Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Tips Buat Kalian yang Berencana Bikin Rumah di Masa Pandemi

Maria Monasias Nataliani oleh Maria Monasias Nataliani
4 Januari 2021
A A
4 Tips Buat Kalian yang Berencana Bikin Rumah di Masa Pandemi Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu saat lagi scrolling Instagram, saya menemukan satu postingan dari salah satu akun desain rumah. Di postingan itu, tampak foto area depan rumah tepat setelah pintu masuk. Area tersebut bukan ruang tamu, melainkan wastafel dan rak sepatu besar dengan desain yang ciamik. Lengkap dengan penjelasan kalau foto itu bisa jadi inspirasi banyak orang untuk bikin rumah rumah tinggal di masa pandemi ini.

Usai melihat foto itu, saya terhenyak beberapa saat. Saya mulai menyadari kalau pandemi juga turut memengaruhi inspirasi desain rumah tinggal untuk masa yang akan datang. Segala sisi kehidupan seolah dituntut untuk selalu adaptif menghadapi perubahan besar yang datang dalam hidup banyak orang ini, termasuk tata kelola dan desain ruangan di dalam rumah.

Pandemi seolah mengingatkan kita kembali tentang definisi rumah sehat. Dibanding estetika, segi utilitas dan sanitasi higienis bisa jadi prioritas utama dalam pertimbangan desain rumah tinggal. Tentu saja karena penghuninya ingin terus hidup sehat dan terhindar dari virus yang sedang merajalela.

Nah, buat kalian yang punya rezeki atau sedang nabung bikin rumah di masa pandemi ini, beberapa tips berikut layak kalian pertimbangkan.

#1 Teras sebagai area tamu

Usai pandemi datang, kita pasti akrab dengan tampilan fasilitas air dan sabun atau cairan disinfektan yang disiapkan di depan rumah. Beberapa menaruhnya di depan pagar, pun ada yang meletakkannya di area teras. Semuanya bermuara pada satu tujuan, apalagi kalau bukan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Usaha preventif lain yang juga bisa kita lakukan adalah menaruh area tamu di teras depan. Kita tahu bahwa teras depan punya banyak fungsi, salah satunya sebagai ruang tunggu tamu. Demi menghindari virus yang sangat infeksius, penghuni bisa saja membuat pemisahan untuk area berinteraksi dengan orang yang tidak tinggal serumah. Meskipun kemungkinan bertamu di masa pandemi ini menurun drastis, upaya ini bisa dipertimbangkan kalau kita “terpaksa” menerima tamu yang datang berkunjung. Alih-alih membangun ruang tamu di dalam rumah, kita bisa memfungsikan teras depan sebagai area tamu.

#2 Perlunya area disinfeksi

Seperti postingan Instagram yang saya ceritakan di atas, saya merasa adanya area disinfeksi di rumah ini penting bin bermanfaat banget. Area ini bakal mengakomodasi kebutuhan sanitasi yang higienis bagi para penghuninya yang masih harus beraktivitas di luar rumah. Jadi, nggak akan bingung lagi di mana harus membersihkan diri usai pergi bekerja atau aktivitas lainnya.

Area setelah pintu masuk yang biasanya difungsikan sebagai ruang tamu, dapat kita ganti dengan area disinfeksi. Di sini kita bisa menaruh wastafel lengkap dengan peralatan disinfeksi dan lorong kecil untuk menaruh jaket dan alas kaki. Pun tak ada salahnya menempatkan kamar mandi di area ini. Tren ini barangkali bakal jadi kewajaran saat bikin rumah di era pandemi seperti sekarang. Selain menempatkan area disinfeksi di bagian depan rumah, jangan lupa beri batas atau sekat yang cukup antara ruang disinfeksi dengan ruang keluarga atau ruang lain setelahnya. Kalau perlu, keduanya dapat dipisahkan dengan penghubung pintu agar lebih aman.

Baca Juga:

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

#3 Ventilasi dan pencahayaan alami harus terjamin

Untuk melawan kejamnya virus yang berseliweran di sirkulasi udara yang buruk ini, penghuni juga perlu memikirkan aspek ventilasi dan paparan cahaya matahari. Penghawaan dan pencahayaan ini jadi aspek penting untuk mengembangkan rumah menjadi sesehat mungkin.

Untuk itu, saat memutuskan bikin rumah daripada membangun halaman di bagian depan, jika ada lahan sisa, lebih baik menempatkan halaman di area belakang rumah. Selain halaman, kita juga bisa membuat kolam ikan kecil di sana. Area ini dapat kita gunakan sebagai area bersantai melepas lelah setelah seharian bekerja di dalam rumah. Hal ini mengingat aturan social distancing yang mengharuskan kita sebisa mungkin melakukan semua aktivitas di dalam rumah. Nah, daripada pergi liburan ke tempat-tempat ramai, piknik kecil bareng keluarga di halaman belakang rumah bisa banget jadi solusi.

Selain halaman belakang rumah yang memungkinkan sirkulasi udara menjadi optimal, rumah juga dapat disiasati dengan beberapa cara supaya lebih sejuk. Misalnya, dengan memaksimalkan bukaan besar di area rumah, merancang taman vertikal, dan mempertimbangkan pembangunan ruang void.

#4 Pengadaan ruang kerja

Di era pandemi, masih banyak orang yang bekerja dan belajar dari rumah. Work From Home (WFH) dan kegiatan belajar mengajar via daring menjadi suatu fenomena yang kini lumrah terjadi. Hal itu tentu jadi salah satu aspek yang dipertimbangkan saat hendak bikin rumah di masa pandemi seperti sekarang ini.

Perlunya pengadaan ruang kerja ini tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan penghuni dan luas bangunan. Dengan memiliki ruang kerja atau home office, kita bisa jadi lebih produktif dan tidak terdistraksi dengan kegiatan lain yang terjadi di dalam rumah. Di ruangan inilah, kita bisa menaruh semua peralatan yang berhubungan dengan pekerjaan. Sehingga pekerjaan jadi lebih teroganisir dan minim gangguan.

Itulah 4 tips yang bisa kalian pertimbangkan saat sedang membangun rumah di masa pandemi. Pandemi serupa tantangan yang melahirkan banyak inovasi dan usaha-usaha solutif. Kalau kamu, kepikiran ide apa lagi nih buat menyiasati rumah supaya semakin sehat di masa pandemi?

BACA JUGA 3 Rekomendasi K-Movie Bertemakan Gangster yang Wajib Kamu Tonton dan tulisan Maria Monasias Nataliani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2021 oleh

Tags: pandemiRumah
Maria Monasias Nataliani

Maria Monasias Nataliani

Part-time writer. Full-time doctor. Menggemari Haruki Murakami, Park Chan Wook, dan iced-Americano.

ArtikelTerkait

Resistensi Antibiotik, Pemicu Pandemi Mematikan di Masa Depan

Resistensi Antibiotik, Pemicu Pandemi Mematikan di Masa Depan

4 November 2023
5 Kerugian Punya Rumah di Pinggir Sungai

5 Kerugian Punya Rumah di Pinggir Sungai

16 Maret 2023
vaksinasi vaksin berbayar covid-19 Hoaks Vaksin Mengandung Virus Itu Wagunya Sampai Ubun-ubun terminal mojok.co

Pihak yang Jelas-jelas Bahagia atas Vaksin Berbayar Adalah Orang-orang yang Nggak Percaya Covid-19

12 Juli 2021
2 Stereotip Umum yang Keliru tentang Perumahan Syariah

4 Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Memutuskan Mengambil Perumahan

20 Desember 2022
Tinggal di Rumah Hook Itu Enak sih, tapi Ada Sisi Negatifnya Terminal Mojok

Tinggal di Rumah Hook Itu Enak sih, tapi Ada Sisi Negatifnya

23 Januari 2021
permintaan maaf pak luhut mojok

Pak Luhut Seharusnya Nggak Perlu Minta Maaf ke Masyarakat

19 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.