Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Hal yang Bikin Sinetron ‘Ikatan Cinta’ Punya Banyak Penggemar

Fadil Ahmad Muzakir oleh Fadil Ahmad Muzakir
15 Desember 2020
A A
5 Hal yang Bikin Sinetron 'Ikatan Cinta' Ramai Dibicarakan terminal mojok.co

5 Hal yang Bikin Sinetron 'Ikatan Cinta' Ramai Dibicarakan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah menjalani aktivitas seharian, orang-orang akan mencari hiburan untuk melepas penat yang ada di kepala. Hampir semua media informasi menyajikan konten atau acara hiburan, mulai dari koran, radio, televisi, apalagi di media sosial. Tapi ada satu hiburan yang dari dulu sampai sekarang selalu jadi pilihan utama, yak, benarrr, sinetron! Sinetron adalah program televisi yang mengisahkan drama bersambung hingga ratusan bahkan ribuan episode. Warbyasah!

Akhir-akhir ini sinetron yang sedang naik daun atau booming yaitu sinetron yang berjudul Ikatan Cinta yang ditayangkan oleh Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI). Ikatan Cinta tayang saban hari pukul 19.30 WIB. Jika ada konser promo Shopee, Lazada, dan Ruangguru, jam tayang pindah.

ADVERTISEMENT

Sinetron ini memunculkan fanatisme baru di kalangan masyarakat, tua, muda, hingga anak kecil pun ikut terbuai oleh kisah romantis yang ada di dalamnya. Mungkin ada beberapa dari kalian yang pernah lihat video viral yang menunjukkan seorang ibu-ibu berdiri di depan TV dan memukul layar TV tersebut yang disinyalir kesal dengan apa yang ditontonnya. Yak, ibu itu sedang menonton Ikatan Cinta! Luar biasa, bukan?

Amanda Manopo, Arya Saloka, Glenca Chysara, Evan Sanders, memiliki peran yang cukup vital dalam sinetron tersebut. Sepengamatan saya, kisah yang menceritakan tentang drama keluarga yang dibalut dengan kisah cinta ini, justru diperankan oleh kaum milenial yang notabene sering tampil dalam kisah cinta anak muda. Lantaran dalam sinetron lain yang menceritakan kisah yang serupa biasanya diperankan oleh artis senior seperti, Dude Harlino, Marshanda, Naysilla Mirdad, dan aktris senior lainnya.

Sebelum melanjutkan tulisan ini, saya ingin mengklarifikasi terlebih dahulu: saya bisa tahu dan hafal seluk beluk sinetron ini karena ibu saya seorang fanatik Ikatan Cinta dan saya terpaksa harus menontonnya juga.

Saya menerka-nerka (biar keren anggap saja meneliti) sinetron tersebut karena saya penasaran dengan apa yang membikin ini boomming. Setelah melakukan riset-risetan, saya menemukan penyebab yang mungkin membuat Ikatan Cinta memiliki banyak penggemar. Kemungkinan penyebabnya yaitu sebagai berikut.

#1 Faktor pemeran utama

Bagi yang sering menonton seperti saya, pasti sudah mengetahui siapa saja artis yang berperan di dalamnya. Amanda Manopo sebagai Andin, yaitu istri dari Aldebaran atau sering disebut Al. Arya Saloka sebagai Aldebaran yaitu suami dari Andin. Lalu ada Glenca Chysara berperan sebagai Elsa. Andin dan Al memiliki karakter protagonis, walaupun menurut saya, Al pernah menjadi antagonis karena sikapnya yang sering menyakiti Andin pada beberapa episode awal.

Sedangkan Elsa memiliki karakter antagonis karena sikapnya yang angkuh dan licik. Intinya dialah orang yang selalu mengganggu kebahagiaan kakak tirinya yaitu Andin. Elsa jugalah yang membuat Al jadi sedikit dingin kepada Andin pada awal-awal episode.

Baca Juga:

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi 

5 Alasan yang Membuat Sinetron Indonesia Semakin Membosankan. Produser dan Sutradara Perlu Lebih Kreatif!

Menurut saya, ini yang membuat Ikatan Cinta berbeda dengan sinetron lain yang memiliki cerita tentang kisah drama, cinta, dan keluarga. Hampir semua sinetron yang memiliki cerita yang serupa lebih memilih artis senior untuk mengisi perannya ketimbang artis muda. Namun, dalam Ikatan Cinta tidak begitu. Sinetron ini sengaja menampilkan pemeran utama yang jarang berakting dalam kisah cinta rumah tangga.

Seperti yang kita ketahui semua, Amanda Manopo identik dengan perannya dalam sinetron atau film yang bernuansa kisah cinta anak muda. Dan Arya Saloka (walaupun sudah menikah dan mempunyai anak) sebelumnya juga jarang berperan dalam kisah cinta rumah tangga, malah terakhir saya lihat dia berperan sebagai pacar sekaligus mantan Dinda (Aurelie Moeremans) di film Story of Kale.

Jadi, sepertinya sang sutradara Ikatan Cinta ingin menampilkan kesan yang berbeda dalam menampilkan pemeran di sinetronnya. Usaha yang cukup bagus dan terbukti berhasil.

#2 Faktor follower pemeran

Masih ada kaitannya dengan pemeran. Yang ikut memengaruhi booming-nya Ikatan Cinta yaitu jumlah pengikut di media sosial masing-masing artis yang berperan. Saya ambil contoh dari Amanda, Arya, dan Glenca, rata-rata pengikut mereka yaitu kaum milenial, yang mana dengan hadirnya ketiga orang tersebut di sinetron itu akan memengaruhi follower-nya untuk menonton Ikatan Cinta.

Hal tersebut menjadi nilai tambah untuk jumlah penonton sinetron ini karena berhasil menarik perhatian kaum milenial. Apalagi Amanda Manopo yang mempunyai fanbase-nya sendiri yang tidak sedikit jumlahnya. Tentu saja, ini memberikan pengaruh dengan boomingnya sinetron ini.

#3 Tayang di jam prime time

Pukul 18.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB adalah prime time. Waktu di mana orang-orang banyak yang menonton TV dan bersantai ria setelah melakukan aktivitas seharian. Saat ini memang banyak pilihan media informasi yang menyajikan acara hiburan. Akan tetapi, sinetron di TV sejak dari dulu pun sudah menjadi pilihan masyarakat dalam mengisi waktu santainya, apalagi ibu-ibu.

#4 Menjual kisah cinta yang bikin greget

Sudah banyak sekali sinetron yang mengangkat cerita cinta-cintaan, tapi tak semua yang mengangkat kisah cinta akan sukses atau setidaknya mendapat perhatian banyak publik seperti Ikatan Cinta. Lantaran memunculkan hal-hal baru dalam kisah drama, cinta, dan keluarga, alhasil Ikatan Cinta mendapat daya tarik masyarakat dari berbagai kalangan.

#5 Muncul di tengah kegelisahan masyarakat

Sudah dipusingkan oleh masalah kerjaan di kantor, tugas kuliah yang numpuk, dan problematika hidup lainnya, seakan itu masih belum cukup bagi semesta dalam menguji ketabahan kita semua. Di media sosial pun kepusingan kita ditambah oleh berita-berita yang sangaaat, ah sudahlah. Banyak orang yang merasa resah dan gelisah karena situasi yang terjadi di negara +62 ini, tapi sinetron Ikatan Cinta hadir seolah-olah menjadi penyelamat kesehatan otak dan mental kita semua. Sinetron ini menjadi sarana hiburan yang pas untuk mengalihkan segala pusing yang ada di kepala kita, terima kasih RCTI!

Terlepas dari itu semua, saya yakin setiap sinetron atau suatu program TV pasti punya strateginya masing-masing untuk menarik minat pemirsa. Ikatan Cinta menunjukkan keberhasilan strateginya. Semoga sinetron ini sama seperti judulnya, dapat mengikatkan kembali gairah cinta di kehidupan kita dengan begitu banyaknya masalah di negara kita.

BACA JUGA Jujur Saja, Virus Sinetron ‘Ikatan Cinta’ Tidak Mempan di Saya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Desember 2020 oleh

Tags: ikatan cintaSinetron
Fadil Ahmad Muzakir

Fadil Ahmad Muzakir

Selalu berani untuk mencoba.

ArtikelTerkait

Mengenang Sinetron dan Serial Awal 2000-an, Tontonan yang Jadi Tuntunan terminal mojok.co

Mengenang Sinetron dan Serial Awal 2000-an, Tontonan yang Jadi Tuntunan

11 Desember 2020
Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi Mojok.co

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi 

9 Maret 2025
Nostalgia 9 Sinetron Anak-anak Generasi 90-an, Masih Ingat Terminal Mojok

Nostalgia 9 Sinetron Ramah Anak, Generasi 90-an Masih Ingat?

28 November 2022
Harta, Takhta, dan Sinetron 'Ikatan Cinta' yang Menyatukan Kita terminal mojok.co

Ikatan Cinta Adalah Fifty Shades of Grey Versi Indonesia

10 Desember 2020
Ketika Jersey Liverpool Dijadikan Lap Air Kencing demi Naikkan Rating

Ketika Jersey Liverpool Dijadikan Lap Air Kencing demi Naikkan Rating

10 Maret 2020
Mahfud MD Sebetulnya Juga Nonton Sinetron Kelucuan Pejabat Indonesia dan Ia Salah Satu Tokoh Utamanya terminal mojok.co

Mahfud MD Sebetulnya Juga Nonton Sinetron Kelucuan Pejabat Indonesia dan Ia Salah Satu Tokoh Utamanya

19 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026
Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.