• 78
    Shares

MOJOK.COOppo Find X menjadi flagship terbaru paling stylish setelah menghilangkan poni dan menyembunyikan kamera. Lebih bagus mana dibanding Samsung S9+ dan Xiaomi Mi 8 Explorer?

Peluncuran Oppo Find X 19 Juni kemarin di Museum Louvre Paris mengajarkan kepada kita bahwa mau dijelek-jelekin kayak gimana pun, kita nggak bisa menyangkal bahwa Apple memang pembuat tren. Setidaknya itu berlaku di pasar gadget dunia.

Lihat saja, sesudah merilis iPhone X yang bikin orang miskin kepengin jual ginjal, raksasa-raksasa produsen handphone berlomba cepat merilis produk terbaru yang menjadikan iPhone  X sebagai tolok ukurnya. Face unlock dan animoji menjadi the new sexy. Dan sekarang, ikut menyusul Oppo Find X.

Misi utama Oppo Find X adalah mencoba mengatasi kekurangan iPhone X yang tidak estetis: punya poni alias notch. Buat kompetitor lain, mungkin poni menjadi tren yang harus diikuti. Tapi, bagi Oppo, keberadaan si poni justru bikin semangat meluaskan screen jadi nanggung.

Alhasil, itulah yang menjadi promosi utama Oppo Find X. Layar bersih tanpa poni dengan screen-to-body ratio mencapai 93,8%.

*Hadirin harap bertepuk tangan*

Ketika menyala, layar AMOLED buatan Samsung berukuran 6,42 inci milik si Find X ini memang tampak sangat modern. Bezel atau bingkai yang tersisa tampak jadi garis tipis yang cantik. Tapi… tentu saja ini menyisakan pertanyaan.

Baca juga:  Kia Picanto, Mobil Cewek yang Katanya Bikin Bahagia

Kamera depannya manaaaa?

Di sini Oppo membangkitkan apa yang dulu jadi jualan utama Nokia dengan ponsel-ponsel high end-nya, yakni membuat handphone dengan desain artsy.

Dibilang begitu karena kamera Oppo Find X didesain baru akan keluar dari sisi atas handphone hanya ketika ia dibutuhkan. Duh, jadi nostalgia sama Nokia 3250 dan N90 atau Sony Ericsson w550i. Tapi, kalau dulu pengguna hape yang bisa diputer-puter kayak gitu khawatir kabel fleksi gampang rusak, Oppo mengklaim kamera Find X terbukti kuat dinaikturunkan sampai 300 ribu kali. Sebuah informasi penting, mengingat ia menyediakan fitur face unlock yang bakal bikin kita sering mengeluarkan kamera.

Oya, berhubung kameranya harus keluar dari persembunyian dulu, Oppo merasa penting untuk menekankan bahwa untuk membuka hape dengan face unlock, konsumen tidak perlu khawatir bakal butuh waktu lama. Cuma setengah detik kok. Plus ada suara menyerupai dengung lembut seperti printer yang menimbulkan sensasi canggih.

Meski layarnya tidak meluas ke samping seperti keluarga Samsung, Oppo Find X didesain dengan sudut-sudut melengkung dengan kaca Gorilla Glass 5 melapisi depan dan belakang tampilannya. Layar jelas fardhu ain harus sudah 1.080 full HD plus.

Tampaknya Oppo memang berfokus pada layar yang dibuat semewah mungkin. Setelah menghilangkan poni, mereka juga mengeliminasi tombol home, back, dan multitasking di layar.

Sebagai penggantinya, dan ini ciri khas Oppo, fungsi itu dilakukan dengan cara swipe. Swipe dari kanan bawah ke atas untuk back. Swipe tengah bawah ke atas untuk ke home. Swipe tengah bawah ke atas dan tahan untuk multitasking.

Sisi-sisi Oppo Find X terdiri dari mikrofon dan kamera di sisi atas, tombol power di sisi kanan, volume di kiri, dan speaker, port USB-C, serta slot SIM ganda ukuran nano di bawah.

Baca juga:  Review Suzuki All New Ertiga, Jiplakan yang Terlalu Kebetulan untuk Jadi Kebetulan

Tersedia dua kamera belakang beresolusi 16 megapiksel dengan autofokus dan dua LED flash. Sedangkan kamera depan berkekuatan 25 megapiksel. Selain resolusi, perbedaan kamera depan dari belakang hanyalah kamera depan tidak bisa digunakan untuk membuat video slow motion.

Bagaimana kalau Oppo ditandingkan dengan dua pesaing beratnya, yakni Xiaomi Mi 8 Explorer Edition dan Samsung S9+? Kalau memakai pertimbangan harga dan spek, Mi 8 Explorer tentu lebih cocok jadi pilihan kamu-kamu yang bergaji UMR lebih sedikit. Tapi, berhubung Mi 8 belum ada kabarnya apakah akan masuk Indonesia, Oppo Find X jelas lebih menarik dipilih karena tawaran kebaruannya.

Gimana, Oppo, udah tertarik ngiklan di Mojok belum?