Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Alasan Tinggal di Kontrakan Jauh Lebih Enak ketimbang Ngekos di Jogja

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
29 Oktober 2022
A A
Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda Terminal Mojok

Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semenjak lebih dari tiga tahun menjadi mahasiswa di Jogja, sudah lima kali saya berpindah-pindah tempat tinggal. Tentunya kelima-limanya menyewa. Nah, untuk tempat tinggal di Jogja yang kelima ini, saya memilih menempati kontrakan bersama keempat rekan saya.

Dari sekian banyak tempat tinggal yang saya tempati, antara kosan dengan kontrakan, saya lebih nyaman untuk mengontrak. Sebab, kontrakan menawarkan berbagai hal yang tidak kebanyakan kos miliki. Saya punya lima alasan kuat untuk itu

#1 Biaya sewa lebih murah

Sebelum saya mengontak, saya pernah sewa kos di area Condongcatur, Depok, Sleman. Untuk harga per bulannya adalah Rp500.000-Rp550.000 dengan minimal sewa 3 bulan. Pun itu saya dapatkan dengan susah payah karena harus scroll-scroll Facebook dan Instagram secara rutin. Tahu sendirilah nyari kos cowok di Jogja dengan harga murah, tapi bersih dan nyaman bukan hal yang mudah.

Sedangkan untuk kali ini, saya mengontrak rumah dengan harga sewa Rp3.400.000 per tahun, di tambah iuran Wi-Fi, listrik, kas bulanan sebesar kurang dari Rp150.000 per bulan. Jadi kalo dikalkulasikan antara harga sewa kos dengan kontrakan yang saya alami itu, saya bisa irit kurang lebih Rp100.000 per bulannya. Itu satu kamar satu orang, ya. Kalo ada yang satu kamar dua orang atau lebih pemilik kontrakan tidak menambahkan harga sewa.

Barangkali saya cukup beruntung karena menemukan kontrakan di area Selokan Mataram dengan harga yang relatif murah dan bisa dicicil selama dua kali. Pun ketika saya ketika lunas, ke depannya, saya (maksudnya ibu saya) tidak pusing lagi memikirkan tagihan setiap bulannya untuk tempat tinggal saya di Jogja.

#2 Suasana rumah yang menyenangkan

Namanya aja kontrakan, udah pasti vibes rumah. Ada ruang tengah, tempat jemuran, toilet, kamar tidur, garasi, parkiran, ruang penyimpanan (gudang KW), dan dapur. Tentunya semua prasarana itu sangat membantu bagi penguni kontrakan. Seperti ruang tengah yang bisa saya atau teman saya gunakan untuk kumpul atau rapat organisasi.

Bahkan bisa dibilang kontrakan kami itu digunakan untuk base camp juga. Ketika tidak ada opsi tempat buat ngumpul bareng, kontrakan itu bisa menjadi alternatifnya. Lalu ada juga dapur yang bisa digunakan untuk masak telor atau mi instan di kala kantong menipis, dan kegunaan ruang-ruang lain tentunya.

Nah, kalo kosan kan tidak semua memiliki prasarana itu, terlebih yang murah. Jadi, ya…

Baca Juga:

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

Selanjutnya, poin nomor tiga ini, nggak akan kalian temukan di kos.

Vibes yang menyenangkan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2022 oleh

Tags: Jogjakontrakankos
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Sedang memiliki ketertarikan pada musik dan dunia tulis-menulis.

ArtikelTerkait

Rumble Strips Jalan Letjen Suprapto Jogja, Solusi yang Malah Berubah Jadi Masalah

Rumble Strips Jalan Letjen Suprapto Jogja, Solusi yang Malah Berubah Jadi Masalah

28 September 2024
5 Hal Lumrah di Daerah Lain, tapi Orang Jogja Nggak Bisa Melakukannya Mojok.co

5 Hal Lumrah di Daerah Lain, tapi Orang Jogja Nggak Bisa Melakukannya

16 Agustus 2024
ha milik tanah klitih tingkat kemiskinan jogja klitih warga jogja lagu tentang jogja sesuatu di jogja yogyakarta kla project nostalgia perusak jogja terminal mojok

Tingkat Kemiskinan Jogja di Atas Rata-rata Nasional Itu Biasa Saja kok, Nggak Usah Kaget

17 Februari 2021
Jika Istilah Klitih Diganti, Apakah Jogja Akan Lebih Baik-baik Saja? Terminal Mojok.co

Jika Istilah Klitih Diganti, Apakah Jogja Akan Lebih Baik-baik Saja?

7 April 2022
4 Hal yang Bikin Purwokerto Nggak Beda Jauh dengan Jogja Terminal Mojok

4 Hal yang Bikin Purwokerto Nggak Beda Jauh dengan Jogja

29 Mei 2022
Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit! Mojok.co

Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit!

5 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

12 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.