Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Hal Sepele dalam Drakor yang Bikin Saya Geleng-geleng

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
17 Maret 2022
A A
5 Hal Sepele dalam Drakor yang Bikin Saya Geleng-geleng Terminal Mojok

5 Hal Sepele dalam Drakor yang Bikin Saya Geleng-geleng (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu, kiblat dunia hiburan baik film, serial televisi, hingga musik cenderung ke Hollywood. Sekarang, dunia hiburan Korea Selatan berkembang sangat pesat dan dilirik banyak orang. Film buatan Negeri Ginseng berjudul Parasite bahkan mencetak sejarah sebagai film Asia pertama yang meraih piala Oscar tahun 2020 lalu. Soal serial televisi nggak perlu ditanya, mulai dari anak sekolah, mahasiswa, sampai emak-emak kini keranjingan nonton drakor. Pokoknya semua hal berbau Korea Selatan kini mulai akrab dalam kehidupan semua orang.

Saya pribadi terkadang nonton film atau drakor meski jumlahnya nggak begitu banyak. Dari pengalaman nonton drakor itulah saya menemukan beberapa hal sepele yang bikin saya geleng-geleng. Apa saja hal sepele dalam drakor yang bikin geleng-geleng?

#1 Apa pun drakornya, hapenya Samsung

Saya bukan K-drama lovers, tapi tiap kali nonton drakor, entah kenapa para tokoh dalam drama yang saya tonton pakai hape merek Samsung. Seolah-olah nggak ada merek lain gitu. Padahal di Indonesia sendiri ada banyak merek hape yang beredar di pasaran. Sebut saja iPhone, Asus, Xiaomi, Oppo, LG, dll.

Iya sih saya tahu, Samsung kan produk elektronik asal Korea Selatan, wajar saja kalau warganya bangga dengan merek tersebut dan punya kecenderungan memakai merek buatan negeri sendiri ketimbang merek lainnya. Selain itu, mungkin saja Samsung jadi sponsor utama makanya semua tokoh dalam drakor pakai hape merek Samsung. Tapi, kan jadi kurang masuk akal. Ya nggak?

Hapenya Samsung semua (Pixabay.com)

#2 Hapenya polosan

Selain para tokoh yang selalu pakai hape merek Samsung, kebanyakan hape mereka polosan alias nggak ada apa-apanya. Nggak pakai backcase atau silicon case atau apa pun itu untuk melindungi hape. Padahal di dunia nyata, banyak orang pakai pelindung semacam ini untuk melindungi hape dari goresan. Sayang banget kan hape mahal tapi casing-nya kena gores.

#3 Hapenya nggak pernah mengalami gangguan teknis

Sudah hapenya Samsung semua, nggak pakai backcase atau aksesori, nggak pernah kehabisan baterai, pulsa, dan kuota internet pula! Ini nih yang bikin saya makin geleng-geleng. Siapa pun tokoh dalam drakornya, nggak pernah ada ceritanya tuh dia mau telepon atau chat orang lain tiba-tiba baterai hapenya habis, mau telepon orang lain tiba-tiba pulsanya habis, atau mau chat orang lain tiba-tiba kuota internetnya habis.

Iya sih saya tahu, Korea Selatan kan negara maju, kapasitas baterai hape buatan sana mungkin nggak kecil, pulsanya mungkin pakai yang pascabayar, atau kuota internetnya mungkin unlimited. Tapi, kalau dipikir-pikir, kurang realistis saja gitu. Kayaknya lebih asyik kalau ada adegan lagi teleponan tiba-tiba baterai hape habis, atau lagi mau chatting-an tiba-tiba kuota habis. Kan bikin penonton juga relate dengan keseharian, ya nggak?

Baterai hapenya awet semua, nggak pernah kehabisan pulsa (Unsplash.com)

#4 Makan di restoran tapi nggak dihabisin

Hampir semua drakor yang pernah saya tonton menyajikan adegan tokoh utamanya makan di restoran, entah untuk sarapan, makan siang, atau makan malam. Yang bikin saya geleng-geleng kepala, banyak adegan si tokoh utama kemudian meninggalkan makanan yang dipesan begitu saja karena ada keperluan atau panggilan mendadak. Sudah pesan banyak makanan, eh malah nggak dihabisin. Kan sayang, Hyung.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Saya tahu sih ada keperluan mendadak, tapi jangan ditinggalin gitu, dong. Dibungkus kek buat makan di perjalanan atau di rumah. Kan bakal kelihatan lebih realistis~

#5 Selalu pesan Americano

Hal sepele terakhir yang bikin saya geleng-geleng kepala tiap nonton drakor adalah kehadiran americano yang sering dipesan sama si tokoh drama. Americano memang jadi varian kopi paling sering dipesan di Korea Selatan sesuai budaya ngopi di sana. Harganya lebih murah dan kandungan kalorinya lebih sedikit ketimbang kopi jenis lainnya, tapi masa nggak ada variasinya gitu? Kan masih ada kopi-kopi lainnya, memangnya kalau ngopi americano melulu nggak bosan? Biar lebih realistis sedikit gitu.

Pesannya iced americano (Unsplash.com)

Itulah lima hal sepele dalam drakor yang bikin saya geleng-geleng. Saya tahu, hal sepele yang saya sebutkan di atas nggak bakal berpengaruh pada jalan cerita drama secara signifikan, tapi mbok ya sekali-kali dibikin lebih realistis gitu biar penonton bisa makin relate. Siapa tahu penontonnya makin banyak dan drakor jadi makin dicintai berbagai kalangan?

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2022 oleh

Tags: drama koreahal sepele
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Ghost Doctor, Drakor Terbaru Rain yang Sayang untuk Dilewatkan Terminal Mojok

Ghost Doctor, Drakor Terbaru Rain yang Sayang untuk Dilewatkan

27 Januari 2022
5 Kisah Cinta Segitiga Paling Heboh yang Pernah Ada di Drama Korea Terminal Mojok

5 Kisah Cinta Segitiga Menghebohkan yang Pernah Ada di Drama Korea

10 Agustus 2022
5 Pasangan Bromance Terkoplak dalam Semesta Drama Korea terminal mojok

5 Pasangan Bromance Terkoplak dalam Semesta Drama Korea

31 Agustus 2021
Tuntutlah Ilmu Produksi Drama Hingga ke Negeri Ginseng Korea Terminal Mojok

Tuntutlah Ilmu Produksi Drama Hingga ke Negeri Ginseng Korea

6 Maret 2021

3 Fakta Soal Jirisan di Kehidupan Nyata

18 November 2021
Kiat Mendapatkan Nilai A dengan Mengadopsi Gaya Belajar Anak-anak ‘Law School’ terminal mojok

Kiat Mendapatkan Nilai A dengan Mengadopsi Gaya Belajar Anak-anak ‘Law School’

12 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.