Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

4 Dosa Mahasiswa Semester Akhir yang Bikin Kuliah Nggak Kelar-kelar

Erfransdo oleh Erfransdo
20 Juli 2025
A A
4 Dosa Mahasiswa Semester Akhir yang Bikin Kuliah Nggak Kelar-kelar

4 Dosa Mahasiswa Semester Akhir yang Bikin Kuliah Nggak Kelar-kelar

Share on FacebookShare on Twitter

Jadi mahasiswa semester akhir itu tentu tidak mudah meskipun sudah tidak ada lagi mata kuliah kecuali buat mereka yang memang punya utang SKS. Meskipun dosen pembimbing menentukan apakah kamu bisa lulus cepat atau tidak, tapi tetap saja kamu sendiri lah yang menentukan bagaimana nasib kamu ke depannya.

Tapi, sebelum bahas mahasiswa akhir lebih jauh, kita sepakati dulu, mahasiswa akhir itu sebenarnya apa indikatornya. Sebab, banyak yang masih bingung terkait hal tersebut.

Begini ya. Mahasiswa semester delapan sudah bisa dianggap sebagai mahasiswa semester tua karena pada semester tersebut mahasiswa sudah disibukkan dengan skripsi agar bisa lulus. Bahkan beberapa di antara mereka sudah ada yang menyelesaikan kuliahnya di semester tujuh alias lulus tiga setengah tahun. Cumlaude pula.

Di atas semester tersebut, jelas makin masuk golongan mahasiswa fosil. Dan artikel ini membedah kenapa masih banyak mahasiswa semester akhir yang nggak kunjung kelar, bahkan, bisa disebut ini adalah dosa. Nah, banyak mahasiswa yang kuliahnya nggak kelar-kelar karena melakukan beberapa dosa berikut ini.

Mahasiswa tidak berani menghubungi dosen pembimbing karena beragam alasan

Hal pertama yang sering dialami mahasiswa saat akan mulai mengerjakan skripsi adalah tidak ada keberanian untuk menghubungi dosen pembimbing. Belum dimulai tapi sudah takut duluan karena khawatir menerima topik yang sulit atau karena dosen bersangkutan yang tidak diharapkan oleh mahasiswa tersebut.

Siapa pun dosen pembimbingmu, usahakan untuk segera menghubunginya saat akan memulai penelitian. Tanpa menghubunginya, dosen tersebut tidak akan tahu kalau kamu adalah mahasiswa bimbingannya. Dengan begitu, maka penelitian kamu akan tertunda bahkan membuat kamu harus menambah semester yang artinya nggak bisa selesai kuliah empat tahun.

Menghilang saat sudah sidang seminar proposal

Sidang seminar proposal menjadi angin segar agar penelitian bisa segera dilakukan dan hal tersebut menjadi kemajuan dalam menyelesaikan skripsi. Namun, banyak mahasiswa yang malah menghilang usai melaksanakan sidang proposal. Alasannya pun beragam, ada yang malas, tidak mengerti harus melakukan apa setelah sidang, sampai berkutat di revisian.

Berdasarkan pengalaman pribadi, banyak teman penulis yang jarak antara sidang proposal dengan sidang hasilnya lebih dari satu tahun. Padahal kalau dikerjakan dengan serius tidak akan memakan banyak waktu. Tapi karena beberapa alasan, skripsi pun malah terbengkalai meskipun sudah melakukan sidang proposal di semester tujuh.

Baca Juga:

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

Tidak segera mengolah data saat penelitian sudah selesai

Umumnya penelitian untuk jenjang sarjana memakan waktu 3-4 bulan, bahkan ada yang kurang, tergantung objek penelitiannya. Dosa mahasiswa semseter akhir saat sudah menyelesaikan penelitian adalah tidak langsung mengolah datanya. Istirahat satu minggu wajar-wajar saja, tapi kalau ditinggalkan selama berbulan-bulan maka skripsi pun akan usang. Saat akan mengolah data, jadi lupa apa yang harus dilakukan.

Jika data-datanya sudah ada dan software sudah tersedia, biasanya mengolah data itu tidak sesulit yang dibayangkan jika berani untuk memulainya. Namun, beberapa di antara mereka tidak segera mengolah data karena mager sehingga terus menunda-nunda yang pada akhirnya tidak kunjung sidang sampai harus menambah semester.

Mahasiswa semester akhir keasyikan bekerja hingga skripsi terlupakan

Saat sudah memasuki semester tua, banyak mahasiswa yang memilih untuk bekerja sambil skripsian. Ada yang bekerja part-time ada pula bahkan yang bekerja secara full-time. Saya sendiri merasakannya. Merasa sudah nyaman dengan pekerjaan dan mendapatkan gaji saat masih kuliah, skripsi pun menjadi terlupakan karena terlalu asyik bekerja. Padahal, kewajiban sebagai mahasiswa belum diselesaikan.

Bekerja saat kuliah tidak ada buruknya, justru itu menjadi angin segar agar memiliki pengalaman sebelum lulus. Namun, alangkah baiknya dibagi waktunya untuk menyelesaikan skripsi sehingga dapat lulus tepat waktu. Jika keasyikan bekerja, skripsi pun akan terlupakan sehingga kuliah pun nggak kelar-kelar. Bahkan ada beberapa di antaranya yang memilih DO karena sudah merasa cukup dengan pekerjaannya sehingga tidak perlu lagi menyelesaikan kuliah. Sayang, sih.

Itulah beberapa dosa mahasiswa semester akhir yang menyebabkan kuliah mereka nggak kelar-kelar alias menjadi donatur kampus. Apakah kamu salah satunya?

Penulis: Erfransdo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mahasiswa Akhir kok Alergi Ditanya tentang Skripsi, Pola Pikirnya Itu Lho, Remuk!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2025 oleh

Tags: mahasiswa semester akhirseminar proposalSkripsi
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Skripsi Bukan Dijual, Bisa Jadi Masuk Jadwal Retensi Arsip (JRA)

23 Juli 2020
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Kutipan dalam Karya Tulis Banyak, tapi Argumen Pribadinya Nol

24 Februari 2021
mengerjakan skripsi kuliah sidang skripsi Kiat Merampungkan Skripsi dari Kisah Pewayangan Bambang Ekalaya MOJOK.CO

Skripsi Nggak Kunjung Selesai? Mari Contoh Kisah Pewayangan Bambang Ekalaya

12 Agustus 2020
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang

4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres

17 Januari 2025
Dear Dosen Pembimbing, Menerima Revisi Skripsi dalam Bentuk Hard Copy Itu Merepotkan Mojok.co

Dosen Pembimbing Serba ACC Itu Menyebalkan: Skripsi Memang Jadi Lancar, tapi di Sidang Bakal Dihajar!

17 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang

27 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

26 Januari 2026
Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

28 Januari 2026
Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

26 Januari 2026
Cara Pilih Kursi Kereta Api Paling Enak, Jangan Asal supaya Nggak Menyesal Mojok.co

Cara Pilih Kursi Kereta Api Paling Nyaman, Jangan Asal supaya Nggak Menyesal

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.