Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

3 Jenis Penumpang KRL yang Paling Menyebalkan dan Wajib Sadar Diri!

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
30 September 2025
A A
Siasat Naik KRL Bekasi-Jakarta yang Perlu Dipahami Pemula agar Tidak Tersiksa Selama Perjalanan Mojok.co penumpang KRL

Siasat Naik KRL Bekasi-Jakarta yang Perlu Dipahami Pemula agar Tidak Tersiksa Selama Perjalanan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang sering naik KRL sebagai transportasi umum sehari-hari, saya sudah khatam dengan lika-liku penumpang di dalamnya. Mulai dari A sampai Z, semuanya saya sudah khatam. jadi bisa dikatakan saya sudah nggak kaget melihat kejadian di dalam KRL.

Tapi, segala bentuk macam penumpang KRL, ada 3 jenis orang yang paling menyebalkan. Saya cuma bisa bersabar dan menggerutu saja. Bawaannya pengin tak hih, tapi sadar sedang mengejar waktu. Mau tau siapa saja 3 jenis penumpang ini? Inilah mereka.

#1 Orang yang pura-pura tidur agar tidak berdiri di KRL

Sumpah, orang-orang yang pura-pura tidur adalah penumpang KRL paling menyebalkan. Mereka adalah orang yang paling egois sekaligus cemen sekali. Supaya terhindar dari orang-orang yang diprioritaskan duduk, mereka pura-pura tidur agar tidak diganggu.

Bagaimana caranya saya bisa tahu bedanya orang yang tidur dan pura-pura tidur? Gampang banget. Langsung keliatan. Badan mereka nggak rileks dan kaku banget. Kalau yang beneran tidur pasti terlihat lemas dan nafasnya berat, apalagi kalau kecapean, pasti agak mendengkur. Kalau yang pura-pura tidur, suka aneh juga. Masa pakai headset tapi musiknya terdengar. Si bisa tuh tidur dengan mendengarkan musik.

#2 Perempuan yang masih sehat, kuat, muda tapi maksa minta duduk

Maaf banget ini bukan bermaksud ngatain gender. Sama sekali nggak. Justru saya lebih banyak respek ke perempuan. Saya justru lebih sering ketemu perempuan yang menawarkannya tempat duduk ke kaum prioritas di KRL. Tapi, ada perempuan anomali yang malah jauh dari itu.

Masih muda, kuat, sehat tapi malah minta duduk. Saya pernah lihat minta duduk ke bapak-bapak paruh baya yang sudah menuju sepuh lagi. Pernah juga saya temui minta ke mas-mas yang seumuran. Saat nggak dikasih, malah dikatain. Buseh, kocak banget asli.

Egaliter kali. Mau apa pun jenis kelaminnya, semua orang berhak duduk di KRL selama nggak ada orang yang diprioritaskan.

Kecuali hamil, disabilitas, atau sakit yang tidak memungkinkan untuk berdiri macam patah tulang, baru boleh dikasih duduk. Masih muda tapi kok malah lagunya kayak ratu.

Baca Juga:

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

Go Show Tidak Sama dengan Tarif Khusus, dan Istilah Kereta Api Lain yang Sering Dianggap Sama, padahal Beda

#3 Orang tua yang bawa anak tapi anaknya justru dibiarkan berkeliaran

Nggak ngerti buat penumpang KRL yang satu ini. Bawa anak-anak memang sangat melelahkan, apalagi kalau masih digendong, jadi orang tua memang pantas diberikan tempat duduk. Sayangnya, ada loh orang tua pekok yang justru saat dikasih duduk, anaknya malah dibiarkan berkeliaran di kereta.

Okelah kalau duduk dari awal masuk kereta. Kalau dikasih? Alasannya dikasih duduk karena bawa anak, supaya anaknya juga dapat tempat duduk. Tapi, anak malah dibiarkan berkeliaran itu sangat nggak tahu diri dan nggak bertanggung jawab.

Gimana kalau anaknya malah mengganggu penumpang KRL yang lain? Lalu, bagaimana perasaan orang yang sudah memberikan tempat duduk? Apa nggak jengkel? Orang tua begini juga banyak yang pekok. Misalnya anaknya bikin ulah, dia malah cuek bebek dan marah saat anaknya disebelin penumpang lain.

Honorable mention: Penumpang KRL yang nggak pakai deodoran

Penumpang KRL yang satu ini bikin bete sepanjang perjalanan. Sudah harus berdesakkan dengan penumpang lain, masa hidung juga harus tersiksa dengan bau yang nggak beres. Mas/Mbak/Pak/Bu/Kak yang mau naik transportasi umum, pakai deodoran. Harganya juga nggak mahal.

Belum aja kalian dimuntahin orang ke muka karena bau ketek lu yang kayak bool musang itu. Naik transportasi umum minimal wangi, karena KRL itu tertutup dan menggunakan pendingin ruangan. Jadi, bau sedikit langsung tercium.

Penumpang KRL yang kayak di atas, saran saya seharusnya dibanned saja dari naik KRL. Cuma bikin resah doang. Transportasi umum harus nyaman dan aman. Jangan sampai diisi oleh orang-orang yang nggak tau adab.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mempertanyakan Penumpang KRL yang Ogah Meletakkan Tas Ransel di Bagian Depan Tubuh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2025 oleh

Tags: KRLkursi prioritas KRLpenumpang KRL
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Membayangkan Betapa Repot Hidup Penglaju kalau KRL Jogja-Solo Tidak Ada Mojok.co

Membayangkan Betapa Repot Hidup Penglaju kalau KRL Jogja-Solo Tidak Ada

17 Februari 2025
Tak Ada yang Lebih Tabah dari para Pejuang KRL Jakarta Tarif KRL berbasis NIK

Tak Ada yang Lebih Tabah dari para Pejuang KRL

29 September 2023
Alasan Emak-emak Cikarang Memenuhi dan Jadi Raja KRL Tujuan Tanah Abang jawa timur

Alasan Emak-emak Cikarang Memenuhi dan Jadi Raja KRL Tujuan Tanah Abang

16 Februari 2025
Siasat Naik KRL Bekasi-Jakarta yang Perlu Dipahami Pemula agar Tidak Tersiksa Selama Perjalanan Mojok.co penumpang KRL

Siasat Supaya Kamu Selamat Melawan Rute KRL yang Menyiksa di Jabodetabek

15 Juni 2025
Stasiun Solo Balapan, Arena Balap Sesungguhnya bagi Warga Solo

Stasiun Solo Balapan, Stasiun Terpadat yang Jadi Arena Balap Warga Solo

3 Februari 2024
Alasan Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Dihindari oleh Perempuan Mojok.co

Alasan Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Dihindari oleh Perempuan

17 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.