Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

4 Lagu Pop Sunda tentang Kandasnya Hubungan yang Bikin Nyeredet Hate

Yuli Fitri Nuraini oleh Yuli Fitri Nuraini
8 Februari 2022
A A
4 Lagu Pop Sunda tentang Kandasnya Hubungan yang Bikin Nyeredet Hate Terminal Mojok

4 Lagu Pop Sunda tentang Kandasnya Hubungan yang Bikin Nyeredet Hate (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kandasnya hubungan memang bisa bikin patah hati berat sekaligus kehilangan. Tak sedikit orang yang memilih healing dengan mendengarkan lagu-lagu galau. Lha? Lagi patah hati kok malah dengerin lagu galau? Bagi sebagian orang, termasuk saya, mendengarkan lagu galau justru bisa bikin perasaan lebih lega. Selain karena gejolak emosi keluar melalui tetesan air mata, mendengar lagu galau membuat orang seolah dimengerti oleh lirik lagu yang hampir mirip dengan kisah nyata.

Selain lagu pop Indonesia, saya juga sering mendengarkan lagu pop Sunda kalau lagi galau. Buat kalian yang mau dengerin juga boleh banget, kok. Tenang, jangan takut dibilang kuno. Lagu pop Sunda justru sedang ngetren lantaran banyak YouTuber yang menyanyikan ulang lagu-lagu pop Sunda lawas dengan pembawaan yang lebih kekinian. Berikut rekomendasi lagu pop Sunda tentang kandasnya hubungan.

#1 Yayan Jatnika – Mega Hideung

Mega hideung ngalangkangan (Langit hitam membayangi)
Langit ceudeum tanda arek hujan datang (Langit mendung tanda hujan akan datang)
Naha, naon anu rek diteang? (Kenapa, apa yang akan dicari?)
Kanyaah kacinta keur urang (Rasa sayang rasa cinta untuk kita)
Meureun kuring henteu ngalayah ku harta (Mungkin aku tidak berserakan harta)
Ukur banda cinta modal anu boga jang salira (Hanya ada cinta modal yang kupunya untuk kamu)

Mega hideung memiliki arti langit hitam. Lagu yang dibawakan Yayan Jatnika ini mengisahkan hubungan asmara sepasang kekasih yang kandas lantaran kekasihnya memilih orang lain yang lebih punya banyak harta.

#2 Kang Darso – Mawar Bodas

Mapay jalan satapak (Menyusuri jalan setapak)
Ngajugjug ka hiji lembur (Mendatangi ke satu tempat)
Henteu karasa capena (Tidak terasa capeknya)
Sabab aya nu diteang (Sebab ada yang dicari)

Hujan angin dor dar gelap (Hujan angin dor dar petir)
Hunteu aya keur ngiuhan (Tak ada untuk berteduh)
Sanajan awak rancucut (Meskipun badan bercucuran)
Teu paduli kajeun teuing (Tak peduli biarkan saja)

Nu penting mah asal nepi (Yang penting asal sampai)
Ka tempat anu dituju (Ke tempat yang dituju)
Rek ngalongok mawar bodas (Akan menjenguk mawar putih)
Nu moal lila ka ala (Yang tak akan lama terpetik)

Sugan tea moal gagal (Dikira tak akan gagal)
Kembang geus aya nu boga (Bunga sudah ada yang punya)
Balik teh asa hoream leumpang ge asa ngalayang (Pulang pun terasa malas berjalan pun terasa melayang)

Baca Juga:

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda

Lagu yang dibawakan Kang Darso berjudul “Mawar Bodas” ini memiliki arti mawar putih. Lagu ini menceritakan seorang pria yang mengumpamakan kekasihnya sebagai setangkai bunga mawar putih yang sebentar lagi akan ia miliki. Namun apa daya, ternyata sang wanita sudah ada yang punya. Duh!

#3 Detty Kurnia – Ulah Ceurik

Cag didieu, cag semet dieu (Cukup di sini, cukup sampai di sini)
Lalakon cinta nu urang (Cerita cinta milik kita)
Tep antepkeun, tong diguar deui (Biarkan saja, jangan diungkit lagi)
Carita cinta nu pegat (Cerita cinta yang putus)

Najan kagandrung sagunung (Walau angan segunung)
Najan duriat sajagat (Walau sayang sejagat)
Kadeudeuh nu nyanggreud pageuh (Rasa cinta yang terikat kuat)
Akhirna urang papisah, pisah (Akhirnya kita berpisah, pisah)

Ulah ceurik memiliki arti jangan menangis dalam bahasa Indonesia. Lagu yang dinyanyikan Detty Kurnia ini bercerita tentang ikatan pernikahan yang tercerai-berai. Dalam lagu ini, sang mantan suami dan istri sudah saling mengikhlaskan.

#4 Hendy Restu – Balaka

Gening enya anjeun pisah (Ternyata benar kau berpisah)
Nu mutuskeun tali asih (Yang memutuskan tali kasih)
Ceunah arek babarengan (Katanya kita akan bersama-sama)
Moal dugi pipisahan (Tak akan sampai berpisah)

Tapi anjeun nu geus jalir (Tapi kau yang sudah ingkar)
Tadina henteu percaya (Tadinya tidak percaya)
Anjeun teh robah haluan (Kau ternyata berubah haluan)
Panggih jeung asih baheula (Bertemu dengan kekasih yang dulu)
Nu kungsi ngait na ati (Yang pernah bertaut di hati)
Ayeuna tuh nyambung deui (Sekarang nyambung lagi)

Balaka memiliki arti terus terang dalam bahasa Indonesia. Lagu yang dinyanyikan oleh Hendy Restu ini mengisahkan seseorang yang hatinya hancur lantaran sang kekasih balikan dengan mantan. Duh, cocok banget nih buat kalian yang sedang mengalami hal serupa.

Nah, itulah empat rekomendasi lagu pop Sunda tentang kandasnya hubungan. Kalian bisa mencarinya di YouTube atau aplikasi streaming musik lainnya. Ingat, galau gara-gara patah hati sah-sah saja, tapi jangan kelamaan, ya!

Penulis: Yuli Fitri Nuraini
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2022 oleh

Tags: Lagu PopSunda
Yuli Fitri Nuraini

Yuli Fitri Nuraini

Suka rebahan.

ArtikelTerkait

sunda maunya dipanggil aa bukan kang mang mojok

4 Alasan Laki-Laki Sunda Nggak Mau Dipanggil ‘Kang’

22 November 2020
Menu Katering Pernikahan Sunda dan 4 Hidangan Wajib yang Selalu Muncul terminal mojok.co

Menu Katering Pernikahan Sunda dan 4 Hidangan Wajib yang Selalu Muncul

14 Januari 2021
kondangan saweran pernikahan dinda hauw MOJOK.CO

Saweran, Tradisi Pernikahan Sunda yang Sebaiknya Dihilangkan

5 Februari 2021
Suku Sunda Nggak Kuat Merantau Itu Anggapan Sesat (Unsplash)

Benarkah Orang Suku Sunda Nggak Punya Nyali untuk Merantau seperti Suku Lain?

28 Oktober 2023
Ngadulag_ Tradisi orang Sunda yang Sebaiknya Dihilangkan pada Saat Sahur terminal mojok

Bikin Resah Warga seperti Saya, Mending Tradisi Sunda ‘Ngadulag’ Dihilangkan Saja!

26 April 2021
Lagu pop Indonesia makin nggak asyik. (Unsplash.com)

Menye semua! Ketika Lagu Pop Terbaru Indonesia Makin Nggak Asyik

5 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.