Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Cara Reservasi Hotel Beserta Untung-Ruginya

Dessy Liestiyani oleh Dessy Liestiyani
15 Juli 2020
A A
reservasi hotel untung rugi cara-cara pasangan ilegal, Jangan Jadi Manusia Norak Saat Menginap di Hotel!

reservasi hotel untung rugi cara-cara pasangan ilegal, Jangan Jadi Manusia Norak Saat Menginap di Hotel!

Share on FacebookShare on Twitter

Ada beberapa cara untuk melakukan pemesanan kamar hotel, yaitu melalui telepon, datang langsung (walk in), memakai jasa agen travel konvensional, atau lewat agen travel online (online travel agent /OTA). Sepintas, pemesanan melalui OTA menjadi cara yang paling praktis. Namun hati-hati, jenis pemesanan ini juga ada risikonya.

Berdasarkan pengalaman berkecimpung di dunia perhotelan selama beberapa tahun belakangan, saya akan membagi beberapa informasi cara-cara pemesanan hotel (reservasi) dan apa saja keuntungan serta kerugiannya masing-masing cara tersebut.

#1 Reservasi hotel lewat telepon

Reservasi melalui telepon sebaiknya dilakukan bila kita sudah pernah menginap sebelumnya di hotel tersebut. Jadi kita sudah mengenal bagaimana kondisi hotel secara keseluruhan.

Selain bisa menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu mendatangi hotel secara langsung, dengan reservasi melalui telepon biasanya kita bisa mengetahui secara pasti jumlah ketersediaan kamar di waktu yang kita inginkan. Info ini yang tidak bisa kita dapatkan di OTA. Apalagi bila kita berencana memesan kamar dalam jumlah banyak.

Kekurangan cara ini adalah harga kamar (room rate) yang ditawarkan biasanya sama dengan tarif resmi hotel (publish rate). Artinya, buat yang suka nyari diskonan, cara ini kurang dianjurkan. Kecuali bisa nego langsung sama manajer marketingnya.

#2 Reservasi hotel dengan datang langsung (walk in)

Reservasi dengan datang langsung (walk in) memungkinkan kita melihat terlebih dahulu kondisi hotel baik secara eksterior dan interior. Umumnya, petugas hotel juga tidak berkeberatan menunjukkan kondisi kamar (showing) kepada calon tamu.

Di sini kita dapat memperhatikan bagaimana kondisi kebersihan, kenyamanan dan fasilitas hotel. Soalnya standar kebersihan dan kenyamanan berbeda-beda untuk setiap orang. Termasuk juga ekspektasi tamu terhadap fasilitas hotel. Apakah wifi-nya kencang atau masih dalam batas toleran? Apakah para karyawannya ramah atau terlalu ramah sehingga annoying? Apakah peraturan hotelnya terlalu banyak dan merepotkan, atau masih dalam batas kewajaran?

Baca Juga:

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Alternatif yang Memudahkan Hidup

The Victoria Hotel Jogja, Hotel Ramah Anak yang Membuat Liburan Keluarga Nggak Banyak Drama  

Namun walk in juga memiliki beberapa kerugian. Pertama, umumnya room rate saat walk in bisa lebih mahal daripada room rate yang tertera di OTA. Kedua, biasanya pihak hotel jarang memberikan potongan harga pada tamu yang datang langsung. Ketiga, walk in tidak menjamin kita mendapatkan kamar, terutama pada saat ramai atau musim liburan (high season).

#3 Reservasi hotel lewat agen travel konvensional

Beberapa waktu lalu, agen travel konvensional sempat mengalami tanda-tanda kolaps akibat gempuran OTA. Namun, beberapa kalangan tidak serta-merta meninggalkan cara reservasi ini. Soalnya cara ini memiliki keuntungan tersendiri.

Di sini tamu tidak hanya akan mendapat diskon untuk harga kamar, namun juga dapat melakukan reservasi untuk paket liburan selama di kota tujuan. Untuk pemesanan dalam jumlah banyak (grup), menurut saya cara ini masih lebih menguntungkan karena umumnya agen bekerja sama dengan usaha pariwisata lain, seperti hotel, persewaan mobil/bis, rumah makan, dan tempat wisata. Jadi mereka akan mendapatkan room rate spesial yang umumnya lebih murah dari publish rate.

Namun, menurut saya, cara ini juga memiliki beberapa kekurangan. Pertama, kurang fleksibel. Mendatangi kantor agen travel konvensional hanya bisa dilakukan di jam kerja tertentu. Kedua, lingkup kerja sama mereka terbatas. Dalam arti, tidak semua hotel menjalin kontrak dengan agen travel tersebut. Ketiga, apabila terjadi pembatalan, kemungkinan proses refund tidak seperti yang diharapkan karena tamu akan terbentur ketentuan pembatalan dari dua pihak, yaitu agen travel dan hotel.

#4 Reservasi hotel lewat agen travel online (OTA)

Reservasi melalui OTA memang masih menjadi primadona. Baik untuk tamu maupun pihak hotel sendiri. Fleksibilitas yang ditawarkan oleh OTA masih menjadi daya tarik utama bagi tamu untuk melakukan reservasi hotel. Buat penggila diskon, OTA bisa menjadi pilihan terbaik. Soalnya OTA berani memberi beragam diskon yang bisa dimanfaatkan konsumennya sepanjang masa!

Selain itu, OTA memiliki pusat bantuan (call center) 24 jam yang siap membantu keluhan tamu. Mulai dari perubahan reservasi, pembatalan, sampai kesalahpahaman yang mungkin timbul antara tamu dan pihak hotel. Dari pengalaman saya, rata-rata OTA cukup profesional dan bertanggung jawab.

Namun, reservasi melalui OTA juga memiliki kerugian. Pertama, tamu yang belum pernah menginap di hotel tersebut tidak akan mengetahui kondisi hotel yang sebenarnya. Sebab, tamu hanya memutuskan reservasi berdasarkan foto dan review. Sementara kedua hal itu menurut saya bukan jaminan yang bisa menggambarkan keadaan hotel. Kecuali kalau tamu sudah pernah menginap sebelumnya di hotel tersebut.

Kerugian berikutnya adalah tidak semua OTA memiliki fasilitas reservasi untuk grup atau paket liburan yang lengkap (paket hotel, mobil, makan, dan tempat wisata). Umumnya, pihak hotel pun membatasi jumlah ketersediaan kamar (allotment) yang dijual di OTA.

Sedikit tips yang perlu dilakukan oleh tamu pada saat melakukan reservasi OTA, benar-benar baca dan pahami segala ketentuan dan peraturan yang tercantum di properti hotel bersangkutan. Dari pengalaman saya, beberapa tamu yang mengabaikan peraturan hotel yang jelas-jelas tertulis di OTA tidak akan dibantu melakukan refund bila terjadi pembatalan.

#5 Reservasi hotel lewat website hotel

Ketika OTA booming, beberapa hotel mulai memaksimalkan website mereka agar tamu bisa reservasi tanpa melewati pihak ketiga. Jangan salah, kadang saya menemukan harga yang lebih menguntungkan di website hotel dibanding OTA. Beberapa hotel tidak hanya melakukan promo di website, namun juga fasilitas hotel yang hanya bisa dinikmati tamu dengan membuka website tersebut. Misalnya berkomunikasi dengan staf hotel pada saat menginap lewat chat di website atau aplikasi hotel

Selain itu, tamu yang melakukan reservasi melalui website hotel umumnya menjadi lebih “istimewa” bagi pihak hotel karena dianggap pelanggan loyal.

Kerugiannya, belum tentu hotel yang kita inginkan memiliki website. Sedangkan untuk hotel yang telah memiliki website, belum tentu ada staf khusus yang selalu in-charge di pengelolaan websitenya. Jadi, sering kali respons pihak hotel terkesan lamban.

BACA JUGA Please, Jangan Jadi Manusia Norak Saat Menginap di Hotel! dan tulisan Dessy Liestiyani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2020 oleh

Tags: hotel
Dessy Liestiyani

Dessy Liestiyani

Tinggal di Bukittinggi. Wiraswasta, mantan kru televisi, penikmat musik dan film.

ArtikelTerkait

7 hotel murah tak jauh dari Tuju Jogja kemiskinan di Jogja

7 Rekomendasi Hotel Murah di Dekat Tugu Jogja

7 April 2022
3 Rekomendasi Penginapan di Jogja dengan Sensasi Menginap bak di Tengah Hutan

3 Rekomendasi Penginapan di Jogja dengan Sensasi Menginap bak di Tengah Hutan

11 April 2023
Pengalaman Kerja Part Time di Jepang Terminal Mojok

Pengalaman Kerja Part Time di Jepang: Gajinya Besar, Kerjaannya Nggak Nyantai

29 Juli 2022
Cara Membedakan Hotel Esek-esek dan Hotel Beneran biar Nggak Salah Masuk mojok.co/terminal

3 Tipe Tamu Hotel yang Reservasi Online, dari Baik Hati Sampai Suka Adu Domba

17 Juli 2020
OYO hotel marketplace mojok

Membedah Sistem Kemitraan OYO dari Sudut Pandang Pemilik Hotel

1 September 2020
Gili Trawangan, Surga Indonesia Milik Orang Asing, Pribumi Cuma Numpang

Gili Trawangan, Surga Indonesia Milik Orang Asing, Pribumi Cuma Numpang

24 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.