Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 “Dosa” Indomaret dan Alfamart yang Bikin Kesal Pelanggan

Lady Azhura Kayoobi oleh Lady Azhura Kayoobi
8 November 2025
A A
4 “Dosa” Indomaret dan Alfamart yang Bikin Kesal Pelanggan Mojok.co

4 “Dosa” Indomaret dan Alfamart yang Bikin Kesal Pelanggan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indomaret dan Alfamart adalah penyelamat banyak orang. Suka tidak suka kita harus mengakui, bahwa banyak sisi kehidupan kita terbantu dengan kehadiran dua jaringan minimarket ini. Kita bisa sewaktu-waktu berbelanja barang yang dibutuhkan. Di lain kesempatan kita bisa menumpang toilet hingga merenung di kursi besinya. 

Sayangnya di tengah kehadirannya yang begitu membantu, Indomaret dan Alfamart melakukan “dosa-dosa” yang merugikan pelanggan. “Dosa-dosa” Indomaret dan Alfamart ini berdasar pengalaman saya ya. Bisa jadi kalian tidak pernah dan tidak akan mengalaminya. Sebab, mungkin saja saya baru zonk. 

#1 Mendonasikan kembalian receh

“Kembaliannya mau didonasikan, Kak?” Mungkin jadi salah satu kalimat yang paling sering didengar selain ucapan selamat datang di Indomaret atau Alfamart. Jadi setiap ada kembalian receh, entah itu Rp100 atau Rp200, petugas kasir bakal menawarkan pelanggan untuk mendonasikannya. Bahkan, terkadang, kembalian Rp500 pun diminta untuk didonasikan. 

Namanya juga penawaran, tentu saja saya bisa menolaknya. Hanya saja, rasanya tidak enak saja. Ada perasaan “takut berbeda” terlebih ketika ada antrean panjang di belakang ketika membayar. Saya yakin banyak pelanggan lain seperti saya, enggan menolaknya karena tidak enak atau malas repot. Bukan karena benar-benar ingin berdonasi. 

Selain itu, saya merasa Indomaret dan Alfamart kurang transparan dalam melaporkan donasinya. Saat membayar donasi tersebut, saya tidak benar-benar tahu duitnya mengalir ke mana. Okelah tersedia informasi di masing-masing laman perusahaan, tapi info ini baru diketahui pelanggan ketika benar-benar mencarinya. Tidak pernah disebutkan ketika dimintai donasi. 

Bukan bermaksud pelit atau bagaimana, tetapi uang “receh” pun sangat berarti buat saya. Kalau uang 100, 200 atau 500 Rupiah dikumpulkan, setidaknya hasilnya lumayan. Lagipula, program donasi yang dilakukan sepihak oleh Indomaret atau Alfamart kurang transparan dan tidak ditunjukkan pada pelanggan.

#2 Mesin kasir Indomaret dan Alfamat jarang dimaksimalkan 

Mesin kasir yang kurang dimaksimalkan kerap saya temui di beberapa gerai Indomaret dan Alfamart, terutama gerai yang berukuran besar. Saya heran sendiri kenapa mereka jarang memaksimalkan jumlah kasir yang ada. Misal ada dua kasir, yang aktif melayani pembayaran hanya satu kasir saja. Padahal, seperti yang kita tahu, ukuran gerai yang besar biasanya punya lebih banyak pembeli. 

Saya sering berdiri bingung di depan meja kasir, sebab dua karyawan yang mengoperasikan dua komputer berbeda terlihat sibuk sendiri saat saya mau membayar belanjaan. Kalau saya berdiri di meja sebelah kiri, saya diarahkan pada meja kasir sebelah kanan. Tetapi, saat saya ada di bagian kasir yang satu, seringkali saya harus menunggu “mbak” atau “mas” kasir mempersilakan saya untuk meletakkan barang belajaan. Menurut saya, pihak Indomaret dan Alfamart harus mengevaluasi hal ini agar tidak membuat para pelanggan kecewa dan terbuang waktunya.

Baca Juga:

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

#3 Promo Indomaret dan Alfamart hanyalah akal-akalan aja

Indomaret dan Alfamart sering mengadakan promo atau diskon. Salah satu yang selalu berhasil menarik perhatian saya adalah promo JSM (Jum’at Sabtu Minggu). Tetapi, setelah saya bandingkan, sebenarnya harga promo untuk beberapa produk di Indomaret atau Alfamart tidak ada selisih signifikan dengan harga di pasar atau toko sembako umumnya.

Terkadang, saya menemukan produk promo lebih murah selisihnya Rp2.000 sampai Rp3.500 Rupiah, tetapi harga promo yang ditawarkan adalah harga umum di pasaran. Seringkali, para karyawan mengakali produk yang kurang laku dan mendekati masa kadaluarsa dipromokan potongan harga yang menggiurkan. Padahal, kalau pelanggan tidak teliti, mereka akan tergiur konsumsi belanja impulsif yang merugikan diri sendiri.

#4 Kasir yang tidak jujur dan uang kembalian tidak sesuai

Dosa terbesar yang dilakukan oleh kasir Indomaret dan Alfamart, yang sangat tidak bisa dimaafkan adalah mereka tidak memberi uang kembalian sesuai nominal pada struk belanjaan. Para pelanggan sangat sering mengabaikan dan tidak meneliti uang kembalian mereka dan catatan struk belanjaan. Hal tersebut dimanfaatkan oleh kasir Indomaret dan Alfamart.

Saya beberapa kali menerima uang kembalian yang tidak sesuai. Contoh saja, saya pernah membeli produk minuman mineral botol harga Rp3.800, saya membayarkan uang Rp10.000 pada kasir, tetapi kasir hanya memberi kembalian Rp6.000. Uang “receh” sejumlah Rp200 Rupiah tidak saya terima. Saya mencoba paham dan tidak menegur, berpikir mereka lebih butuh. Tetapi, sepertinya “budaya” tersebut memang tidak bisa dihapus. Mungkin mereka menyumbangkankannya, tapi sayangnya, hal ini tidak diinformasikan ketika membayar. 

Kejadian lebih buruk, kasir memasukkan item yang tidak dibeli ke dalam struk. Ini belum pernah saya alami, tapi sempat viral. Memang, harga item yang dimasukkan tidak besar atau mahal, misal plastik atau hal lain. Namun, tindakan ini mencoreng kepercayaan pembeli terhadap pegawai dan tempat belanja.  

Di atas beberapa “dosa” Indomaret dan Alfamart yang bikin kesal. Sekali lagi, ini pengalaman saya pribadi di beberapa gerai saja ya, jadi tidak bisa dipukul rata. Hanya saja, semoga cerita pengalaman buruk ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk Indomaret dan Alfamart dan bagi siapa saja yang hendak mengelola minimarket. 

Penulis: Lady Azhura Kayoobi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Jajanan Anak Indomaret yang Bikin Anak Merengek, Kinder Joy Bukan Satu-satunya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 November 2025 oleh

Tags: alfamartindomaretKaryawankasirminimarketpembeli
Lady Azhura Kayoobi

Lady Azhura Kayoobi

ArtikelTerkait

4 Sereal Indomaret yang Cocok untuk Anak Kos, Praktis dan Nggak Bikin Dompet Menangis Mojok.co

4 Sereal Indomaret yang Cocok untuk Anak Kos, Praktis dan Nggak Bikin Dompet Menangis

17 Februari 2025
5 Barang yang Nggak Ada di Indomaret dan Saya Harap Bisa Dijual di Sana

5 Barang yang Nggak Ada di Indomaret dan Saya Harap Bisa Dijual di Sana

2 Juni 2025
Selain Kinder Joy, Ini 6 Barang yang Meresahkan di Indomaret Terminal Mojok.co

Selain Kinder Joy, Ini 6 Barang yang Meresahkan di Indomaret

14 April 2022
Saya Pernah Ngutil Pomade di Indomaret dan Saya Menyesal terminal mojok.co

Gini Rasanya Kerja di Indomaret, Nggak Boleh Malas dan Harus Multitalent

28 Juli 2020
Kursi Besi Indomaret Tempat Terbaik untuk Merenungi Hidup Mojok.co

Kursi Besi Indomaret Tempat Terbaik untuk Merenungi Hidup

10 Agustus 2024
Kopi Baper Kopi Botol ala Indomaret Point Coffee yang Nggak Bakal Bikin Baper Terminal Mojok

Kopi Baper: Kopi Botol ala Indomaret Point Coffee, Dijamin Nggak Bakal Bikin Baper

6 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Gagal Kuliah Kedokteran karena Bodoh dan Miskin, Malah Dapat Telepon Misterius dari Unair di Detik Terakhir Pendaftaran
  • Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif
  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua
  • Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali
  • Gaya Hidup Pemuda di Desa Saat Ini bikin Kaget: Habiskan Gaji Kecil buat Ikuti Tren Orang Kaya, Target Kerja Sebatas buat Beli iPhone Lalu Resign

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.