Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

4 Hal yang Harus Disiapkan Pemerintah kalau PNS Diganti Robot

Andri Saleh oleh Andri Saleh
3 Desember 2021
A A
4 Hal yang Harus Disiapkan Pemerintah kalau PNS Diganti Robot terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Akhir tahun 2019 lalu, Presiden Jokowi sempat menyampaikan wacana penggunaan artificial intelligence alias kecerdasan buatan di lingkungan instansi pemerintah. Tujuannya agar bisa memangkas birokrasi, mempercepat pelayanan, dan meminimalisir pungli. Di luar dugaan, wacana itu kini ramai kembali diperbincangkan di dunia maya. Kali ini, judulnya lebih bombastis: PNS akan digantikan oleh robot.

Iya, robot.

Tolong, kamu jangan membayangkan kalau nanti di kantor pemerintah itu bakalan banyak PNS berbentuk robot macam RoboCop, Gaban, atau Bumblebee. Bukan gitu konsepnya, Hyung. Maksudnya, ada beberapa pekerjaan PNS—khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik—yang akan digantikan oleh mesin. Yaaa, konsepnya mungkin seperti mesin gerbang tol otomatis yang menggantikan para penjaga pintu tol gitu lah.

Sebagai seorang PNS, saya tentu sangat mengapresiasi ide liar dan out of the box pemerintah ini. Meski nantinya ada kemungkinan saya digantikan oleh robot-robot tadi, saya harus setuju dengan cita-cita mulia pemerintah dengan robotisasi PNS ini: memangkas birokrasi, mempercepat pelayanan, meminimalisir pungli, dan mengurangi beban negara. Fix no debat saya setuju seribu persen.

Akan tetapi, sebelum merealisasikan ide liar dan out of the box tadi, ada baiknya pemerintah memikirkan dan menyiapkan hal-hal berikut ini.

#1 Anggaran pengadaan robot

Sebelum mengganti PNS dengan robot, satu pertanyaan dasar yang paling penting: apakah anggarannya tersedia? Ingat, harga mesin cetak e-KTP saja harganya ada di kisaran 200 juta rupiah per unit. Kalau robot-robot begitu, harganya pastinya jauh lebih mahal lagi.

Pertanyaan kedua: berapa jumlah PNS yang akan digantikan oleh robot? Tinggal kalikan saja dengan harga per unitnya. Jelas butuh anggaran yang jumlahnya lebih fantastis dari proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung. Ada anggarannya? Kalau nggak ada, apa (nggak malu) mau utang lagi? Hadeh.

#2 Biaya pemeliharaan robot

Oke, anggaplah anggaran pengadaan robotnya tersedia (dari hasil utang tadi). Lalu, apakah ada anggaran untuk biaya pemeliharaan? Biaya pemeliharaan ini jangan disamakan dengan biaya pemeliharaan mobil dinas pelat merah, ya. Cemen itu mah. Harga suku cadang, jasa perbaikan, dan biaya tetek bengek pemeliharaan robot-robot tadi bisa jadi setara atau malah lebih dari gaji pokok PNS golongan I.

Baca Juga:

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

Tunjangan Kinerja buat ASN, Beban Kerja buat Honorer, di Mana Adabmu?

Jadi, alih-alih mengurangi beban negara, dengan beroperasinya robot-robot pengganti PNS ini sepertinya bakal menguras anggaran negara. Bukan hanya tiap tahun, tapi justru tiap bulan.

#3 SOP pengoperasian robot

Robot-robot tadi tentunya nggak mungkin beroperasi sendiri. Tetap saja perlu tenaga manusia untuk mengontrol dan mengawasi secara rutin bagaimana robot-robot ini bekerja. Bagaimana kalau robot-robot tadi nggak berfungsi? Bagaimana cara pemeliharaan dan perawatannya? Dan sederet masalah teknis lainnya saat robot-robot tadi beroperasi.

Makanya perlu dibuat manual book yang memuat SOP dan mitigasi risiko untuk robot-robot tadi. Juga perlu dibuat sistem kerja baru untuk para PNS yang bertugas sebagai pengontrol dan pengawas.

#4 Revisi kode etik PNS

Kalau saja robot-robot pengganti PNS itu benar-benar terwujud, maka perlu dilakukan revisi terhadap aturan disiplin dan kode etik PNS. Karena, ya, sudah nggak relevan lagi, dong. Aturan disiplin dan kode etik PNS itu kan untuk manusia, bukan robot.

Sejak dulu, PNS selalu dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Melayani dengan hati istilahnya. Nah, kalau sudah diganti dengan robot, bagaimana mungkin melayani dengan hati?

Keempat hal inilah yang perlu disiapkan (bukan cuma dipikirkan) kalau memang pemerintah mau mengganti PNS dengan robot. Kalau memang belum siap, ya jangan dipaksakan. Sudahlah, untuk sementara mending ubah saja dulu mekanisme penerimaan CPNS dan sistem pelayanannya daripada harus maksa-maksa ngutang lagi, kan? Ingat, utang kita sudah banyak, lho. Itu pun entah kapan lunasnya.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Desember 2021 oleh

Tags: artificial intelligencepemerintahpnsrobot
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial (Unsplash)

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

3 November 2025
Nggak kayak Karyawan SCBD, 5 Alasan PNS Nggak Perlu Bikin Video Flexing Kantor Terminal Mojok.co

PNS Kaya Nggak Melulu karena Korupsi, Ini 5 Alasan PNS Bisa Kaya

26 November 2022
Kata Siapa Gaji Guru Swasta itu Bercanda? Gaji Kami Gede kok (Syarat dan Ketentuan Berlaku)!

Andai Gaji Guru Naik, Berapa Persentase Kenaikan yang Ideal? Apakah Bisa Sebanyak Tukin Kementerian?

25 September 2024
PNS Brengsek Tendang Motor Perempuan (Unsplash.com)

PNS Brengsek Tendang Motor Perempuan, ketika Arogan dan Kegoblokan Jadi Hal Biasa

14 September 2022
anak muda jadi ASN. Pedoman Biar Lolos CPNS 2019: dari Pilih Formasi sampai Ngerjain Testnya!

Virus Corona bikin Anak Muda Mikir Ulang buat Kerja Jadi ASN

30 Mei 2020
Transformers: Rise of the Beasts Kembalinya Fitrah Robot Sebagai Hiburan Anak-anak

Transformers: Rise of the Beasts, Kembalinya Fitrah Robot Sebagai Hiburan Anak-anak

13 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli Mojok.co

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

22 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.