Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

4 Kelebihan Kerja Sif Siang yang Saya Rasakan

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
12 Mei 2022
A A
4 Kelebihan Kerja Sif Siang yang Saya Rasakan Terminal Mojok.co

4 Kelebihan Kerja Sif Siang yang Saya Rasakan (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu, saya memulai petualangan saya dengan bekerja di salah satu kedai milik teman saya di bagian kitchen. Kenapa saya sebut petualangan? Ya, karena basic pendidikan saya adalah jurnalistik. Pengalaman kerja saya selama ini juga kerja kantoran yang nggak terlalu relate dengan basic pendidikan saya.

Tidak seperti kerja kantoran yang biasanya dimulai pada pukul 8 pagi dan pulang pada pukul 5 sore, kedai tempat saya bekerja baru buka pada pukul 1 siang dan tutup pada pukul 10 malam. Ternyata, ada kelebihannya kerja sif siang hari jika dibandingkan kerja di pagi hari.

ADVERTISEMENT

#1 Nggak usah riweuh pagi-pagi

Berdasarkan pengalaman saya bertahun-tahun kerja kantoran, kerja di pagi hari itu riweuh pisan, MyLov! Yang masih bujangan kayak saya aja harus bangun pagi biar nggak terlambat kerja ke kantor. Saya harus mandi, sarapan, menyiapkan bekal makan siang dengan sangat terburu-buru biar nggak terlambat masuk kerja. Daripada kena potong gaji, kan?

Nggak bakal ngelewatin kemacetan (Shutterstock.com)

Sementara yang sudah punya suami atau istri, pastinya lebih sibuk dari saya pada pagi hari. Mereka harus bangun lebih pagi dari saya biar bisa membantu pasangannya yang lagi siap-siap berangkat kerja. Ada juga yang berangkat kerja berbarengan karena tempat kerjanya satu arah.

Untuk yang sudah punya anak, pastinya lebih sibuk lagi. Mereka harus bangun lebih pagi karena harus menyiapkan kebutuhan si kecil. Ada juga yang harus menitipkan si kecil ke orang tua, mertua, atau ke daycare sebelum berangkat kerja. Ada juga yang sembari mengantarkan si kecil ke sekolah.

Nah, kalau kerja di siang hari, kita nggak harus riweuh kayak gitu lagi. Ini karena lalu lintas di siang hari cenderung lebih sepi. Jadi, persiapan sebelum berangkat kerja bisa dilakukan dengan lebih santai karena nggak dikejar-kejar waktu seperti pada pagi hari.

#2 Bisa olahraga dulu

Kelebihan lainnya kerja siang hari, saya bisa olahraga dulu di pagi hari saat tubuh saya lagi segar-segarnya. Entah sekadar lari pagi atau latihan di gym. Saya bisa lebih fokus olahraga sambil mendengarkan musik kesukaan saya dengan syahdu tidak seperti saat saya masih kerja kantoran.

Olahraga pagi? Bisa! (Shutterstock.com)

Saat masih kerja kantoran, saya memang bisa bangun lebih pagi biar bisa olahraga, tapi durasinya nggak bisa maksimal karena keterbatasan waktu. Memang, saya bisa olahraga sepulang kerja, tapi saya jadi nggak bisa nongkrong bareng teman atau gebetan, deh. Selain itu, agenda olahraga saya kerap kali harus batal karena cuaca lagi nggak bersahabat atau ada agenda nongkrong bareng teman atau gebetan.

Baca Juga:

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

#3 Bisa melakukan kegiatan lain

Kelebihan lain kerja sif siang hari, saya bisa melakukan kegiatan yang tidak bisa saya lakukan ketika kerja di pagi hari seperti menyiram tanaman, mencuci sepeda motor, hingga menulis tulisan untuk Terminal Mojok. Saya juga bisa nonton film atau main gim dulu sebelum berangkat kerja. Enak, kan?

Saya juga bisa memanfaatkan waktu kosong di pagi hari untuk antre memperpanjang STNK hingga antre memperpanjang pasport di kantor imigrasi. Saat masih kerja kantoran, kegiatan tersebut hanya bisa saya lakukan jika saya diberi izin oleh atasan saya. Kalau nggak dikasih izin, ya saya terpaksa harus ambil cuti. Pastinya, nggak asyik banget pakai jatah cuti cuma untuk urus begituan? Harusnya kan saya pakai jatah cuti untuk berlibur?

#4 Bisa pulang dengan santai

Nggak di Jakarta, nggak di Bandung, lalu lintas sore hari pada jam pulang kantor itu chaos banget, MyLov! Volume kendaraannya padat banget, udah gitu semuanya pada nggak sabaran, pada nggak mau ngalah. Belum lagi kalau hujan! Ah, pokoknya chaos banget karena semuanya pengin buru-buru sampai di rumah.

Pulang kantor nggak perlu buru-buru (Shutterstock.com)

Nah, karena saya baru selesai kerja pada pukul 10 malam, saya nggak harus riweuh pulang berkendara pada sore hari. Lalu lintas Kota Bandung pukul 10 malam cenderung sepi jadi saya bisa santai berkendara menikmati dinginnya Kota Bandung dengan syahdu. Alih-alih, saya harus bermacet-macetan seperti yang saya alami ketika masih kerja kantoran yang pulang sore-sore.

Meskipun capeknya sama, itulah empat kelebihan kerja sif siang yang saya rasakan jika dibandingkan saat saya kerja di pagi hari. Namun, mau kerja pagi, siang, atau malam, pokoknya kita harus berusaha mengerjaka apa yang kita kerjakan dengan sebaik-baiknya, MyLov!

Penulis: Raden Muhammad wisnu
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Ngakunya Butuh Kerja, tapi Pas Dikasih Info Loker kok Malah Pilih-pilih, sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2022 oleh

Tags: kerjasif siang
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

cari muka di tempat kerja

Tips Cari Muka di Tempat Kerja Biar Kariermu Moncer

22 Maret 2022
Pengalaman Pertama Merantau Kerja di Jakarta: Empat Hari Bolak-balik Tangsel-Jaktim Sudah Trauma Mojok.co

Pengalaman Pertama Merantau Kerja di Jakarta: Empat Hari Bolak-balik Tangsel-Jaktim Sudah Trauma

14 Juni 2026
Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja Mojok.co

Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja

30 Maret 2024
Konsep Kerja Pandji Pragiwaksono Emang Nggak Salah, tapi kok Gitu Amat? terminal mojok.co

Konsep Kerja Pandji Pragiwaksono Emang Nggak Salah, tapi kok Gitu Amat?

25 Januari 2021
Cari Kerja Memang Susah, tapi Bertahan di Lingkungan Kerja Toxic Juga Nggak Ada Gunanya

Cari Kerja Memang Susah, tapi Bertahan di Lingkungan Kerja Toxic Juga Nggak Ada Gunanya

30 Oktober 2025
Bersyukurlah ASN Muda yang Dipindah ke IKN

Bersyukurlah ASN Muda yang Dipindah ke IKN

22 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa (Unsplash)

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa

10 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.