Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Tolak Bikin Rekening Bank dari Kuliah sampai Kerja, Pilih Pulang Kampung Setiap Kehabisan Uang daripada ke ATM

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
5 Juni 2024
A A
tolak punya rekening dan atm.MOJOK.CO

Ilustrasi ATM (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebelum lulus, pada 2015 ia juga sempat kerja setahun di sebuah bisnis percertakan buku. Bekerja juga awalnya tidak mendorongnya untuk membuat rekening.

“Untung dulu itu gajiannya pakai amplop. Nggak ditransfer,” ujarnya terbahak.

Barulah, di akhir masa kerja itu ia memilih coba untuk membuat rekening bank. Saat itu ia membuat rekening Bank BSI. Alasannya sederhana, ada cabang bank tersebut di dekat tempat tinggalnya.

Selanjutnya, ia juga tergolong telat memanfaatkan kepraktisan layanan m-Banking. Baru pada 2023, saat usianya sudah 32, Fansuri tergerak untuk mendaftar.

“Awalnya juga nggak merasa perlu-perlu amat. Baru setelah sering belanja online, apalagi setelah sering telat pas beli barang langka yang rebutan cepat-cepat bayar, akhirnya memutuskan bikin m-Banking,” ujarnya.

Alasan masih banyak orang dewasa Indonesia asing dengan ATM karena tidak punya rekening

Indonesia berjajar dengan beberapa negara lain dengan persentase orang dewasa tak punya rekening bank yang cukup tinggi. Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo menyebut tiga alasan utama masih banyak orang dewasa tak bertransaksi di ATM.

Alasan pertama adalah karena ketimpangan pendapatan. Lalu perbedaan kemudahan akses pada penyedia layanan bank dan ketiga adalah persoalan perbedaan kebutuhan terhadap layanan keuangan.

Meski kepemilikan rekening kerap dianggap sebagai salah satu indikator inklusi keuangan, tapi ia beranggapan tidak bisa jadi tolak ukur satu-satunya. “Tingkat inklusi keuangan tidak cukup diukur dengan angka kepemilikan akun bank, namun meliputi pula ketersediaan akses ke produk atau layanan keuangan,” kata Arianto melansir dari Tirto.id.

Saat ini, sebenarnya bank semakin memudahkan proses pembuatan rekening. Apalagi banyak bermunculan layanan bank digital yang semua proses pembuatan rekening bisa dilakukan secara daring.

Calon nasabah hanya cukup mengunduh aplikasi, mendaftar, dan melengkapi berkas ketentuan lewat ponselnya. Namun, memang tidak semua kalangan sudah merasa perlu dengan layanan keuangan digital ini.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Enggan Pakai m-Banking Sampai Umur 30-an, Rela Repot ke ATM Setiap Transaksi dan Telat Sadari Manfaaatnya

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2024 oleh

Tags: atmbankbuka rekeningperbankanrekeningrekening bank
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia MOJOK.CO
Ekonomi

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia

25 Oktober 2025
4 Aturan Tidak Tertulis ATM Indomaret yang Harusnya Dituliskan Saja karena Banyak Orang Nggak Peka Mojok.co
Pojokan

4 Aturan Tidak Tertulis ATM Indomaret yang Harusnya Dituliskan Saja karena Banyak Orang Nggak Peka

15 September 2025
4 masalah di ATM Indomaret yang bikin kesel dan parno MOJOK.CO
Ragam

Kesel dan Parno saat Transaksi di ATM Indomaret karena 4 Masalah yang Bisa Rugikan Pengguna

1 Mei 2025
Shopee Paylater: Menguntungkan Seller, tapi Bikin Keuangan Pengguna Hancur, Siap-siap Gagal BI Checking! promo paylater
Liputan

Shopee Paylater: Menguntungkan Seller, tapi Bikin Keuangan Pengguna Hancur, Siap-siap Gagal BI Checking!

25 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
Nelangsa pemuda desa saat teman sepantaran yang kerja di perantauan mudik ke desa (pulang kampung): tertekan dan tersisihkan MOJOK.CO

Nelangsa Pemuda Desa saat Teman Pulang dari Perantauan, Tertekan dan Tersisihkan karena Kesan Tertinggal tapi Tak Punya Banyak Pilihan

9 Maret 2026
Kupat Keteg: kuliner warisan Sunan Giri jadi medium dakwah di Giri Kedaton, Gresik MOJOK.CO

Rasa Sanga (4): Tasawuf Ala Sunan Giri dalam Olahan Kuliner Kupat Keteg yang Dibuat di Tengah Perbukitan Kapur

6 Maret 2026
Anak pulang ke rumah dari perantauan ditunggu, tapi justru sakiti dan beri duka karena sepelekan masakan ibu MOJOK.CO

Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya

11 Maret 2026
Orang "Gagal" yang Dihina Hidupnya, Buktikan Bisa Lolos CPNS hingga PNS. MOJOK.CO

Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS

10 Maret 2026
Ilustrasi Honda Vario Sumber Derita dan Bikin Gila di Jalanan Surabaya (Wikimedia Commons)

Honda Vario Adalah Motor yang Paling Menderita di Surabaya: Mesin Loyo Itu Sengsara Dihajar Jalan Rusak

6 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.