Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

KA Argo Parahyangan Terancam Tak Lagi Beroperasi, Simak Sejarahnya

Kenia Intan oleh Kenia Intan
2 Desember 2022
A A
Pengalaman Naik Kereta Api Jogja-Jakarta Cuma 82 Ribu: 24 Jam Perjalanan, Tapi Jauh Lebih Murah dan Berkesan, Serasa Nge-Punk.MOJOK.CO

Ilustrasi Pengalaman Naik Kereta Api Jogja-Jakarta Cuma 82 Ribu: 24 Jam Perjalanan, Tapi Jauh Lebih Murah dan Berkesan, Serasa Nge-Punk (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – KA Argo Parahyangan yang melayani perjalanan dari Stasiun Gambir (Jakarta) hingga Kiaracondong (Bandung) terancam ditutup tahun depan. Penghentian itu mempertimbangkan mulai beroperasinya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada Juni 2023.

KA Argo Parahyangan selama ini menjadi pilihan transportasi favorit dari Jakarta ke Bandung ataupun sebaliknya. Kereta yang juga dikenal dengan sebutan “Gopar” itu menjadi satu-satunya kereta yang melayani koridor Jakarta-Bandung.

Sayangnya, KA Argo Parahyangan itu kini terancam tidak akan beroperasi tahun depan. KCJB yang pengerjaannya sudah mencapai 80% itu akan beroperasi pada Juni 2023 dan akan menggantikan KA Argo Parahyangan.

Dilihat dari sisi waktu, KCJB memang memangkas waktu menjadi 40 menit saja dari sekitar 3 jam. Namun dilihat dari segi harganya, KCJB jauh lebih mahal. Tarifnya diperkirakan Rp250.000 hingga Rp350.000. Belum lagi stasiun terakhir KCJB saat ini baru mencapai Pandalarang, tidak seperti Gopar yang sudah mencapai pusat kota Bandung.

Sejarah

KA Argo Parahyangan mulai beroperasi pada 27 April 2010 itu merupakan peleburan KA Argo Gede dan KA Parahyangan. Peleburan dilakukan karena masyarakat kecewa KA Parahyangan berhenti beroperasi. KAI kemudian menggabungkan KA Parahyangan bersama rangkaian KA Argo Gede.

KA Parahyangan memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Kereta itu sudah melayani penumpang sejak 1971. Dengan kata lain, kereta ini telah melayani selama 39 tahun sebelum akhirnya ditutup pada 26 April 2010.

Kereta itu sempat mengalami kejayaan di masanya. Sempat melayani hingga 20 perjalanan per hari, bahkan mencapai 30 kali perjalanan di akhir pekan. Hingga akhirnya, pada 1995 kereta api kelas eksekutif bernama Argo Gede diluncurkan. Kehadiran Argo Gede membuat Parahyangan semakin kembang kempis. Apalagi dengan beroperasinya Tol Cipularang pada 1995.

Okupansi KA Parahyangan menjadi semakin turun bahkan sampai di bawah 50%. Rendahnya okupansi  terus berlanjut baik pemberangkatan dari Bandung maupun Jakarta. KA hanya penuh pada weekend saja. Di masa-masa terburuknya, KA Parahyangan merugi hingga Rp36 miliar.

Kini, kereta api dengan panjang rute 166 kilometer itu melayani sebanyak 10 kali perjalanan pulang dan pergi. Dilansir dari traveloka.com, KA Parahyangan melayani delapan kali perjalanan reguler dan dua kali perjalanan tambahan.

KA ini menyediakan dua kelas yakni ekonomi dan eksekutif. Selain itu, tersedia juga tipe Luxury. Harga tiket kereta ini antara Rp100.000 hingga Rp160.000 untuk kelas ekonomi dan eksekutif. Sementara Harga tiket kelas Luxury antara Rp350.000 hingga Rp480.000.

Setidaknya KA Argo Parahyangan mampu mengangkut 8.300 hingga 11.000 penumpang tiap harinya. Jarak waktu yang ditempuh KA Parahyangan memang antara 3 jam hingga 3 jam 15 menit.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Menyusuri Jalur Kereta 100 Tahun Solo-Wonogiri Bersama KA Batara Kresna yang Membelah Bengawan Solo

Terakhir diperbarui pada 4 Desember 2022 oleh

Tags: argo parahyangankaikereta api
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO
Urban

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran
Sehari-hari

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO
Sehari-hari

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
KA bengawan, KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO
Catatan

User KA Bengawan Merasa Kesepian Saat Beralih ke Kereta Eksekutif KA Taksaka, “Kereta Gaib” Harga Rp74 Ribu Tetap Juara Meski Bikin Badan Pegal

9 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan.MOJOK.CO

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan

10 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan travel mobil

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

12 Maret 2026
Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
Cerita Felix. Kuliah di universitas Australia berkat beasiswa LPDP usai diejek dan ditertawakan. Tolak tawaran kerja dewan demi ajar anak-anak di kampung pedalaman MOJOK.CO

Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu

10 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.