Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Kuliner Absurd yang Pernah Diulas Raditya Dika dalam Acara ‘Perang Makanan’

Irfa Yani oleh Irfa Yani
3 September 2020
A A
perang makanan mencari makanan terenak raditya dika youtube review makanan kuliner tidak biasa absurd mojok.co

perang makanan mencari makanan terenak raditya dika youtube review makanan kuliner tidak biasa absurd mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Review produk endorse di kalangan influencer sudah menjadi hal lumrah akhir-akhir ini. Berbagai macam produk diulas di media sosial agar pelaku bisnis dapat mengenalkan produk mereka di masyarakat. Produk makanan menjadi salah satunya yang paling sering diulas.

Yang cukup membuat saya resah adalah ungkapan influencer dengan ulasan, “Enaknya kebangetan sampe mau meninggal.” Bagi saya akan ada banyak pertimbangan sebelum membeli produk makanan tersebut. Apa memang ada makanan yang memberikan kita sensasi rasa sakaratul maut? Atau makanan itu memang produk uji coba agar nantinya kita tidak kaget lagi saat akan berhadapan dengan malaikat pencabut nyawa?

Tetapi tidak semua influencer menggunakan cara yang berlebihan untuk memberikan ulasan terhadap produk yang mereka review. Baru-baru ini secara tidak sengaja salah satu video terbaru review makanan muncul di beranda YouTube saya. Konten itu adalah acara “Perang Makanan, Mencari yang Terenak” milik Raditya Dika.

Video yang ternyata sudah di-upload secara tidak rutin sejak dua tahun terakhir mungkin termasuk bentuk review makanan yang normal dengan produk yang tidak wajar. Selain itu saya yakin dia memberikan review yang objektif karena produk yang diulas bukan merupakan barang endorse.

Nah, berikut beberapa ulasan produk makanan ala Raditya Dika, yang sudah ditonton hingga jutaan kali. Rasanya juga dijamin nggak bikin mau meninggal kok.

Kuliner absurd yang diulas dalam “Perang Makanan” #1 Daun

Kuliner ini merupakan ulasan terbaru dalam acara “Perang Makanan”. Ada beberapa rekomendasi daun yang layak buat kamu coba. Rasa penasaran kamu mengenai dedaunan yang belum pernah kamu konsumsi terbayar lunas melalui video ini. Beberapa daun yang di-review antara lain daun singkong, daun parsley, daun mint, daun bawang, dan daun pepaya.

Nggak ada yang spesial di video itu. Bahkan sampai sekarang saya juga bingung kenapa rela mengorbankan waktu dan kuota demi menonton video itu.

Baca Juga:

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan

Kuliner absurd yang diulas dalam “Perang Makanan” #2 Bawang

Review bawang menjadi salah satu video dengan penonton terbanyak dalam deretan konten “Perang Makanan” milik Raditya Dika. Sudah ditonton hingga 3,7 juta kali hingga tulisan ini dibuat. Mungkin ini bukti ada banyak penderita hipertensi di kalangan penonton. Selain dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, salah satu jenis bawang, yaitu bawang putih, dipercaya mampu mengobati tekanan darah tinggi.

Tapi agar tidak terkecoh, tentu saja saya memilih untuk menonton langsung video tersebut dari awal hingga akhir. Dan hasilnya nihil. Tidak ada hal spesial di dalam video itu. Hanya saja kalian yang belum pernah mencicipi secara langsung macam-macam bawang akan mendapat gambaran yang cukup jelas mengenai perbedaan rasanya.

Kuliner absurd yang diulas dalam “Perang Makanan” #3 Nasi putih

Barangkali menurut kalian tidak ada spesialnya untuk me-review nasi putih. Toh, setiap hari kita juga mengonsumsinya dan rasa nasi juga dari dulu ya begitu-begitu saja. Tapi pasti nggak terpikirkan oleh kalian kan kalau nasi putih ternyata menjadi salah satu makanan mewah bagi sebagian orang. Eh, saya terlalu mendramatisir nggak sih?

Yang jelas kesimpulan dalam video itu, ternyata merek beras yang dijual di Indonesia ternyata sama sekali tidak memiliki nama yang berhubungan dengan beras atau padi. Dan nasi yang dinobatkan sebagai yang terenak adalah yang berasal dari beras merek Rojo Lele. Selain memiliki aroma seperti pandan, beras Rojo Lele juga memiliki rasa yang khas seperti nasi rumahan pada umumnya.

Buat yang baru tahu, semoga bisa menjadi rekomendasi untuk membeli beras di kemudian hari. Tapi sayangnya tidak dijelaskan di mana beras itu dapat diperoleh.

Kuliner absurd yang diulas dalam “Perang Makanan” #4 Air putih

Sejujurnya ini review paling menarik sekaligus paling berani menurut saya. Mengulas produk yang sangat-sangat sulit untuk dicari kelebihan dan kekurangannya. Beberapa produk yang diulas antara lain dengan merk Oasis, Ades, Nestle Pure Life, Evian, dan Equil.

Dan benar saja, oleh karena memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi dalam video tersebut, Raditya dan partnernya tidak dapat memutuskan produk yang terenak. Mereka hanya mampu menginfokan produk dengan harga termahal dan dari mata air pegunungan mana air itu diperoleh.

BACA JUGA Potensi Duit dari Youtube yang Nggak Diambil Soleh Solihun dan tulisan Irfa Yani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2020 oleh

Tags: Kulinerperang makananRaditya DikaYoutube
Irfa Yani

Irfa Yani

Jarang minum es.

ArtikelTerkait

Curhatan Orang yang Nggak Suka Daging Sapi, Hidup Jadi Nano-nano terminal mojok.co

Curhatan Orang yang Nggak Suka Daging Sapi, Hidup Jadi Nano-nano

2 Februari 2021
KPI

Nggak Cuma YouTube dan Netflix, Ini Media yang Juga Harus Diawasi KPI

8 Agustus 2019
Usulan Varian Indomie Baru: Rasa Tajin Palappa Khas Situbondo terminal mojok.co

Usulan Varian Indomie Baru: Rasa Tajin Palappa Khas Situbondo

27 Februari 2021
KTP Sumber Gambar YouTube BPMTP

Film KTP, Film Pendek yang Wajib Ditonton para PNS agar Makin Berdedikasi

12 September 2021
asmr

Mau Jadi YouTuber Tapi Nggak Punya Modal? Bikin Konten ASMR Aja

17 Oktober 2019
dua jam nggak ngapa-ngapain mojok

5 Makna Tersirat di Balik Konten ‘Dua Jam Nggak Ngapa-ngapain’ di YouTube

29 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.