Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

5 Pesan Rahasia di Balik Kolaborasi Yamaha dan Komeng

Muhammad Faisal Akbar oleh Muhammad Faisal Akbar
27 Juni 2023
A A
5 Pesan Rahasia di Balik Kolaborasi Yamaha dan Komeng (Unsplash)

5 Pesan Rahasia di Balik Kolaborasi Yamaha dan Komeng (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada masanya, Komeng dan Yamaha hampir mustahil dipisahkan. Keduanya semacam deadly duo. Dua nama ini ibarat suara Freddie Mercury di lagu-lagu Queen. Klop. Siapa yang nggak setuju?

Bagi generasi 2000an yang doyan nonton TV, termasuk iklan-iklannya, pasti tahu betapa nyentriknya iklan Yamaha kala itu. Produsen motor asal Jepang ini nyatanya berhasil memberi nilai tersendiri pada barang dagangannya.

Namun, di samping itu semua, ada hal menarik yang sayang untuk dilewatkan. Siapa yang menyangka, beragam iklan klasik Yamaha itu mengandung pesan-pesan luhur untuk masyarakat?

Sebagai orang yang gemar mengamati fenomena, saya mencoba memberi sudut pandang lain. Menurut saya, ada lima kritik sosial yang bisa diambil dari kumpulan adegan Komeng dalam iklan-iklan Yamaha.

#1 Larangan ngebut dari Yamaha

Jika diperhatikan, terdapat adegan yang memperlihatkan sang komedian senior sedang memacu Yamaha Jupiter Z-nya. Karena kelakuannya itu, Ida Kusumah nggak segan-segan untuk mendamprat Komeng.

Bagaimana tidak? Pasalnya, jemurannya yang sudah rapi jadi berantakan dalam sekejap. Saking kencangnya, sampai-sampai pakaian Deddy Mizwar dan Didi Petet pun dibuat amburadul.

Maka, dapat disimpulkan bahwa banyak kerugian yang ditimbulkan dari aksi kebut-kebutan. Apalagi, jika Anda menggunakan motor bebek yang didesain untuk pemakaian serbasantai.

#2 Komeng mengajarkan disiplin waktu

Salah satu promosi Yamaha Jupiter Z juga mengajarkan kita untuk disiplin soal waktu alias anti-ngaret. Masih nggak percaya? Coba bayangkan ulang adegan kocak di bawah ini.

Baca Juga:

5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX, dari yang Hina sampai yang Paling Berbahaya

Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat

“Undangannya jam 7 nih,” ucap seorang perempuan berbaju merah yang duduk di bangku belakang. Pastinya sambil panik.

“Tenang, ini kan Jupiter baru. Jupiter Z!” balas Komeng dengan keyakinan yang menggebu-gebu. Usai meliuk-liuk di jalanan dengan lincahnya, motor Yamaha 110cc ini pun sampai di lokasi tujuan.

Sudah tahu apa kelanjutannya, kan? Ya, tempat yang dituju pun belum buka. Kendati demikian, ada baiknya untuk berangkat tepat waktu agar nggak buru-buru.

#3 Rendah hati seperti Valentino Rossi

Nama besar Yamaha tentu berbanding lurus dengan prestasi eks pembalap MotoGP kawakan, Valentino Rossi. Selama total 16 tahun menunggangi Yamaha, berbagai podium sudah dicicipi.

Kini, sepak terjangnya di sirkuit mungkin dirindukan usai pensiun pada 2021 silam. Tapi, percakapannya dengan Komeng di salah satu proyek iklan Yamaha bisa menjadi bahan nostalgia.

Iklan pabrikan motor berlambang garpu tala ini menyajikan dialog antara Komeng dan Rossi yang baru bertemu kembali setelah sekian lama. Meski gelar legend sudah disematkan, pria asal Italia tersebut justru menyapa Komeng dan kawan-kawan dengan santainya.

Dalam sebuah wawancara, Komeng pun mengungkapkan bahwa The Doctor adalah sosok yang nggak sombong. Jadi, kalau Anda suka merasa congkak, silakan introspeksi diri terlebih dulu.

#4 Pembangunan infrastruktur harus lebih matang

Kata orang, setiap iklan memiliki zaman di mana produksinya cocok dengan kondisi sosial yang berlaku saat itu. Namun, saya berpendapat bahwa iklan yang satu ini betul-betul tak lekang dimakan zaman.

Suatu hari, jembatan baru Desa Cibebek-Cibulu akan segera diresmikan oleh Toro Margen selaku kepala desa, namun Komeng belum juga tiba. Maka, dengan kecepatan penuh, pelawak Betawi-Sunda ini memacu Yamaha Jupiter MX teranyar.

Belum sempat digunakan untuk umum, jembatan itu malah jadi bulan-bulanan. Dengan beragam fiturnya yang mutakhir kala itu, Yamaha Jupiter MX “sukses” merobohkan keseluruhan bangunan yang bertujuan untuk menghubungkan dua desa.

Berkaca pada masa sekarang, berapa banyak infrastruktur yang cepat rusak akibat proses pembangunannya yang sembrono? Lumayan menyentil, kan? Istilah kerennya, Komeng and Yamaha in their prime.

#5 Bersikap bodo amat dengan pidato pejabat daerah

Apakah Anda bosan dengan pidato pejabat daerah yang klise dan itu-itu saja? Apakah wacana yang dilontarkan oleh para politisi tanah air sama sekali nggak menyulut semangat? Komeng punya solusi untuk mengatasinya.

Ketika sang pejabat Desa Cibebek tengah memberi penyuluhan, Komeng dan motornya datang lalu merusak segala yang ada, mulai dari panggung hingga pengeras suara yang sebesar gaban. Simbol atas sikap bodo amat. Hihihi!

Belakangan, bagi saya pribadi, makin marak saja pidato politik yang nggak lebih berbobot daripada Yamaha Jupiter Z kepunyaan Komeng ini. Maka, bersikap bodo amat adalah salah satu jalan keluar paling luwes.

Nggak bisa disangkal, dari kacamata saya, Komeng dan Yamaha adalah sebaik-baiknya kritik sosial. Terlepas dari itu semua, hal ini semata-mata untuk memajukan masyarakat. Pokoknya, jangan sampai “makin ketinggalan”.

Penulis: Muhammad Faisal Akbar

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Yamaha Mio: 3 Kebiasaan Buruk Pemilik Matik yang Gampang Kambuh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2023 oleh

Tags: iklan komengiklan yamahajupiter zkomengvalentino rossiyamahayamaha jupiteryamaha jupiter z
Muhammad Faisal Akbar

Muhammad Faisal Akbar

Penikmat sastra, komedi, dan sepak bola indah.

ArtikelTerkait

5 Motor Yamaha yang Sebaiknya Nggak Dibeli, Mending Ngonthel Sekalian

5 Motor Yamaha yang Sebaiknya Nggak Dibeli karena Bikin Kecewa, Mending Ngonthel Sekalian

13 Agustus 2024
Yamaha Vixion: Motor yang Mudah Dicintai, tapi Mudah Juga Ditinggalkan Mojok.co

Yamaha Vixion: Motor yang Mudah Dicintai, tapi Mudah Juga Ditinggalkan

23 Juli 2025
Valentino Rossi Naik Podium Lagi dan Idealisme Lightning McQueen di Lintasan Balap MOJOK.CO

Valentino Rossi Sebaiknya Pensiun, karena Era Ini Milik Marc Marquez

28 Juli 2020
Yamaha Xeon: Si Paling Siap Tempur Lawan Honda Vario, eh Malah Tersingkir Sia-Sia Mojok.co

Yamaha Xeon: Si Paling Siap Tempur Lawan Honda Vario, eh Malah Tersingkir Sia-Sia

13 Desember 2025
Aerox 155, Motor Yamaha Biasa yang Dibikin Luar Biasa oleh Sosial Media

Aerox 155, Motor Yamaha Biasa yang Dibikin Luar Biasa oleh Media Sosial

27 Agustus 2025
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover

Beli Motor Suzuki di Masa Kini Masih Worth It Nggak, ya?  

7 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.