YouTube Music Punya Apa? Kok Bersaing dengan Spotify?

MOJOK.CO Apa yang dimiliki oleh YouTube Music hingga berani-beraninya menyatakan bersaing dengan Spotify yang rasanya sudah jadi aplikasi musik jutaan umat?

Setelah sebelumnya diluncurkan pada November 2015, YouTube kembali mengangkat nama YouTube Music hari Rabu (16/5) lalu. Keputusan dari YouTube ini didasarkan dari minat pelanggan yang meningkat terkait dengan musik streaming.

Meski sudah lahir sejak 2015, profil YouTube Music tetap menarik untuk diulik. Apalagi, pihak YouTube mengklaim bahwa ia ditujukan untuk bersaing dengan aplikasi lain yang sebelumnya telah mendapatkan hati pengguna, seperti Spotify dan Apple Music. YouTube Music sendiri menyasarkan diri sebagai aplikasi mobile, baik di Android maupun iOS, serta pemutar musik di desktop web.

Aplikasi ini digadang-gadang akan hadir baik dalam bentuk layanan gratis maupun berbayar, yang mirip-mirip dengan Spotify tanpa iklan. Layanan berbayar mereka bernama YouTube Music Premium dengan biaya 9,99 dolar Amerika Serikat setiap bulannya (sekitar 140.000 rupiah) dan menghadirkan dua fitur utama, yaitu background listening untuk pemakaian banyak aplikasi sekaligus serta konten-konten yang bisa diunduh untuk tampilan offline.

Hmm, kira-kira YouTube Music ini punya kemampuan apa, ya, kok berani-beraninya bersaing dengan Spotify yang rasanya sudah jadi aplikasi musik jutaan umat?

Pertama, aplikasi yang satu ini disebut akan membawakan konten dari YouTube dan Google Play Music sekaligus. Artinya, harapan-harapan pengguna layanan musik streaming sepertinya bakal terwujud dengan YouTube Music. Kenapa?

Yha soalnya aplikasi ini menawarkan jutaan lagu, album, sekaligus menghadirkan katalog dari YouTube berupa penampilan langsung, cover, hingga video klip yang tidak kamu temukan di aplikasi lain. Wow wow wow, menarik~

Kedua, YouTube Music akan membantumu mencari sebuah lagu atau nama penyanyi meskipun namanya tidak kamu ketahui. Dilansir dari Tomsguide.com, seandainya kamu mengetik “that hipster song with the whistling” di kolom Search sekalipun, YouTube Music akan menampilkan hasil pencarian: lagu Young Folks-nya Peter Bjorn dan John. Ajaib!

Mencari lewat lirik pun menjadi hal yang memungkinkan di YouTube Music. Misalnya saja, kamu mengetik “So I cut you off, I don’t need your love”, nama Dua Lipa tentu akan muncul.

Begitu pula jika kamu mengetik “ A a a a a aisyah~ jatuh cinta pa pa pa pa pa da jamilah”, nama penyanyinya pasti akan muncul.

Akhirnya!!!

Ketiga, seperti halnya Spotify dan Apple Music, YouTube Music juga memungkinkan pengguna untuk menyimpan lagu kesukaan dan membuat playlist sendiri. Yang membedakan, YouTube Music hadir dengan kawalan dari Google Assistant yang bisa membantu merekomendasikan lagu berdasarkan waktu, lokasi, dan selera, tergantung kebiasaan pengguna.

Singkatnya, aplikasi musik ini bakal membuatmu merasa dipimpin dan dibimbing membina daftar putar musik pilihan. Yaaaah, itung-itung latihan sebelum dipimpin dan dibimbing membina rumah tangga, gitu.

Keempat, logo YouTube Music tidak ambigu.

Eh, eh, jangan bingung. Logo YouTube Music jelas menjadi salah satu keunggulan jika dibandingkan dengan logo Spotify. Setidaknya, logo YouTube Music tidak akan membuatmu salah mencet aplikasi yang logonya mirip, seperti logo Spotify dan logo…

…Go-Jek.

Hhhhh. Capek salah-salah mulu :(((

Exit mobile version