3 Rekomendasi Anime Robo Mecha yang Tayang di Netflix dan Layak Ditonton – Terminal Mojok

3 Rekomendasi Anime Robo Mecha yang Tayang di Netflix dan Layak Ditonton

Artikel

Seto Wicaksono

Di usia saya yang mendekati kepala tiga, saya masih suka nonton anime di sela-sela kegiatan, di waktu istirahat, bahkan sebelum tidur. Saya nggak peduli pendapat orang lain tentang kebiasaan yang satu ini. Lagipula, bagi saya, nonton anime sudah seperti me time sekaligus stress release di tengah penatnya menjalani aktivitas sehari-hari. Jadi, rasanya nggak berlebih-lebihan amat ketika saya berhasil menemukan kebahagian kecil agar tetap punya semangat melakukan rutinitas.

Sudah sejak lama, genre anime yang paling saya favoritkan adalah robo mecha. Salah satu genre yang menghadirkan pertarungan antar robot di setiap episode-nya. Bentuk robot yang terlihat keren dan/atau futuristik, menjadi salah satu alasan saya masih betah menonton salah satu jenis anime ini.

Saat ini, pasar anime bergenre robo mecha semakin banyak penggemarnya dengan segala alur ceritanya. Tidak terbatas dan dikuasai oleh Gundam saja. Ada banyak yang bahkan punya visual serta alur cerita mengesankan dan layak diikuti. Berikut tiga rekomendasi anime robo mecha yang bisa kalian tonton di Netflix:

Rekomendasi anime robo mecha di Netflix #1 Gundam Iron Blooded Orphans

Salah satu serial Gundam terbaik yang pernah diciptakan ini tidak bisa dilewatkan begitu saja. Kali pertama tayang pada 2015. Iron Blooded Orphans terbagi menjadi dua season dengan total 50 episode, keseluruhan alur ceritanya sangat menarik, greget, dengan twist yang membikin penontonnya terkesima.

Dari sisi alur cerita, sebetulnya masih serupa dengan serial Gundam sebelumnya. Ia menekankan pada konflik politik antar kelompok yang berbeda sehingga saling mempertahankan keyakinan masing-masing untuk mencapai satu tujuan. Meski pertarungan antar Gundam tidak sementereng serial lainnya, versi Iron Blooded Orphans sangat menarik dari sisi drama.

Latar belakang tempat yang digunakan sama seperti serial Gundam pada umumnya, bumi dan luar angkasa. Ia tetap mempertahankan sisi futuristik. Satu hal yang membedakan dan menjadi daya tarik tersendiri dari serial Iron Blooded Orphans adalah strategi pertempuran lebih kental dan jelas. Selain itu, lebih banyak pertempuran jarak dekat dibanding jarak jauh.

Satu yang pasti, 50 episode-nya nggak akan bikin kalian cepat bosan mengikuti alur ceritanya dari awal sampai tamat.

Rekomendasi anime robo mecha di Netflix #2 Tengen Toppa Gurren Lagann

Diproduksi pada 2007, anime ini berjumlah total 27 episode. Tengen Toppa Gurren Lagann sangat lugas dalam memaparkan isi cerita dari awal hingga akhir. Nggak bertele-tele. Setiap episode punya alur cerita yang berdiri sendiri. Jadi, kalaupun episode sebelumnya terlewat atau tidak ditonton, kalian masih paham dengan alur ceritanya.

Pertarungan antar mecha digambarkan secara epik. Sangat menarik. Yakin, deh, visual yang ditampilkan akan sangat memanjakan para penontonnya.

Secara keseluruhan, alur ceritanya sangat emosional. Hal ini juga ditopang oleh penggambaran karakter yang sangat pas. Opening, closing, hingga backsound musiknya pun sangat klop dengan perasaan emosional tersebut.

Hal menarik lain dari Tengen Toppa Gurren Lagann, setiap episode punya quotes bagus yang mendukung alur ceritanya.

Rekomendasi anime robo mecha di Netflix #3 Neon Genesis Evangelion

Barangkali, dari sisi alur cerita, Evangelion terbilang dark. Bagi sebagian orang, mungkin akan membikin nggak nyaman. Lantaran, dari awal hingga tamat, mau pada versi serial atau movie, hampir tidak ada scene yang menunjukkan keceriaan, menyenangkan, atau sebangsanya. Sebaliknya, justru lebih banyak menampilkan kemurungan dari sekelompok remaja yang menjadi pilot robot Evangelion.

Tayang perdana pada 1995, tidak menjadikan anime ini terbelakang dari sisi alur cerita. Saran saya, selama menonton anime ini, baik yang serial maupun movie, kalian wajib fokus. Sebab, jika tidak, benang merah antar scene pada setiap episode satu dan lainnya akan terlewat begitu saja.

Dari sisi pertempuran antar robot, boleh dikatakan bahwa Neon Genesis Evangelion cukup brutal dan sadis. Sakit yang dirasakan oleh setiap pilot robot Evangelion seakan mendekati nyata.

FYI, hal menarik lainnya dari Neon Genesis Evangelion, ceritanya selalu membikin penontonnya mbatin, berasumsi sendiri, sekaligus bertanya-tanya, “Ini ending sebenarnya gimana, ya? Arah ceritanya ke mana? Maksud dari keseluruhan ceritanya apa?”

Sumber Gambar: YouTube Big 14

BACA JUGA Tips agar Transaksi Membeli Gunpla secara Online Aman dan No Tipu-tipu dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Baca Juga:  'La Casa de Papel' Versi Korea Sebenarnya Tidak Perlu Dibuat
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
2


Komentar

Comments are closed.