Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Dari Romahurmuziy sampai TGB, Deretan Pendukung Prabowo yang Kini Mendukung Jokowi

Redaksi oleh Redaksi
10 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Politik itu dinamis, tidak baku, serta lentur seperti gethuk lindri. Dalam politik, tak ada lawan dan kawan yang abadi. Dua partai bisa menjadi kawan dan lawan dalam kondisi tertentu, entah karena beda waktu, maupun karena beda tempat.

Di Jakarta, misalnya, Gerindra dan PDIP bertarung habis-habisan, namun di Jawa Timur, keduanya saling berangkulan mesra. Di tahun 2014, Golkar menjadi bagian dari koalisi Merah Putih, namun dua tahun setelahnya, Golkar beralih menjadi partai yang mendukung pemerintahan Jokowi.

Pertentangan antara kubu Jokowi dan Prabowo tak bisa dimungkiri memang menjadi kisah paling dramatik dan paling relevan untuk menggambarkan kedinamisan dunia politik elektoral sekarang ini.

Banyak orang yang dulu mendukung Jokowi, sekarang justru mendukung Prabowo, dan tidak sedikit pula yang sebaliknya.

Jokowi, sebagai pihak yang dalam pemilihan Presiden 2014 lalu tentu lebih banyak diuntungkan. Banyak orang yang tadinya mendukung Prabowo kemudian beralih menjadi pendukung Jokowi dan bahkan siap membantu memenangkan Jokowi di Pilpres mendatang.

Nah, berikut ini adalah beberapa tokoh yang tadinya sempat menjadi bagian dari pendukung Prabowo di Pilpres 2014, namun kemudian menjadi pendukung Jokowi di Pilpres 2019:

Idrus Marham

Mungkin tak banyak yang menyangka jika mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar yang sekarang menjabat sebagai salah satu menteri di Kabinet Jokowi (Menteri Sosial, menggantikan Khofifah) ini dulunya adalah seorang pendukung garis keras pasangan Prabowo-Hatta.

FYI aja nih ya, Pak Idrus ini pernah menjabat sebagai koordinator Koalisi Merah Putih (KMP) pada Pilpres 2014 lalu.

Ali Mochtar Ngabalin

Ngabalin adalah nama yang jelas tak bisa tidak masuk dalam daftar ini. Ali Mochtar Ngabalin adalah orang yang dulu pernah membuat statemen dukungan terhadap Prabowo-Hata dengan kalimat yang sangat heroik, “Kita mendesak Allah berpihak pada kebenaran, berpihak kepada Prabowo-Hatta Rajasa.”

Pada Pilpres 2014, dirinya memang menjabat sebagai anggota tim sukses pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Sekarang Ngabalin boleh dibilang merupakan salah satu orang yang paling mendukung Jokowi, terlebih setelah dirinya diangkat menjadi Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden.

TGB Zainul Majdi

Iklan

Sosok yang satu ini merupakan sosok yang belakangan sedang naik daun. Gubernur Nusa Tenggara Barat sekaligus Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini beberapa waktu yang lewat mengeluarkan pernyataan dukungannya terhadap Jokowi. Secara blak-blakan, ia mendukung Jokowi dua periode.

Dukungan tersebut tentu saja cukup menghebohkan, sebab ia adalah kader Partai Demokrat, partai yang sejauh ini tidak memberikan dukungan terhadap Jokowi.

Di tahun 2014 lalu, dirinya pernah menjabat sebagai ketua pemenangan Prabowo-Hatta di wilayah NTB.

Romahurmuziy

Kalau yang satu ini, rasanya tak ada yang meragukannya lagi. Romahurmuziy atau akrab dipanggil Gus Romy. Dirinya dulu adalah salah satu tokoh pendukung Prabowo. Tak tanggung-tanggung, Romahurmuziy menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Strategi Tim Pemenangan duet Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014.

Dan sekarang, kita semua tahu, sosok yang jumlah baliho bergambar wajahnya hanya kalah dari jumlah baliho Cak Imin ini menjadi salah satu orang terdekat Jokowi. Ia dan Jokowi sudah bagaikan amplop dan perangko. Ke mana-mana berdua melulu. (A/M)

prabowo ke jokowi

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2018 oleh

Tags: gerindrajokowipilpresprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026
Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Anak muda alias gen z dan milenial kini tolak kejar jabatan. MOJOK.CO

Anak Muda Tolak Karier Elite dengan Jabatan Tinggi, Pilih Side Job yang Jamin Gaji Stabil di Masa Kini

19 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.