Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Rumah Kemalingan

Arik Fajar Cahyono oleh Arik Fajar Cahyono
18 Agustus 2022
A A
5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Rumah Kemalingan Terminal Mojok

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Rumah Kemalingan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu, rumah saya kemalingan. Saat itu saya masih berada di tempat kerja ketika istri saya menelepon menggunakan panggilan biasa. Sebelum mengangkat telepon itu saya merasa agak sedikit janggal mengingat kami biasanya saling menelepon dengan WhatsApp Call.

“Halo, Mah?” Saya mengangkat telepon pada deringan kedua. Panggilan tiba-tiba diakhiri. Saya pun menelepon balik, namun di seberang sana muncul info bahwa nomor yang saya tuju sedang dalam panggilan lain. Mungkin panggilan telepon kami sedang bertabrakan. Saya lalu membatin bahwa ada sesuatu yang nggak beres hari itu.

“Pah, kok pintu depan kebuka, ya? Pas masuk kamar tadi lemari juga kebuka semua!” begitu bunyi kalimat pertama yang diucapkan istri saya begitu berhasil menghubungi saya. Dari napasnya yang tersengal-sengal jelas terdengar bahwa dia sedang panik.

Rumah kemalingan memang bikin panik. Apalagi jika kita mendapati kejadian tersebut sendirian. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat mendapati rumah kemalingan. Jangan sampai Anda salah tindakan dan malah menimbulkan celaka lanjutan.

#1 Segera keluar begitu sadar rumah kemalingan

Dalam kondisi panik dan bingung saat mendapati rumah kemalingan, ada baiknya jika Anda tidak berlama-lama berada di dalam dan segera keluar dari rumah. Tindakan ini berguna untuk memastikan tidak ada orang mencurigakan yang masih berada di sekitar rumah Anda. Umumnya komplotan maling punya tim pantau yang bekerja mengawasi dari luar. Oleh karena itu sebaiknya panggil keluar tetangga kanan dan kiri rumah Anda.

Jika Anda pulang ke rumah dengan anak istri, memanggil tetangga kanan kiri juga merupakan langkah pengamanan yang cukup jitu. Titipkan keluarga kepada tetangga samping rumah, terutama anak, kemudian pinjam alat-alat yang sekiranya bisa untuk membela diri. Cukup pakai sapu, gagang kayu, atau benda tumpul lainnya saja jika memang Anda tidak memiliki skill bela diri. Lalu ajak tetangga untuk masuk ke dalam rumah Anda.

#2 Sisir seluruh rumah

Setelah berhasil mendapatkan bala bantuan minimal dua orang untuk masuk ke dalam rumah, mulai sisir seisi rumah. Minta satu orang berjaga di pintu depan dan satu orang lagi untuk menemani masuk ke dalam rumah. Anda tidak akan pernah tahu posisi maling saat itu berada. Bisa jadi malingnya sudah pergi atau malah sedang bersembunyi di dalam rumah. Akan sangat berbahaya apabila si maling dan komplotannya ternyata masih ngumpet entah di pojokan mana.

Sisir dengan saksama tiap bagian di dalam rumah. Kalau kamar Anda sudah diacak-acak, jangan fokus dulu pada benda yang hilang. Ingat, tujuan Anda adalah memastikan tidak ada bahaya dari keberadaan maling. Perhatikan kolong meja, lubang ke atap rumah, hingga kusen jendela. Khusus bagian jendela, meski dalam kondisi terbuka, belum tentu malingnya sudah minggat lewat situ. Tetap tenang, tutup jendela, dan lanjutkan penyisiran. Tentu Anda tidak mau ada bahaya lanjutan dari kemunculan maling yang dadakan, bukan?

Baca Juga:

Punya Rumah di Desa dengan Halaman Luas Itu Malah Menjadi Sumber Keresahan, Hidup Jadi Nggak Tenang

3 Hal tentang Perumahan Cluster yang Bikin Orang-orang Bepikir Dua Kali sebelum Tinggal di Sana

#3 Lapor ke Polsek terdekat

Iya saya tahu ini hal yang klise, tapi mau gimana lagi? Aparat kan memang tempat melaporkan segala tindakan kriminal yang terjadi di sekitar kita.

Bagi Anda yang pesimis, “Halah, paling yo mentok di laporan, terus olah TKP, abis itu kita disuruh sabar menunggu hasilnya!” Hambok jangan negative thinking dulu. Bakal terungkap atau tidak, kita sudah tahu. Ehm, maksud saya, serahkan saja ke pihak berwajib. Gitu. Kita tentu paham kalau polisi akan memproses laporan yang masuk dengan pelayanan prima ala satpam BCA.

Dengan membuat laporan rumah kemalingan, Anda telah kita berkontribusi pada kewaspadaan lingkungan. Sebuah sinyal peringatan kalau warga tidak sedang dalam zona nyaman. Tetangga di sekitar rumah Anda akan mulai ikut berhati-hati dan melakukan tindakan pencegahan. Otoritas terkait, dari mulai tingkat RT sampai Babinsa, juga bakal lebih giat melakukan pengawasan.

Tuh kan, Anda sebenarnya sedang kehilangan, tapi malah bisa berkontribusi. Mulia sekali, lho.

#4 Minta penerawangan orang pintar

Sambil berharap pihak kepolisian bisa memberikan hasil maksimal, Anda bisa melakukan tindakan alternatif untuk laporan ke orang pintar. Saran saya sih lakukan diam-diam saja. Kalau sampai berhasil dan viral malah bahaya buat keberlangsungan karier si orang pintar jika didengar pesulap merah.

Pilihan ini tergantung kepribadian juga, ya. Jika Anda percaya, ya lakukan. Jika Anda tidak percaya, ya tidak perlu memperpanjang pembahasan poin ini.

Bagi yang percaya, jangan asal pilih jasa orang pintar. Kalau serampangan memilih, biasanya arahan si orang pintar yang bakal Anda dengar ya kalimat template seperti, “Ini yang ngambil bukan orang jauh kok, Mas.” Ha, kan malah berbahaya, bisa menimbulkan fitnah dalam sirkel Anda.

Pemilihan orang pintar yang tepat bisa memberikan dampak signifikan. Saran saya, selain lapor kehilangan, tanyakan juga apakah bisa bikin si maling tidak pipis selama sebulan?

#5 Cari teman bicara biar tidak linglung

Setelah semua ikhtiar telah Anda lakukan, akan ada masa ketika tetangga mulai membubarkan diri untuk pulang ke rumah masing-masing. Anda tinggal menunggu hasil dan berharap benda-benda yang dibawa kabur si maling masih jadi rezeki Anda.

Apakah setelah rumah kemalingan Anda bisa beristirahat? Tentu saja tidak. Saya yakin Anda akan lenger-lenger memikirkan kalimat-kalimat penyesalan. Andai aku pasang CCTV, andai aku pelihara anjing herder, dan andai-andai lainnya.

Kalau sudah mulai ndleming begitu, saran saya cari teman bicara. Anda hanya dalam kondisi syok, bukan karena pengaruh gendam yang belum hilang. Seduh teh panas dan mulailah bercerita. Anda butuh saluran untuk mengeluarkan linglungnya pikiran.

Pilih jenis teman yang bertipe manekin. Anda ajak ngomong, si dia cukup menyimak saja. Sebab, kalau Anda bercerita dan justru dapat nasihat dan ceramah, saya takut teh panas tadi malah Anda siramkan.

Penulis: Arik Fajar Cahyono
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Tips Agar Rumah Tak Dibobol Maling.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2022 oleh

Tags: kemalinganRumah
Arik Fajar Cahyono

Arik Fajar Cahyono

Staf Persuratan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember. Partner hidup Gayatri. Di dunia nyata menjaga keharmonisan rumah tangga, di dunia maya menjaga estetika tulisan agar enak dibaca

ArtikelTerkait

2 Stereotip Umum yang Keliru tentang Perumahan Syariah

4 Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Memutuskan Mengambil Perumahan

20 Desember 2022
Penghuni Apartemen Pengin Tinggal di Rumah, Saya Justru Pengin Tinggal di Apartemen terminal mojok.co

Penghuni Apartemen Pengin Tinggal di Rumah, Saya Justru Pengin Tinggal di Apartemen

3 Maret 2021
memborong rumah perumahan banguntapan mojok

Memborong Rumah untuk Investasi: Cuan bagi Pengusaha, Bencana bagi Rakyat Jelata

9 Oktober 2021
Working Mom Mending Tinggal di Perumahan agar Terhindar dari Tetangga Nyinyir

Working Mom Mending Tinggal di Perumahan agar Terhindar dari Tetangga Nyinyir

17 Januari 2024
Rumah bekas Belanda

4 Hal Mistis yang Biasa Terjadi di Rumah Bekas Belanda

3 Desember 2021
3 Hal yang Saya Pelajari setelah Rumah Kebakaran karena Korsleting terminal mojok

3 Hal yang Saya Pelajari setelah Rumah Kebakaran karena Korsleting

25 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.