Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Hal yang Mungkin Terjadi Setelah Netflix Resmi Mengakuisisi Warner Bros

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
8 Desember 2025
A A
5 Hal yang Mungkin Terjadi Setelah Netflix Resmi Mengakuisisi Warner Bros

5 Hal yang Mungkin Terjadi Setelah Netflix Resmi Mengakuisisi Warner Bros

Share on FacebookShare on Twitter

Kabar bahwa Netflix akhirnya mengakuisisi Warner Bros terdengar seperti plot twist yang tidak ada dalam naskah mana pun. Di satu sisi, ini seperti menyaksikan dua kerajaan besar saling menunduk lalu berjabat tangan. Di sisi lain, ada rasa waswas macam melihat dua gajah masuk ke satu kolam renang. Bakalan seru, tapi bisa jadi berantakan.

Netflix, sang raksasa merah yang sukses mengubah kebiasaan nonton umat manusia dari antrean DVD ke maraton serial, tiba-tiba resmi menjadi pemilik salah satu studio paling bersejarah di dunia. Warner Bros, rumah bagi karakter legendaris seperti Harry Potter, Batman, sampai Looney Tunes, kini masuk ke dalam rak lemari Netflix. Ini seperti kalau perpustakaan nasional tiba-tiba digabung sama toko buku online terbesar sedunia. Lengkap, tapi bikin deg-degan.

Dan setelah akuisisi ini, ada lima hal besar yang mungkin terjadi. Beberapa memang menyenangkan, tapi ada juga yang mungkin akan memicu perdebatan tak berkesudahan di kolom komentar.

Game of Thrones dan Harry Potter akhirnya muncul di Netflix

Ini jelas godaan terbesar. Dua waralaba raksasa yaitu Game of Thrones yang penuh intrik dan Harry Potter yang penuh keajaiban, akhirnya punya peluang besar nongol di Netflix.

Perpustakaan konten Netflix yang sebelumnya sudah padat dengan serial orisinal, kini bakal makin sesak seperti lemari kos-kosan setelah laundry promo 10 ribu. Bagi kita, ini kabar bahagia. Tapi bagi pesaing, ini semacam serangan telak. Netflix kini bukan cuma punya konten original, tapi juga gudang legenda.

Tentu saja masih ada proses hukum dan teknis. Tapi kalau semuanya lancar, Netflix bakal berubah dari platform streaming menjadi museum budaya pop terbesar versi generasi digital.

Akses streaming makin gampang… tapi biaya langganan bisa makin mahal

Bagi penonton di luar Amerika termasuk Indonesia yang kadang dapat rilis telat, akuisisi ini membawa harapan besar. Kita tidak perlu lagi berlangganan layanan terpisah untuk nonton film atau serial Warner Bros atau HBO. Semua berada dalam satu atap Netflix.

Secara teori, hidup jadi lebih simpel. Satu aplikasi, satu akun, satu password yang dibagikan ke tiga anggota keluarga yang pura-pura nggak tau password itu sebenarnya bukan untuk mereka.

Baca Juga:

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

6 Rekomendasi Tontonan Netflix untuk Kamu yang Mager Keluar Rumah Saat Liburan Tahun Baru

Namun, kesederhanaan hampir tidak pernah datang secara gratisan. Ketika Netflix tiba-tiba memeluk katalog film sebesar Warner Bros, biaya operasional juga ikut naik. Dan ketika biaya naik, biasanya yang ikut naik ya harga langganan. Mungkin tidak langsung, tapi ada kemungkinan kantong kita akan ikut kena imbas.

Jadi siap-siap saja streaming jadi lebih mudah, walau harga tidak lebih murah.

Ancaman nyata bagi bioskop tradisional

Kalau selama ini bioskop masih bisa memamerkan otot lewat rilis-rilis besar Warner Bros mulai dari Dune sampai DC Universe, maka akuisisi ini bisa mengubah lanskap. Netflix terkenal suka memotong masa tayang bioskop dan langsung menayangkan film di platform mereka.

Jika pola itu diterapkan ke film-film Warner Bros, bioskop bisa kehilangan banyak amunisi. Penonton mungkin memilih menunggu rilis digital saja daripada keluar rumah, antre tiket, dan beli popcorn yang harganya kadang lebih mahal dari tiket itu sendiri.

Tentu, masih ada film-film yang akan tetap rilis di layar lebar. Tapi kekuatan tawar bioskop bisa melemah, terutama jika Netflix memilih merilis blockbuster langsung ke streaming. Ini bisa jadi awal babak baru di mana bioskop bertahan hidup bukan karena film besar, tapi karena pengalaman sosial menonton.

Risiko bagi kreativitas dan keberagaman konten

Ketika dua raksasa bergabung, masalahnya bukan cuma ukuran tapi juga homogenisasi. Netflix punya algoritma yang cenderung mendikte apa yang “bisa viral”, sementara Warner Bros punya warisan budaya puluhan tahun.

Jika katalog sebesar itu dikurasi oleh satu perusahaan, ada kekhawatiran bahwa keputusan kreatif akan semakin bergantung pada data dan tren, bukan keberanian artistik. Film kecil, eksperimental, atau aneh tapi brilian bisa tersingkir karena dianggap “tidak ramah algoritma”.

Ketika ekosistem kreator hanya bergantung pada satu pintu, keberagaman bisa terancam. Karya yang di luar radar mungkin makin sulit mendapatkan ruang.

“Woke agenda” ala Netflix makin jadi bahan perdebatan

Netflix sering dituduh membawa “agenda” tertentu dalam produksi kontennya. Mulai dari casting yang lebih inklusif sampai representasi yang lebih luas. Banyak yang memuji, tapi tak sedikit juga yang menggerutu.

Masuknya Warner Bros ke dalam keluarga besar ini membuat isu “woke agenda” mungkin akan kembali meramaikan timeline. Bayangkan saja kalau suatu hari nanti karakter-karakter ikonik di-interpretasi ulang dengan gaya Netflix, kolom komentar bisa berubah jadi arena gladiator.

Namun, realitasnya industri memang bergerak ke arah representasi lebih besar. Netflix hanya mempercepat tren itu dan akuisisi ini memberi mereka ruang lebih luas untuk mengubah, menambah, atau mendefinisikan ulang cerita-cerita lama.

Akhirnya, akuisisi Netflix–Warner Bros adalah kabar besar yang membawa harapan, kekhawatiran, dan tentu saja drama. Seperti serial Netflix pada umumnya, kita tinggal menunggu episode berikutnya sambil memegang camilan dan menebak apakah biaya langganan akan naik bulan depan.

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 10 Serial Netflix dengan Alur Paling Sulit Ditebak Sepanjang Masa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Desember 2025 oleh

Tags: Game of Thronesharry potternetflixnetflix akuisisi warner broswarner bros
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

3 Hal yang Membuat Saya sebagai Penonton Kagum dengan Produksi Drama Korea Selatan selain Pemeran dan Alur Ceritanya

3 Hal yang Membuat Saya sebagai Penonton Kagum dengan Produksi Drama Korea Selatan selain Pemeran dan Alur Ceritanya

1 Januari 2024
5 Cara Jadi Pendengar Curhat yang Baik seperti Master pada Serial Midnight Diner terminal mojok.co

5 Cara Jadi Pendengar Curhat yang Baik seperti Master pada Serial Midnight Diner

10 Desember 2020
In the Name of God: A Holy Betrayal, Saat Manusia Berdosa dengan Menjual Agama dan Mengaku Tuhan

In the Name of God: A Holy Betrayal, Saat Manusia Menjual Agama dan Mengaku Tuhan

12 Maret 2023
6 Drama Korea Gore No Sensor, buat yang Kuat-Kuat Aja

6 Drama Korea Gore No Sensor, buat yang Kuat-Kuat Aja

30 April 2024
Hunter Moore, si Penjahat Internet Paling Narsis dari The Most Hated Man on The Internet Terminal Mojok

Hunter Moore, si Penjahat Internet Paling Narsis dari The Most Hated Man on The Internet

11 Agustus 2022
4 Faktor yang Bikin Saham Netflix Terguncang

4 Faktor yang Bikin Saham Netflix Terguncang

10 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
Stasiun Indro Bikin Gresik Jadi Daerah Industri yang Terlihat Menyedihkan Mojok.co

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

27 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.