Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

3 Alasan Orang Palembang Kebanyakan Suka Lagu Remix

Muhammad Ridho oleh Muhammad Ridho
29 Oktober 2022
A A
3 Alasan Orang Palembang Kebanyakan Suka Lagu Remix Terminal Mojok

3 Alasan Orang Palembang Kebanyakan Suka Lagu Remix (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

Culture Shock Orang Palembang Saat Pertama Kali Datang ke Bogor: Indomie Goreng kok Pakai Saos Sambal?

#2 Pelarian sementara

Di kampung tempat tinggal saya, mayoritas warga adalah penikmat lagu remix. Salah satu alasan mereka mendengarkan lagu genre ini adalah karena ingin menghilangkan beban hidup yang sudah terlampau banyak. Yah, semacam pelarian sementara lah dari penatnya beban kehidupan. Misal, ada seorang ibu rumah tangga tetangga saya yang suka mendengarkan lagu remix untuk joget-joget semata-mata demi menghilangkan sejenak kepenatan yang blio alami selama mengurus rumah tangga dan juga suaminya.

Beberapa kawan saya yang juga merupakan orang Palembang asli kadang datang ke tempat remix lalu jingkrak-jingkrak sejenak untuk melupakan masalah ekonomi yang tengah menggerogoti mereka. Walau ketika pulang beban hidup itu masih ada, setidaknya mereka bilang sudah cukup lega dengan berjingkrakan sementara mendengar lagu remix.

#3 Dari ajakan ke kebiasaan

Dulu waktu kecil saya nggak suka dengan lagu remix. Sebab, lagunya bikin pusing kepala dan bikin telinga saya berdengung saat mendengarnya. Namun setelah menginjak dewasa, beberapa kali saya datang ke acara pernikahan dan hiburan utamanya adalah lagu remix, dari sanalah saya yang tadinya nggak suka malah jadi menyukai lagu satu ini.

Contoh lainnya di pasar tradisional tempat saya berjualan daging. Di sana, ada orang Palembang yang menjadi pedagang ayam yang setiap hari menyetel lagu remix dengan pengeras suara andalannya yang volumenya super besar itu. Awalnya, orang-orang yang datang ke pasar risih dengan lagu yang dia setel, terutama beberapa penjual sayur dan bos daging sapi. Tapi, gimana sekarang? Tentu saja semua jadi terbiasa dan ikut menikmati musik remix. Bahkan ketika pasar sedang sepi pembeli, pedagang lain suka minta si tukang ayam buat menyalakan lagu remix. Hehehe, ada-ada saja, ya.

Ingat, lho, nggak semua orang yang suka lagu remix itu konotasinya negatif. Kalau kamu suka lagu remix juga nggak?

Penulis: Muhammad Ridho
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menjawab Stigma Negatif yang Dilekatkan kepada Orang Palembang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2022 oleh

Tags: lagu remixorang palembang
Muhammad Ridho

Muhammad Ridho

Penyuka anime.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Sulit Dilakukan oleh Orang Palembang Terminal Mojok

4 Hal yang Sulit Dilakukan oleh Orang Palembang

8 Juni 2022
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026
Culture Shock Orang Palembang Saat Pertama Kali Datang ke Bogor

Culture Shock Orang Palembang Saat Pertama Kali Datang ke Bogor: Indomie Goreng kok Pakai Saos Sambal?

2 September 2023
Keresahan yang Saya Rasakan Sebagai Orang Palembang di Bogor

Keresahan yang Saya Rasakan Sebagai Orang Palembang di Bogor

18 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

26 Januari 2026
4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

Mahasiswa Kupu-Kupu Jangan Minder, Kalian Justru Lebih Realistis daripada Aktivis Kampus yang Sibuk Rapat Sampai Lupa Skripsi dan Lulus Jadi Pengangguran Terselubung

27 Januari 2026
Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

26 Januari 2026
5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.