Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Dosa Tukang Bakso yang Harus Ditinggalkan

Rahadian oleh Rahadian
1 Desember 2021
A A
3 Dosa Tukang Bakso yang Harus Ditinggalkan terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya membaca tulisan Dosa yang Sering Dilakukan para Penikmat Bakso yang ditulis ole Iqbal AR. Dalam tulisannya tersebut, Mas Iqbal mengutarakan ada tiga dosa yang sering dilakukan penikmat baso. Yaitu, terlalu banyak menambahkan sayuran, terlalu banyak saus dan kecap, dan tak menghabiskan kuahnya.

Saya tak mau membahas apakah ketiga perilaku itu termasuk dosa atau nggak. Baiknya sih, ditanyakan saja langsung ke MUI. Nah, daripada membahas hal tersebut, saya ingin membahas dosa-dosa yang sering dilakukan penjual mi bakso. Dosa-dosa ini kurang disadari banyak orang bahkan oleh tukang bakso itu sendiri. Nah, apa saja dosa-dosa yang biasa dilakukan tukang bakso?

#1 Mengambil mi dan sayuran langsung pakai dari tangan

Tak sedikit abang tukang bakso yang mengambil mi dan sayuran langsung dengan tangannya. Saya lumayan sering bertemu dengan tukang bakso seperti itu. Seharusnya, mereka mengenakan sarung tangan plastik pada tangannya. Jadinya, mi, bakso, dan sayurannya tetap steril saat akan disajikan.

Kalau ada keringat yang menempel pada tangannya, jadi jorok, kan? Selain itu, bisa saja ini akan mengurangi lezatnya si bakso tersebut. Dan amit-amit, kalau konsumennya punya daya tahan tubuh yang rentan, jadi malah sakit.

#2 Menuangkan kecap, saus, sambal, atau cuka dengan takaran di luar sepengetahuan pembeli

Beberapa waktu lalu, saya membeli mi bakso yang melewati rumah saya. Saat saya berada di samping tukang baksonya, ibu saya memanggil. Jadi, saya masuk ke rumah. Saat saya kembali, ternyata baksonya sudah tercampur dengan saus dan sambal dalam takaran yang cukup banyak. Masalahnya, saya nggak terlalu suka bakso yang terlalu pedas. Lantaran saya nggak kuat pedas, bakso tersebut akhirnya malah nggak kemakan.

Kalau saja, tukang baksonya tersebut lebih bersabar, pasti takaran saus dan sambalnya bisa pas dengan lidah saja. Ini tentu bikin si bakso nggak mubazir, kan?

Oleh karena itu, wajib hukumnya seorang tukang bakso menanyakan dulu takaran saus dan sambal pada pembelinya. Atau setidaknya, ya minta pembeli untuk ngambil sendiri sesuai selera, lah.

#3 Kurang memperhatikan kebersihan mangkuk dan sendok

Suatu hari, teman-teman saya berkunjung ke rumah saya. Saat lagi asyik ngobrol, tukang bakso dorongan melewati rumah saya. Karena kami lapar, kami pun memanggilnya. Teman saya saat itu ada 5 orang sementara mangkuk di rumah saya hanya ada tiga. Oleh karena itu, kami memilih untuk menggunakan mangkuk milik abang tukang baksonya.

Baca Juga:

Jakarta Menurut Perantau Jogja: Tempat yang Bagus buat Nyari Uang, tapi Nggak Enak Buat Hidup

3 Hal Menyebalkan yang Ada di Warung Bakmi Jawa, Bikin Makan Jadi Nggak Nikmat dan Nyaman

Lalu, si tukang bakso mengambil ember dari kolong gerobak untuk mencuci mangkuk dan sendok miliknya. Tapi ternyata, ia hanya menggunakan air tersebut untuk mencuci mangkuk. Bahkan, airnya pun bekas cucian mangkuk sebelumnya. Padahal, seharusnya ia menggunakan sabun cuci agar peralatan makannya lebih bersih. Pun kalaupun tidak menggunakan air mengalir, setidaknya ia menggunakan air baru, bukan yang habis pakai.

Itulah, tiga dosa tukang bakso yang harus ditinggalkan segera demi kenyamanan, kesehatan, dan kebahagiaan bersama.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2021 oleh

Tags: Kebersihanmitukang bakso
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Menebak Pikiran Orang yang Suka Buang Sampah Sembarangan

Menebak Pikiran Orang yang Suka Buang Sampah Sembarangan

2 September 2020
Sisi Gelap Penjual Angkringan yang Perlu Diwaspadai, Pelanggan Sebaiknya Hati-Hati Mojok.co angkringan jogja angkringan di kediri

Sisi Gelap Penjual Angkringan yang Perlu Diwaspadai, Pelanggan Sebaiknya Hati-Hati

21 Februari 2024
Cleaning Service Rumah Sakit, Profesi yang Jelas Tak Bisa Diremehkan

Cleaning Service Rumah Sakit, Profesi yang Jelas Tak Bisa Diremehkan

6 Januari 2024
kebersihan bayi Baby R

Belajar Dari Kasus Baby R: Jaga Kebersihan Sebelum Menyentuh Anak

20 Mei 2019
gorengan

Kelakuan Para Pembeli Gorengan: Lain yang Dipegang, Lain Pula yang Dibeli

29 Agustus 2019
bakso daging sapi vs bakso daging ayam terminal mojok

Bagi Saya, Bakso Sapi Tetap yang Terbaik Ketimbang Bakso Ayam

13 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.