Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Gunung di Kabupaten Magelang yang Bisa Didaki

Taufik oleh Taufik
19 Januari 2022
A A
4 Gunung di Kabupaten Magelang yang Bisa Didaki terminal mojok.co

4 Gunung di Kabupaten Magelang yang Bisa Didaki (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selain Gunung Tidar yang terkenal itu, Kabupaten Magelang, punya beberapa gunung yang direkomendasikan untuk kalian yang suka dengan olahraga hiking. Gunung-gunung yang akan saya sebutkan berikut ini, punya jalur pendakian berbeda-beda. Baik dari basecamp dan wilayah administrasinya.

Gunung untuk kegiatan pendakian yang masuk wilayah Kabupaten Magelang ini rata-rata berada pada ketinggian di atas 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bahkan, dua di antaranya mencapai ketinggian 3.000 mdpl. Berikut gunung di Kabupaten Magelang tersebut.

#1 Gunung Andong

Puncak Gunung Andong ada di ketinggian 1.726 mdpl yang dapat diakses dari 6 jalur berbeda. Keenam jalur tersebut yakni Basecamp Kembangan dan Kudusan yang masuk Kecamatan Grabag. Sedang akses lainnya, yakni Basecamp Temu, Gogik, Pendem, dan Sawit ada di Kecamatan Ngablak.

Dengan biaya masuk berkisar Rp10.000-Rp20.000, kamping di Gunung Andong yang berada di area puncak biasanya dapat ditempuh dalam perjalanan 1-3 jam. Kalau Anda mencapai puncak lebih dari waktu tersebut, biasanya karena satu dan lain hal.

Pada kondisi cuaca bagus, puncak Gunung Andong akan menampilkan pemaandangan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di tenggara. Di arah barat, kita akan disuguhi pemandangan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, serta pegunungan yang mengelilingi Wonosobo. Ke arah utara, pemadangan Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran akan sedikit malu-malu menampakkan puncaknya.

#2 Gunung Telomoyo

Secara administrasi, Basecamp Gunung Telomoyo (via Arsal atau Via Watu Gupit) masuk di wilayah Kabupaten Semarang. Memang, basecamp Arsal Gunung Telomoyo ini masuk ke wilayah administrasi Kabupaten Semarang. Namun, yang lucu dari pendakian Gunung Telomoyo via Arsal ini adalah di pos 4 (yang biasanya akan dijangkau setelah hiking selama 1-2 jam), kita akan menemukan tugu batas. Ya, itu adalah tugu batas antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang. Keren kali, Bah!

Di area ketika para pendaki bisa mendirikan tenda, biasanya kita akan langsung disuguhkan pemandangan Gunung Merbabu dan Rawa Pening. Area kamping ini sendiri terletak di ketinggian 1.600an mdpl dan masih butuh sekitar 30 menit lagi untuk bisa mencapai puncak di ketinggian 1894 mdpl.

#3 Gunung Merbabu

Setidaknya, Gunung Merbabu punya lima basecamp resmi jalur pendakian. Gunung ini katanya punya view sabana gunung paling keren di Jawa Tengah (walau menurut saya masih kalah dengan view sabana di Pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho).

Baca Juga:

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Pendakian di Merbabu biasanya akan memakan waktu sekitar 6-9 jam dari basecamp sampai puncak. Untuk waktu tersebut bisa berubah, tergantung banyak hal. Salah satunya, apakah Anda pendaki pemula atau sudah pro?

Gunung Merbabu punya 7 puncak. Para pendaki biasanya lebih familier dengan 3 puncak, yakni Puncak Kenteng Songo (yang paling terkenal), Puncak Triangulasi yang berada di ketinggian 3.142 mdpl, dan Puncak Syarif yang ada di ketinggian 3.120 mdpl. Ketiga puncak ini bisa dijangkau hanya dengan satu jalur pendakian. Misalnya, kita nanjak melalui Jalur Suwanting, kita akan sampai ke Puncak Kenteng Songo dan Puncak Triangulasi yang kebetulan bersebrangan. Nah, di sebelah utara kedua puncak ini, ada puncak Syarif yang dapat dijangkau dalam waktu sekira 15-20 menit jalan.

#4 Gunung Sumbing

Gunung satu ini punya begitu banyak jalur pendakian. Kalau ditotal, kira-kira ada 12 jalur pendakian Gunung Sumbing. Dari 12 jalur tersebut, tiga jalur pendakian ada di Kabupaten Magelang. Berikut rinciannya.

Pertama dan yang paling terkenal, Jalur Kaliangkrik di Dusun Butuh. Di sini terkenal dengan Nepal van Java-nya. Kedua, ada Basecamp Adipuro yang tidak terlalu jauh dari Jalur Kaliangkrik. Ketiga, Basecamp Mangli yang juga hanya berjarak sekitar 6 kilometer.

Semua basecamp pendakian Gunung Sumbing yang masuk administrasi wilayah Kabupaten Magelang ini berada di dalam satu kecamatan, yakni Kecamatan Kaliangkrik. Untuk pendakian Gunung Sumbing dari semua basecamp di Kaliangkrik ini, biasanya akan memakan waktu tempuh 6-10 jam untuk sampai puncak yang berada di ketinggian 3.371 mdpl.

Lantas, gunung di Kabupaten Magelang manakah yang akan kamu daki dalam waktu dekat?

Penulis: Taufik
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2022 oleh

Tags: gunungkabupaten magelangpendakian
Taufik

Taufik

Ide adalah ledakan!

ArtikelTerkait

Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

4 Pertanyaan yang Bikin Warga Wonogiri Naik Darah

29 Oktober 2024
mitos mendaki gunung pendakian mojok

Mitos, meski Tidak Rasional, Tetap Merupakan Kunci Selamat dalam Mendaki Gunung

19 Juli 2020
Nggak Masalah Magelang Nggak Punya Bandara, Memang Nggak Perlu

Nggak Masalah Magelang Nggak Punya Bandara, Memang Nggak Perlu

25 Januari 2025
Pikirkan Hal-hal Ini Sebelum Naik Gunung, Jangan FOMO dan Cuma Ikut-ikutan Mojok.co

Pikirkan Hal-hal Ini Sebelum Naik Gunung, Jangan FOMO dan Cuma Ikut-ikutan

16 Oktober 2024
gunung di bandung mojok.co

Rekomendasi 3 Gunung di Bandung yang Bisa Didaki Pemula

23 Maret 2022
2 Mangli di Kabupaten Magelang Serupa tapi Tak Sama, Jangan Sampai Terkecoh!

2 Mangli di Kabupaten Magelang Serupa tapi Tak Sama, Jangan sampai Terkecoh!

2 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter, Dihina tapi Jadi Motor Tangguh dan Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.