Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Kesalahan Umum Penulisan Bahasa Inggris yang Terjadi di Sekitar Kita

Muhammad Bintang Aldijana oleh Muhammad Bintang Aldijana
15 Februari 2021
A A
3 Kesalahan Umum Penulisan Bahasa Inggris yang Terjadi di Sekitar Kita
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak sekali tipe kesalahan umum penulisan bahasa Inggris yang bisa kita temui dalam keseharian kita. Sejak belajar bahasa Inggris dari bangku sekolah sampai kuliah, saya pun masih menemui tipe kesalahan umum yang digunakan orang dengan pola yang sama di mana-mana.

Saya tidak bermaksud untuk menjadi “polisi bahasa” atau semacamnya yang hendak mencari-cari kesalahan orang dalam berbahasa. Tapi, dengan menuliskan tipe kesalahan umum penulisan bahasa Inggris ini setidaknya bisa memberi pemahaman tentang apa saja kesalahan berbahasa Inggris di sekitar kita yang bisa dihindari agar tidak terus diulangi.

Penggunaan to be

Tipe kesalahan pertama yang sering kita temui adalah penggunaan to be dalam kalimat berbahasa Inggris. Bagi yang lupa, saya ingatkan to be itu contohnya adalah  “is, am, are” yang mengikuti kata ganti subjek tertentu dalam present tense. Dalam present tense, kata ganti “I” jelas memakai to be “am” yang tidak dipakai oleh kata ganti subjek lainnya. Kata ganti “you” dan kata ganti orang ketiga jamak “we” dan “they” selalu memakai “are”. Sementara itu, kata ganti orang ketiga tunggal (he, she, dan it) selalu memakai “is”.

Nah, dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari, penggunaan to be ini lah yang saya katakan sering “bermasalah” dalam praktiknya. Saat merujuk kata ganti kamu (you), misalnya, predikat to be yang sering digunakan adalah “is” bukannya malah “are”. Contohnya saat orang ingin mengatakan “kamu cantik” malah menggunakan “You is beautiful.” Padahal, kalau menggunakan kaidah bahasa Inggris yang baik dan benar, kalimat yang seharusnya digunakan ialah “You are beautiful.”

Kesalahan penggunaan to be ini juga sering terjadi pada ungkapan yang mengandung kata kerja. Dalam bahasa Inggris, penggunaan kata kerja bentuk dasar seperti “go, eat, run” tidak boleh didahului to be (is, am, are) kecuali kata kerjanya diubah dalam bentuk kontinu (going, eating, running). Namun, yang sering terjadi adalah penggunaan to be saat mengungkapkan kalimat yang mengandung kata kerja bentuk dasar.

Contoh yang banyak terjadi, ya, misalnya saat orang mengatakan “I am come” untuk mengatakan “Aku datang”  atau “I am forget” untuk mengatakan “Aku lupa”. Padahal, yang benar justru cukup mengatakan “I come” atau “I forget” saja. Atau kalau ingin menunjukkan peristiwa yang sedang terjadi bisa menggunakan kalimat “I am coming”. Untuk kata “forget” sendiri, sangat jarang digunakan dalam bentuk kontinu (forgetting) karena artinya menjadi “sedang lupa” yang mana tidak lazim dalam bahasa Inggris.

Penggunaan kata kerja bersubjek orang ketiga tunggal

Tipe kesalahan penulisan bahasa Inggris berikutnya yang sering kita temui adalah penggunaan kata kerja untuk kata ganti orang ketiga tunggal (he, she, it). Dalam bahasa Inggris, kata kerja yang mengikuti kata ganti “he, she, it” haruslah ditambahkan imbuhan -s dalam ungkapan yang merujuk pada hal yang lazim atau terjadi di masa sekarang (present tense). Namun, yang banyak terjadi di sekitar kita hal ini seringkali diabaikan. Bahkan, sejauh pengamatan saya, tipe kesalahan ini juga dilakukan oleh orang-orang yang terpelajar (baca: sudah merasa bisa berbahasa Inggris).

Contohnya, saat orang ingin mengatakan “dia pergi ke sekolah”, kalimat yang mesti digunakan adalah “He goes to school” untuk subjek orang ketiga tunggal laki-laki atau “She goes to school untuk subjek orang ketiga tunggal perempuan. Namun, yang seringkali terjadi adalah penggunaan kata kerja tanpa embel-embel atau imbuhan -s atau -es dalam kalimat bersubjek orang ketiga tunggal, menjadi “He go to school” atau “She go to school”.

Baca Juga:

Apa Urgensi Belajar Bahasa Portugis? Ketemu Bahasa Inggris Aja Masih Nangis!

Tanpa Les, Tanpa Bimbel: Cerita Mahasiswa yang Selalu Dapet Skor TOEFL 500-an Berbekal Nonton Film dan Main Video Game

Penggunaan modal atau pengandaian

Tipe kesalahan penulisan bahasa Inggris selanjutnya yang lazim terjadi di sekitar kita adalah penggunaaan modal atau pengandaian. Dalam bahasa Inggris, modal terdiri dari “can, may, will, must” yang mempunyai bentuk past atau lampau (“could” untuk bentuk lampau “can”, ”might” untuk bentuk lampau “may”,  “would” bentuk lampau dari “will”, dan “had to” sebagai bentuk lampau dari “must”). Namun, kesalahan dalam penggunaan modal banyak sekali terjadi.

Penggunaan dari modal di atas baik dalam bentuk present maupun past haruslah langsung diikuti dengan kata kerja bentuk asli (Verb 1). Berbeda dengan penggabungan dua kata kerja dalam bahasa Inggris yang harus disambung dengan preposisi “to” (contoh: I want to go to the beach) atau mengubah kata kerja yang terakhir dalam bentuk kontinu atau gerund (contoh: I consider playing football around the beach).

Dalam penggunaan modal di sekitar kita, seringkali kata kerja yang mengikutinya disambung dengan preposisi “to” atau kata kerja berbentuk “-ing” yang justru malah tidak tepat. Padahal, penggunaan modal ini adalah salah satu ungkapan yang paling simple dalam bahasa Inggris.

Contohnya, kalau orang ingin mengatakan “aku bisa berenang” cukup dengan kalimat “I can swim” tanpa embel-embel yang lain. Namun, yang sering terjadi kalimat yang menggunakan modal malah ditambahi dengan preposisi “to” menjadi “I can to swim”, atau kata kerja diubah ke bentuk –ing menjadi “I can swimming” yang benar-benar tidak perlu.

Dari tipe kesalahan umum dalam berbahasa Inggris di atas, mungkin beberapa di antaranya sering atau pernah juga ditemui di sekitar kalian dengan berbagai variasinya. Berbagai kesalahan berbahasa Inggris dengan pola-pola tipe di atas akan banyak sekali ditemui. Meskipun pola-pola itu adalah dasar untuk berbahasa Inggris yang baik dan benar, nyatanya masih tak jarang orang mengulangi kesalahan yang sama dari dulu hingga sekarang.

BACA JUGA Berani Ngomong Bahasa Inggris Harusnya Diapresiasi Bukan Dibully dan tulisan Muhammad Bintang Aldijana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2021 oleh

Tags: Bahasa Inggrispenulisan bahasa inggris
Muhammad Bintang Aldijana

Muhammad Bintang Aldijana

Lulusan Sastra Inggris UIN Malang. Saat ini bekerja sebagai tutor di Kampung Inggris Pare.

ArtikelTerkait

Gelar Kampung Inggris yang Membebani Warga Pare

Gelar Kampung Inggris yang Membebani Warga Pare

30 Januari 2022
6 Rekomendasi Kanal YouTube Belajar Bahasa Inggris untuk Anak-anak Selain Cocomelon

6 Rekomendasi Kanal YouTube Belajar Bahasa Inggris yang Cocok untuk Anak-anak Selain Cocomelon

3 Maret 2023
Meme ‘Nggak Bisa Basa Enggres’ dan Latahnya Kita dalam Belajar Bahasa Inggris terminal mojok.co

Belajar Bahasa Inggris Jangan Dibuat Runyam

2 Maret 2021
Sudah Saatnya Kampung Inggris Pare Berubah Nama Menjadi Kampung Bahasa Pare

Sudah Saatnya Kampung Inggris Pare Berubah Nama Menjadi Kampung Bahasa Pare

9 Juni 2023
Anak UIN Nggak Punya Masa Depan Cerah! Kamu Mau Jadi Apa! (Unsplash)

Stigma Busuk Menyebutkan kalau Anak UIN Nggak Akan Maju dan Punya Masa Depan Cerah, Apalagi Kuliah Pendidikan

5 Mei 2025
Katanya Mahir Berbahasa Inggris, Saat Gunakan Mesin ATM Kok Tetap Pakai Bahasa Indonesia?

Katanya Mahir Berbahasa Inggris, Saat Gunakan Mesin ATM Kok Tetap Pakai Bahasa Indonesia?

4 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.