak Gareng

Ia terletak di Jalan Panggang Parang Tritis, Purwosari, Gunungkidul. Angkringan ini cukup luas untuk menampung beberapa remaja yang ingin sekadar mabar online maupun ngopi santai. Angkringan ini juga searah dengan wisata pantai. Jadi, kalau kamu hanya ingin  berteduh karena kehujanan saat pulang dari pantai, menurut saya sah-sah saja tempat ini untuk dikunjungi. Angkringan ini buka pukul 17.00 sampai dengan 00.00.

#2 Angkringan Sidik

Ia berada di Jalan Kolonel Sugiono No. 13, Purbosari, Wonosari, Gunungkidul. Angkringan ini memiliki es lemon tea yang bagi saya nggak ada saingannya. Ia buka pada saat siang hari. Oleh karena itu, angkringan ini cocok untuk menemani istirahat siang bagi orang kantor. Pun juga bagi orang-orang yang sedang melakukan perjalanan jauh.

#3 Angkringan Sulung

Ada sebuah angkringan di Gunungkidul yang juga menyediakan sup duren sebagai menu utamanya. Selain sup duren, ada juga ayam geprek dan gudeg yang tersedia di angkringan ini. Angkringan yang juga menyediakan makanan khas Jogja ini terletak di Jalan Karangmojo, Wonosari, Gunungkidul. Tenang saja, tempatnya mudah dicari, kok. Untuk harganya juga nggak mahal-mahal banget. Angkringan ini buka pukul 09.00 sampai dengan 21.00.

#4 Angkringan Pak Gunawan

Angkringan ini terletak tepat berada di pinggir jalan. Mempunyai tempat yang cukup luas dan sejalur dengan akses menuju ke pasar ngawen. Jadi, untuk teman-teman yang mungkin sedang mengantar ibu, bude, atau simbahnya ke pasar, bisa mampir ke tempat ini untuk sekadar istirahat. Untuk lokasinya berada di Tempuran Wetan, Ngawen, Gunungkidul. Ia buka pukul 09.30 sampai dengan 18.00.

Baca Juga:

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

#5 Kopi Wono Angkringan Mbah Dullah

Ia terletak di Playen, Gunungkidul. Saya sering melewati tempat ini saat mengunjungi simbah saya yang berada di Wonosari. Ia selalu terlihat ramai pada saat jam makan siang. Di tempat ini juga tersedia fasilitas karaoke bagi para pengunjung yang ingin melepas penat. Ada juga menu variasi seperti ikan pepes dan bandeng. Kopi Wono menggunakan model prasmanan sehingga pengunjung dapat mengambil lauk sesuai dengan porsinya masing-masing. Namun, angkringan ini hanya buka dari pukul 06.00 sampai dengan 18.00.

Itulah 5 rekomendasi angkringan yang di Kabupaten Gunungkidul versi saya. Kalau kamu punya rekomendasi lainnya, silakan ditambahkan di kolom komentar, ya.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2021 oleh

Tags: angkringanGunungkidulJogja
Grantino Gangga Ananda Lukmana

Grantino Gangga Ananda Lukmana

Bisa disapa di twitter @GrantinoG.

ArtikelTerkait

Jalan Letjen Suprapto, Jalan Paling Problematik di Kota Jogja yang Meresahkan Warga dan Pengendara Mojok.co

Jalan Letjen Suprapto, Jalan Paling Problematik di Kota Jogja yang Meresahkan Warga dan Pengendara

5 Agustus 2024
5 Kerajaan Jin di Jogja Paling Ikonik yang Menyimpan Kisah Unik (Unsplash)

5 Kerajaan Jin Mengepung Jogja, Bukti Provinsi Ini Memang Ikonik dan Menyimpan Banyak Kisah Unik

4 Juni 2024
Kopi Susu Couvee dan Tuku Jogja Tidak untuk Dibanding-bandingkan Mojok.co

Kopi Susu Couvee dan Tuku Jogja Tidak untuk Dibanding-bandingkan

11 April 2025
4 Alasan Surabaya Nggak Bisa Diromantisasi Layaknya Jogja Terminal Mojok.co

4 Alasan Surabaya Nggak Bisa Diromantisasi Layaknya Jogja

19 Mei 2022
Sudah Memakan Korban Berkali-kali, tapi Kenapa Baliho di Jogja Tak Kunjung Ditertibkan? Susah atau Memang Nggak Mau Susah?

Sudah Memakan Korban Berkali-kali, tapi Kenapa Baliho di Jogja Tak Kunjung Ditertibkan? Susah atau Memang Nggak Mau Susah?

4 Januari 2024
Merantau ke Jogja Menyadarkan Saya tentang Privilese Hidup di Jakarta

Kalau Nggak Pernah Merantau, Baiknya Nggak Usah Bacot

3 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026
Niatnya Hemat Kos Murah, Malah Dapat Kamar Bekas Aborsi (Unsplash)

Demi Hemat Ratusan Ribu, Rela Tinggal di Kos Murah yang Ternyata Bekas Aborsi

12 Januari 2026
4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

16 Januari 2026
6 Alasan Perantauan seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo Mojok.co

6 Alasan Sederhana yang Membuat Perantau seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.