Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal

Soto Pak Paiman Kulon Progo, Laris Setelah Pindah ke Pinggiran Kota

Rekomendasi warung soto di Kulon Progo

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
3 November 2022
A A
Beranda Liputan Kuliner
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Soto Pak Paiman memilih menyingkir dari hiruk pikuk Kota Jogja untuk pindah ke Wates, Kulon Progo pada 1980-an. Pilihannya pindah lokasi ini tepat, di tempat yang disebut sebagai daerah pinggiran Jogja ini usahanya justru laris. 

***

Winarni harus menjelaskan beberapa kali ke pembeli yang makan di tempatnya, kalau jumlah yang harus dibayarkan memang benar adanya. Mendengar  angka yang disebutkan Winarni, pembeli itu ingin membayar lebih banyak dari angka yang disebutkan. 

“Mereka rombongan, baru dari bandara, terus mampir makan di sini. Kata mereka, ayam yang dimakan banyak. Ayamnya ayam kampung, kok bayarnya cuma segitu, terlalu murah kata mereka, ” kata Winarni tertawa. Ia menceritakan pengalamannya itu saat Mojok ngobrol dengannya, Kamis (27/10/2022). 

Saat saya datang sekitar pukul 07.00 warung itu sebenarnya belum buka sepenuhnya. Lauknya belum komplet. “Biasanya jam setengah delapan baru komplet,” katanya. 

Namun karena belum terlalu ramai pelanggan, saya bisa ngobrol dengannya. Pertanyaan saya pertama tentu saja tentang keberadaan bandara NYIA, apakah ada pengaruh pada usahanya. 

Baca Juga:

Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat- Mahal dan Berjarak (Wikimedia Commons)

3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal

11 Februari 2026

Winarni kemudian menceritakan pelanggan-pelanggan yang datang setelah turun dari pesawat di Bandara NYIA yang mampir ke warung sotonya. “Banyak yang sekarang setelah turun dari pesawat mau ke Jogja mampir ke warung soto kami. Terus ya tadi, kaget karena kata mereka murah,” katanya. 

Winarni adalah generasi kedua dari Soto Pak Paiman, Wates, Kulon progo. Lokasi Warung Soto Pak Paiman persis di tengah Kota Wates, tepatnya di samping simpang lima, Karangnongko, Wates, Kulon Progo. Tepatnya di sebelah utara jalan patung Nyi Ageng Serang. Orang menyebutnya bundaran patung kuda. 

Menurut Winarni, bagi orang-orang yang terbiasa makan Soto di Kota Jogja, terutama soto-soto legendaris, harga yang dipatoknya memang terlalu murah. Tapi bagi orang-orang di Kulon Progo, harga sotonya terbilang tinggi. 

soto pak paiman rekemondasi soto di Kulon Progo
Soto Pak Paiman, rekomendasi soto di Kulon Progo. (Agung P)

Saya sendiri membayar Rp40 ribu untuk semangkuk soto, ayam goreng paha bagian atas atau gending, rempela ati, dua tempe kemul, dan segelas teh tawar hangat.

Harga ini terbilang mahal untuk orang-orang di Kulon Progo, tapi terbilang murah bagi pemburu soto legendaris. 

Baca halaman selanjutnya
Satu perguruan dengan Soto Pak Slamet…

Halaman 1 dari 2
12Next
Tags: Kuliner JogjaSotowarung soto
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO
Urban

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat- Mahal dan Berjarak (Wikimedia Commons)
Pojokan

3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal

11 Februari 2026
Harga Paha Atas Olive Chicken Naik, Warga Jogja Resah (Unsplash)
Pojokan

Keresahan Warga Jogja di Balik Kabar Kenaikan Harga Menu Paha Atas Olive Chicken

12 Desember 2025
5 Kasta Lotek Enak di  Jogja, Silakan Coba dan Buktikan Mojok.co
Pojokan

5 Kasta Lotek Enak di  Jogja, Silakan Coba dan Buktikan

1 November 2025
Muat Lebih Banyak
Pos Selanjutnya
Amien Rais jelang Muktamar Muhammadiyah

Pesan Amien Rais Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-48

Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.