Semua mungkin sudah paham betul, bahwa dalam politik, tak ada kawan atau musuh yang abadi. Beda dimensi waktu atau beda dimensi tempat, musuh dan kawan sudah berbeda. Dulu Fadli Zon dan pasukan Gerindra lainnya memuji habis-habisan Jokowi, sekarang menyerang habis-habisan Jokowi. Di Pilgub Jakarta, Gerindra dan PKS bersatu-padu melawan PDIP, di Jawa Timur Gerindra dan PKS mesra dengan PDIP mengusung calon yang sama.

Perbedaan partai bukan sesuatu yang mutlak. Politik adalah kerja-kerja dinamis, cair, dan lentur. Karenanya terlalu naif seseorang jika menganggap misalnya, Gerindra dan PKS bakal bersatu sepanjang waktu.

Nah, ngomong-ngomong soal kelenturan partai dalam berpolitik ini, menjadi menarik jika kita membicarakan salah satu koalisi partai yang dalam beberapa waktu terakhir sering menjadi bahan pembicaraan banyak orang: Koalisi Partai Allah, atau sering juga disebut dengan Koalisi 212, Koalisi Keummatan, Koalisi Habib Rizieq, dsb.

Koalisi ini terdiri atas tiga partai yang kerap dianggap sebagai representasi ummat Islam, yakni Gerindra, PKS, dan PAN.

Menjelang Pilkada serentak 27 Juni mendatang, ketiga Partai ini di berbagai daerah tentu saja tidak melulu bersatu untuk mengusung calon kepala daerah tertentu. Ada kalanya mereka berpisah dan menempuh jalan yang berbeda.

Di level gubernur, misalnya, akan ada 17 provinsi yang bakal menggelar pemilihan gubernur-calon gubernur secara serentak. Di 17 daerah tersebut, baik Gerindra, PKS, maupun PAN mengusung calonnya masing-masing.

Tapi ternyata, ada beberapa provinsi di mana ketiga partai ini bersatu mengusung calon tertentu. Koalisi Partai Allah ternyata tetap hidup di berbagai daerah.

Nah, provinsi mana sajakah yang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernurnya melibatkan Koalisi Partai Allah? Ini dia:

Jawa Barat

Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi di Jawa di mana Koalisi Partai Allah benar-benar berkoalisi secara murni. Gerindra, PKS, dan PAN mengusung pasangan Mayjen TNI (Purn) Sudrajat – Ahmad Syaikhu.

Jawa Tengah

Di Jawa Tengah yang memang dikenal sebagai kandang PDIP ini, Koalisi Partai Allah bekerja sama dengan PKB mengusung pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sudirman Said – Ida Fuuziah.

Sumatera Utara

Di Sumatera Utara, Partai Allah ditambah dengan Hanura, Golkar, dan Nasdem mengusung pasangan Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah atau yang dikenal dengan ERAMAS.

Kalimantan Timur

Di Kalimantan Timur ini, Koalisi Partai Allah berkoalisi secara murni. Ketiga partai sepakat mengusung pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi.

Sulawesi Tenggara

Di Sulawesi Tenggara, Partai Allah bersama PDIP dan Hanura mengusung pasangan Asrun – Hagua sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Maluku Utara

Di Maluku Utara, koalisi murni Partai Allah kembali terjalin. Kali ini, Gerindra, PAN, dan PKS sepakat mengusung pasangan Muhammad Kasuba – Madjid Husen.

pilkada serentak