Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

4 Mitos Hape Samsung yang Semua Orang Pasti Tahu, Apa Kamu Percaya Salah Satunya?

Arzha Ali Rahmat oleh Arzha Ali Rahmat
7 Februari 2025
A A
Pengalaman Menggunakan Samsung S21+ Selama 2 Tahun Bikin Saya Yakin Mending Beli Flagship Seken ketimbang Hape Midrange Baru hape samsung saber line samsung a06 5g

Pengalaman Menggunakan Samsung S21+ Selama 2 Tahun Bikin Saya Yakin Mending Beli Flagship Seken ketimbang Hape Midrange Baru (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika membahas hape android paling terkenal, mungkin Samsung langsung muncul di pikiranmu. Hal ini sangat wajar mengingat brand asal Korea Selatan tersebut sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun di dunia hape dan elektronik. Brand identity yang kuat, branding yang gila-gilaan, dan katalog produk yang berlimpah jadi alasan mengapa Samsung terus bertahan.

Tapi sebagai brand besar tentunya ada saja mitos-mitos yang menyelimuti brand ini. Parahnya, mitos-mitos tersebut dikenal banyak orang dan banyak yang percaya. Kalau sudah begini kan gawat. Makanya, kali ini saya mau membahas beberapa mitos tentang hape Samsung yang marak beredar di masyarakat.

Layar hape Samsung pasti kena green line

Green line atau light saber adalah penyakit dan masalah layar. Tapi, masalah ini sering muncul di hape Samsung, apalagi di keluaran terbaru. Dulu saja pernah heboh kasus green line massal di Samsung Galaxy S20 dan S21 series (Editor note: ini bener, hape saya S21+, saya juga kena). Alhasil, sekarang muncul mitos kalau semua hape Samsung pasti akan kena masalah ini. Tinggal menunggu waktu saja layaknya bom waktu.

Padahal, hal tersebut nggak benar. Sejatinya, green line itu masalah umum yang bisa terjadi di semua tipe layar OLED. Mau itu OLED, P-OLED, AMOLED, Super AMOLED, sampai Dynamic AMOLED, jadi nggak cuma Samsung doang! Lagipula, nggak semua hape Samsung pakai layar OLED. Hape Samsung yang pake layar TFT atau PLS yang mana nggak bakal kena masalah ini.

Hape-hape macam Xiaomi, OPPO, vivo, Pixel, sampai iPhone sekalipun juga sering kena green line. Nyatanya, green line bisa muncul kalau hapemu sering kena panas. Makanya, kalau hapemu pake layar OLED jangan sering kepanasan.

Hape Samsung pasti bakal awet

“Saya pakai Samsung udah 4 tahun nggak pernah kena masalah, kok.”, kira-kira begitulah ucapan seorang user Samsung yang nggak pernah ganti hape bertahun-tahun. Nggak cuma satu, ada ratusan, bahkan ribuan orang yang memberikan kesaksian serupa. Akhirnya, munculah sebuah persepsi kalau Samsung pasti awet, bahkan lebih awet dari merek lain.

Padahal hal ini nggak sepenuhnya benar. Keawetan hape itu nggak cuma bergantung sama merek, tapi sama pola penggunaan juga. Di satu sisi, (dulu) hape Samsung memang pakai bahan yang kuat dan keras. Tapi sekarang, mah beda cerita.

Banyak hape Samsung yang pakai bahan plastik atau bahan yang nggak kuat-kuat amat. Kadang, banyak hape Samsung yang bermasalah juga, macam bagian belakang mengelupas, layar bermasalah, layar kena ghost touch, sampai hape tiba-tiba lemot padahal baru dipakai satu tahun.

Baca Juga:

5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

Samsung Galaxy A06 5G, HP Murah yang Nggak Laku padahal Bagus Banget

Jadi, dengan beli hape Samsung nggak akan menjamin hapemu bisa dipakai bertahun-tahun. Kalau kamu jorok, nggak merawat hape, beli hape murah satu jutaan, dan nggak paham sama hape maka Samsung sekalipun nggak bakal awet.

Sebaliknya, kalau kamu paham hape, nggak neko-neko, dan bisa merawat hape pasti semua merek bisa awet, mau itu Xiaomi, Realme, OPPO, vivo, bahkan Infinix sekalipun.

Harganya mahal

Kalau ada orang yang bertanya rekomendasi hape murah, pasti mereka terkesan ogah beli hape Samsung. Pasalnya, orang-orang beranggapan kalau hape Samsung pasti mahal karena kualitasnya bagus, mirip iPhone, lah. Kenyataannya gimana? Ya, nggak juga.

Hape Samsung juga punya kasta, mirip merek lain. Ada yang 1 jutaan, 2 jutaan, 3 jutaan, 5 jutaan, sampai puluhan juta. Kalau kamu mau beli hape Samsung tapi budget tipis hal tersebut bukan sesuatu yang mustahil, kok.

Contohnya, ada Samsung Galaxy A15 dan Samsung Galaxy M15 5G yang cuma 2 jutaan. Masih nggak sanggup? Ada juga Samsung Galaxy A05s sama Samsung Galaxy A06 yang dijual di harga 1 jutaan. Mau agak naik? Bisa pilih Samsung Galaxy A25 5G sama Samsung Galaxy A16 yang dijual di rentan 3 sampai 4 jutaan.

Punya kamera terbaik

Sepuluh tahun yang lalu Samsung memang jadi satu-satunya hape android dengan kamera bagus. Lah, saat itu saja Samsung jadi satu-satunya android yang terkenal. Makanya, nggak heran kalau gelar “hape android dengan kamera terbaik” dipegang oleh merek ini.

Kalau sekarang gimana? Ceritanya udah jauh berbeda karena merek lain mulai mengejar ketertinggalan. Malah, Samsung terkesan jalan di tempat dan nggak memberikan inovasi signifikan pada kualitas kamera mereka.

Justru merek yang dulunya underdog macam Xiaomi mulai unjuk gigi. Merek lain seperti vivo, Huawei, dan OPPO juga sudah punya kualitas kamera yang jauh melebihi Samsung. Entah di kelas entry level, midrange, atau flagship kualitas kamera Samsung mulai ketinggalan. Di saat merek lain bekerja sama dengan brand kamera macam Zeiss dan Hasselblad, Samsung justru masih bertahan dengan gimik kamera 200 megapiksel yang hampir nggak berguna.

Samsung jadi merek dengan mitos yang melegenda bak cerita rakyat dari masa lampau. Orang-orang juga percaya-percaya saja dengan mitos-mitos tersebut. Padahal, semuanya hanya sekadar mitos yang nggak berdasar. Makanya, sebelum beli dan mengejek Samsung, sebaiknya kamu research dulu biar nggak gampang percaya sama mitos.

Penulis: Arzha Ali Rahmat
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Samsung Udah Mulai Tobat, Udah Nggak Overpriced dan Bergantung sama Nama Besar doang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2025 oleh

Tags: green linehape samsungMitos
Arzha Ali Rahmat

Arzha Ali Rahmat

Lulusan Sastra Indonesia yang lebih suka mengikuti intuisi daripada sekadar teori. Menulis baginya adalah sebuah kebebasan

ArtikelTerkait

Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele meskipun Jualan Pecel Lele

12 September 2020
bear brand susu naga mitos susu mojok

Bear Brand Nggak Seistimewa Itu, Ngapain Ditimbun?

4 Juli 2021
Kalau Masih Sayang sama Pacar, Jangan Ajak Main ke Baturraden

Kalau Masih Sayang sama Pacar, Jangan Ajak Main ke Baturraden

22 Oktober 2022
Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

22 Februari 2024
Mitos tentang Belajar Gitar yang Sama Sekali Ra Mashok

5 Mitos tentang Belajar Gitar yang Sama Sekali Ra Mashok

28 Desember 2021
Mitos Zaman Dulu yang Menakutkan bagi Perempuan terminal mojok

Mitos Zaman Dulu yang Menakutkan bagi Perempuan

5 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

3 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.