MOJOK.COSetelah tarawih Instagrammable, kini menanam pohon plastik di jalan protokol. Adakah pemerintah daerah yang serutin DKI Jakarta dalam menyumbang materi percakapan di dunia maya?

Adalah Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat yang sesungguhnya punya gawe. Senin, 28 Mei, mereka mulai “menanam” 48 pohon plastik beraneka warna di sepanjang trotoar pada jalur Jalan Sudirman-M.H. Thamrin. Menurut laporan Kompas.com, pohon itu adalah pohon lampu.

Walau artifisial, pohon ini jelas cantik dan Instagrammable. Secara logis, harusnya terobosan dekorasi jalan termutakhir ini disukai orang Jakarta dan netizen se-Indonesia.

Nyatanya, tidak seperti yang dibayangkan, netizen tidak menyukai pohon-pohon plastik ini. Ada yang sebal karena posisi penanamannya menghalangi pejalan kaki (dan memang betul). Ada yang menyindir, negara yang tanahnya bisa bikin “tongkat kayu dan batu jadi tanaman” kok ditanami pohon plastik (betul juga). Ada yang menyorot anggaran-konon-90-miliar nggak masuk akal untuk beli 48 pohon plastik (betul, betul, betul).

Segera setelah komentar pedas berhamburan, sejumlah pohon plastik itu langsung dicabut. Pemerintah Jakarta rupanya masih kalah mental di hadapan netizen Indonesia.

Apa alasan pemerintah Jakarta menggelar dagelan ini?

“Ini kan menyambut ultah DKI, seminggu sebelumnya kami semarakkan.” Itu penjelasan Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat Iswandi kepada Detik.com siang tadi.

Oh, ternyata niatnya baik, ingin menyemarakkan ulang tahun dengan tanaman-tanaman. Hanya saja eksekusinya buruk.

Baca juga:  Pendukung Anies Baswedan Tangkap 17 Teman Sendiri karena Dikira Penyusup

Sebagai netizen yang baik, Mojok tentu tidak mau memperkeruh suasana. Sebaliknya, kami justru hendak sumbang saran, kiranya pohon apa yang cocok untuk memeriahkan ulang tahun Jakarta, punya nilai plus, serta tidak mengundang kenyinyiran khalayak.

Kira-kira begini daftar beserta rangkuman keunggulannya.

1. Gandaria

Pohonnya besar, rindang, buahnya manis dan segar.

2. Kelapa gading

Dekoratif dan buahnya bisa dipakai untuk properti acara kawinan adat Jawa.

3. Karet

Buahnya bisa dipakai untuk main congklak, getahnya bisa disadap lalu dijual.

4. Menteng

Sama kayak gandaria, pohonnya rindang dan buahnya enak dimakan.

5. Kapas

Kalau pas buahnya matang, kapas yang menggantung putih-putih gitu Instagrammable banget buat jadi background foto.

6. Mangga

Nggak harus dua sih, banyak juga nggak apa-apa. Fungsi utama, buahnya bisa dijus laaah~

7. Kopi

Jakarta itu kota seribu kedai kopi. Cobalah sekali-kali captain varian single origin kopi Jakarta gituuu.

8. Rambutan

Selain pohonnya rindang, kalau lagi musim bisa jadi hiburan buat anak-anak yang punya potensi jadi tukang panjat pohon. Hitung-hitung melatih kecerdasan motorik.

9. Gambir

Pohonnya pendek kayak kopi dan bunganya merah cantik. Walau sekarang jarang orang butuh gambir buat makan sirih, hijau tanaman gambir lumayan seger dipandang.

10. Bintaro

Cocok buat peneduh. Walau buahnya beracun, bintaro bisa mengusir tikus lho. Ide bagus kalau ditanam di sekitaran gedung DPR hehehe~

Baca juga:  Jakarta Tidak Toleran? Jangan Khawatir, Ada Perajut Tenun Kebangsaan: Anies Baswedan

Ya udah sih itu aja masukan dari Mojok. Senang rasanya kalau ke Jakarta dan mendapati jalan protokolnya rindang terus di trotoarnya banyak buah jatuh. Mungkin bisa bikin orang seneng jalan kaki (karena sekalian mungut buah) dan kenyang di jalan.

Semoga jadi masukan bermanfaat menjelang ulang tahun Jakarta ke-491. Jangan tanya Mojok beli semua pohon itu di mana, wong itu tanaman khas Jakarta semua. Xixixi~