Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Alasan Drama Thailand Lebih Menarik dari Drama Korea dan Drama China

Lioni Fransiska Sitorus oleh Lioni Fransiska Sitorus
19 Maret 2025
A A
5 Alasan Drama Thailand Lebih Menarik dari Drama Korea dan Drama China

5 Alasan Drama Thailand Lebih Menarik dari Drama Korea dan Drama China (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai pencinta drama, saya tentu sudah mencoba berbagai jenis tontonan, mulai dari drama Korea, drama China, sampai drama Thailand. Tapi entah kenapa belakangan ini saya lebih menikmati drama Thailand ketimbang drakor dan drachin. Alasannya? Banyak banget!

Nah, kali ini saya akan membagikan alasan kenapa drama Thailand lebih menarik daripada drama Korea dan drama China. Siapa tahu setelah membaca tulisan ini kalian jadi tertarik juga untuk menonton drama Thailand.

#1 Variasi genre drama Thailand lebih banyak

Salah satu hal yang saya suka dari drama Thailand adalah variasi genrenya yang lebih luas dibanding drama Korea dan drama China. Kalau drakor biasanya lebih fokus ke romance, thriller, atau fantasi dan drachin sering kali didominasi oleh xianxia (drama fantasi dengan elemen budaya China), drama Thailand hadir dengan banyak pilihan.

Beberapa variasi genre drama yang disodorkan antara lain romance, action, thriller, horor, hingga genre unik seperti BL yang sekarang makin populer. Banyaknya variasi genre ini membuat saya nggak bosan.

#2 Konfliknya cenderung nggak terlalu berat

Drama Korea atau drama China sering kali menyajikan konflik yang berat, entah itu masalah keluarga, balas dendam, atau kisah cinta yang penuh penderitaan. Konflik seperti itu memang seru untuk ditonton, apalagi buat orang Indonesia, konflik yang seperti inilah yang kita suka. Tetapi terkadang sebagai penikmat drama, saya butuh tontonan dengan konflik yang lebih ringan.

Nah, konflik dalam drama Thailand biasanya nggak terlalu berat, sehingga lebih santai untuk ditonton setelah menghadapi hari yang melelahkan. Meskipun tetap ada drama dengan konflik serius, kebanyakan masih bisa dinikmati tanpa bikin kepala makin mumet. Ini juga alasan kenapa Drama Thailand (lakorn) juga cocok banget buat ditonton sebelum tidur.

#3 Visual aktor dan aktris drama Thailand nggak kalah sama Korea

Siapa bilang hanya aktor dan aktris Korea yang punya visual menawan? Aktor dan aktris Thailand juga punya pesona mereka sendiri. Banyak dari mereka yang punya wajah khas Asia Tenggara dengan senyum menawan dan mata yang tajam. Selain itu, akting mereka juga nggak kalah bagus sama aktor aktris Korea. Bahkan beberapa aktor Thailand sekarang sudah dikenal secara internasional dan mendapatkan proyek di luar negeri.

Contohnya Billkin Putthipong yang kemarin sempat jadi perbincangan karena berperan sebagai M di film How to Make Millions Before Grandma Dies. Jadi kalau sekadar mencari tontonan dengan aktor tampan atau aktris cantik, drama Thailand nggak kalah saing.

Baca Juga:

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

#4 Durasi tayang yang cenderung sebentar dan nggak lebay

Salah satu hal yang bikin saya sedikit malas nonton drama China karena jumlah episodenya yang bisa mencapai puluhan, bahkan ratusan. Drama Korea juga kadang terlalu panjang, apalagi kalau sudah masuk episode tambahan yang sebenarnya nggak perlu.

Di sisi lain, drama Thailand biasanya punya jumlah episode yang lebih sedikit, sekitar 10-15 episode sehingga nggak terlalu melelahkan untuk diikuti. Jumlah episode yang lebih sedikit ini membuat lakorn ini cocok dijadikan bahan maraton sebelum tidur. Selain itu, jalan ceritanya juga nggak terlalu bertele-tele, jadi lebih enak diikuti tanpa takut bosan di tengah jalan.

#5 Humor lucu khas Thailand yang menggelitik perut

Salah satu daya tarik terbesar drama Thailand menurut saya adalah humornya. Humor Thailand punya ciri khas tersendiri dan sering kali absurd tapi tetap menghibur. Bahkan dalam drama yang serius pun biasanya tetap ada selipan adegan lucu yang bikin saya ngakak sendiri. Ini sesuatu yang jarang saya temukan di drama Korea atau drama China yang lebih sering berfokus pada drama dan konflik. Bagi orang yang suka hiburan ringan seperti saya, elemen komedi dalam drama Thailand menjadi daya tarik utama.

Setiap orang memang punya preferensi masing-masing dalam memilih tontonan, tapi buat saya, drama Thailand memiliki kelebihan tersendiri yang membuatnya lebih menarik dibandingkan drama Korea atau drama China. Kalau kalian juga merasa bosan dengan drama yang terlalu panjang dan serius, coba sesekali nonton lakorn. Siapa tahu kamu juga bakal jatuh cinta seperti saya.

Penulis: Lioni Fransiska Sitorus
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rekomendasi Drama Thailand Bergenre Thriller, Nggak Kalah Seru dari Drama Korea.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Maret 2025 oleh

Tags: drama chinadrama koreadrama Thailand
Lioni Fransiska Sitorus

Lioni Fransiska Sitorus

Saya adalah mahasiswa aktif Jurusan Psikologi dari Universitas Katolik Musi Charitas yang memiliki sedikit ketertarikan untuk menulis.

ArtikelTerkait

Drakor Nevertheless: Toxic Relationship dan Anggapan Perempuan Cuma Suka Bad Boy terminal mojok.co

Drakor Nevertheless: Toxic Relationship dan Anggapan Perempuan Cuma Suka Bad Boy

31 Juli 2021
Prediksi Akhir Drakor Twenty Five Twenty One Sad Ending dan Major Character Death Terminal Mojok

Prediksi Akhir Drakor Twenty Five Twenty One: Sad Ending dan Major Character Death?

24 Februari 2022
4 Drakor Mahal yang Gagal, Bikin Penonton Kecewa Mojok.co

4 Drakor Mahal yang Gagal, Bikin Penonton Kecewa

9 Januari 2025
10 Drama Korea dengan Alur Paling Susah Ditebak Sepanjang Masa Terminal Mojok

10 Drama Korea dengan Alur Paling Susah Ditebak Sepanjang Masa

15 Juli 2022
6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho!

6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho!

27 Juni 2023
Bungeoppang, Jajanan Korea yang Sering Muncul dalam Drama terminal mojok

Bungeoppang, Jajanan Korea yang Sering Muncul dalam Drama

8 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.