Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

10 Lagu Anak Indonesia yang Perlu Dihafalkan Orang Dewasa

Butet RSM oleh Butet RSM
4 November 2021
A A
10 Lagu Anak Berbahasa Indonesia yang Perlu Dihafalkan terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Biar nggak melulu nyanyi Coco Melon, coba deh ajarin anakmu, ponakanmu, atau anak tetanggamu 10 lagu anak berbahasa Indonesia ini!

Punya anak balita itu seru. Mereka masih suka bermanja ria, gemar menirukan apa saja, dan sangat senang saat bisa berinteraksi penuh dengan orang tuanya. Meskipun balita sekarang nggak terlalu memuja interaksi dua arah, sih. Mereka senang-senang saja kalau diberi izin untuk bebas memilih video di YouTube. Tapi, balita kan sebaiknya nggak terpapar dengan layar terlalu lama. Bukan hanya bisa mengganggu kesehatan mata, tapi juga nggak baik untuk perkembangan skill sosialnya.

Interaksi langsung dengan orang tua atau pengasuh adalah hiburan sekaligus stimulan paling menyenangkan untuk balita. Untuk berinteraksi dengan balita, nggak sulit, lho. Nggak harus lulus pendidikan guru PAUD untuk bisa terkoneksi dengan anak, apalagi kalau itu anakmu sendiri. Nah, salah satu kegiatan termudah untuk berinteraksi dengan balita adalah dengan bernyanyi. Nggak masalah kalau suaramu sumbang, mblero, nggak karuan, atau ketukannya mlengse. Anak balita akan tetap merasa gembira mendengar stimulan berupa lagu.

Saya mencatat ada 10 lagu anak yang sebaiknya dihafalkan para jamaah Mojokiyah. Kesepuluh lagu anak ini tentu saja berbahasa Indonesia. Yuk, kita simak lagunya.

#1 Cicak-cicak di Dinding

Meski menurut KBBI kata yang baku adalah “cecak”, dalam menyanyikan lagu ciptaan A.T. Mahmud ini sebaiknya kalian tetap memilih kata “cicak”. Lagu ini adalah lagu yang paling sakti untuk menenangkan anak balita. Entah mengapa, anak balita yang rewel bisa dengan mudah teralihkan tangisnya saat dinyanyikan lagu ini sambil diajak menengadah mencari cecak.

#2 Kepala Pundak Lutut Kaki

Lagu yang diciptakan oleh Ibu Soed ini berguna untuk mengajari anak tentang bagian-bagian tubuhnya. Lagu “Kepala Pundak Lutut Kaki” lebih seru jika dinyanyikan dengan tempo yang bertambah cepat. Bisa dikatakan lagu ini merupakan materi pengantar sebelum nantinya anak mendapat materi pendalaman tentang organ reproduksi dengan lagu yang lebih rumit.

#3 Dua Mata Saya

Salah satu cara mudah mengasuh anak adalah dengan sering memberi kata-kata sugestif sesuai tujuan yang diinginkan. Lagu “Dua Mata Saya” mempunyai fungsi tersebut di akhir lirik. Anak diberi sugesti untuk suka makan. Tapi, lagu ciptaan Pak Kasur ini tak begitu cocok dinyanyikan untuk anak yang obesitas. Takutnya disangka sarkas.

“Dua mulut saya, tidak berhenti makan.”

Baca Juga:

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda

#4 Abang Tukang Bakso

Lagu “Abang Tukang Bakso” yang sangat populer di awal tahun 1990-an ini diciptakan oleh Mamo Agil. Lewat liriknya, kita jadi tahu bahwa harga bakso mengalami inflasi. Tapi, inti dari lagu ini bukan di soal inflasi, sih. Lewat lagu bertema jajan di abang-abang, anak diajari untuk percaya bahwa abang tukang bakso bukanlah isilop yang sedang menyamar. Gitu.

#5 Naik Kereta Api

Lagu “Naik Kereta Api” diciptakan berdasarkan pengalaman Ibu Soed saat naik kereta api. Lewat liriknya, lagu ini juga menyiratkan ajakan untuk bepergian ke Bandung dan Surabaya. Lagu ini selalu ampuh untuk mengajari anak berbaris rapi seperti gerbong kereta api.

#6 Tik Tik Bunyi Hujan

Kalau kalian merasa senang menikmati hujan, bisa jadi lagu inilah salah satu penyebabnya. Ibu Soed mendeskripsikan hujan dengan indah pada lagu “Tik Tik Bunyi Hujan”. Beda banget dengan lagu barat yang liriknya malah mengusir hujan “Rain, rain, go away”.

#7 Pelangi-pelangi

Lewat lagu “Pelangi-pelangi”, A.T. Mahmud menyatakan bahwa pelangi adalah ciptaan Tuhan yang indah dan muncul di langit yang biru. Cocok dinyanyikan setelah lagu “Tik Tik Bunyi Hujan” untuk membuat anak balita berpikir bahwa ada hal yang indah seusai hujan. Sayangnya, pada lagu ini melekat tebak-tebakan super garing,

“Siapa nama pelukis pelangi?”

“Aguuuuuung.”

Krik krik krik

#8 Pepaya Mangga Pisang Jambu/Papaya Cha Cha

Lagu paling asyik untuk mengenalkan nama buah-buahan lokal ini diciptakan oleh Adikarso pada 1955. Coba dengarkan versi NonaRia, deh. Lagunya bisa bikin suasana jadi ceria. Cha cha cha!

#9 Seorang Kapiten

Lagu “Seorang Kapiten” memperkenalkan konsep cita-cita pada anak. Lagu yang belum diketahui siapa penciptanya ini cocok dinyanyikan untuk membangun semangat para balita. Karena lagunya menghentak-hentak dan singkat, lagu “Seorang Kapiten” juga sering dipakai menjadi lagu pemanasan dalam kegiatan pengembangan karakter semacam mancakrida. Tentu saja dengan lirik yang diplesetkan dan seringnya agak sedikit maksa.

#10 Naik Delman

Dalam lagu “Naik Delman”, Ibu Soed menyiratkan quality time seorang anak bersama ayahnya. Lagu ini juga menceritakan pengalaman menikmati perjalanan secara berkesadaran, sampai-sampai suara derap kaki kuda penarik delman terdengar jelas. Lirik dalam lagu ini bisa diganti sesuai dengan moda transportasi yang sering digunakan. Jika kalian pengin melucu ala bapak-bapak nan garing, jangan lupa ubah liriknya menjadi “Duduk di muka Pak Kusir yang sedang bekerja.”

Gimana? Kesepuluh lagu anak berbahasa Indonesia di atas nggak rumit dan singkat-singkat saja, kan? Untuk Mylov yang masih jomlo, belum punya anak, atau bahkan berencana untuk tak punya anak, sebaiknya tetap hafalkan saja. Karena menyanyikan lagu anak-anak juga bisa membuat diri tetap awet muda. Percaya saja, saya sudah membuktikannya.

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 November 2021 oleh

Tags: bahasa indonesiaLagu Anak
Butet RSM

Butet RSM

Ibu dari tiga anak, penulis lepas yang tinggal di Bantul. Terbiasa menulis tentang UMKM, pasar, pendidikan alternatif, dan keresahan sosial.

ArtikelTerkait

Panduan Menumpas Typo biar Tulisan Nggak Gampang Disalahkan terminal mojok

Panduan Menumpas Typo biar Tulisan Nggak Gampang Disalahkan

28 Juni 2021
Medok Sebagai Identitas Bahasa Ibu, Bukan untuk Diremehkan MOJOK.CO

Medok Sebagai Identitas Bahasa Ibu, Bukan untuk Diremehkan

17 Juli 2020
Bahasa Jawa yang Kaya, "Minum" Bisa Diterjemahkan Jadi 8 Kata Berbeda Mojok.co

Bahasa Jawa yang Kaya, “Minum” Bisa Diterjemahkan Jadi 8 Kata Berbeda

6 Juli 2024
Nestapa Guru Bahasa Indonesia: Disepelekan Saat Masih Kuliah, Tanggung Beban Berat Saat Bekerja

Nestapa Guru Bahasa Indonesia: Disepelekan Saat Masih Kuliah, Tanggung Beban Berat Saat Bekerja

27 Agustus 2024
Daftar Kata dalam Bahasa Makassar dan Bahasa Indonesia yang Serupa, namun Memiliki Arti Berbeda terminal mojok

Daftar Kata dalam Bahasa Makassar dan Bahasa Indonesia yang Serupa, namun Memiliki Arti Berbeda

7 Juli 2021
Nggak Semua Warga Kampung Inggris Kediri Bisa Bahasa Inggris, Jangan Berharap Ketinggian Mojok.co

Nggak Semua Warga Kampung Inggris Kediri Bisa Bahasa Inggris, Jangan Berharap Ketinggian

4 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.