Prediksi Belgia vs Jepang: Level Tinggi Samurai Jepang

MOJOK.COBelgia vs Jepang | Rostov Arena, Rusia | Live TransTV, K Vision, Usee TV | Selasa, 03 Juli 2018 | 01.00 WIB dini hari| Prediksi: Belgia menang.

Laga Belgia vs Jepang adalah pertaruhan satu-satunya wakil dari Benua Asia. Secara mengejutkan, Jepang mampu lolos dari Grup H yang diisi Kolombia, Senegal, dan Polandia. Di atas kertas, ketiga rival Jepang punya level sepak bola yang lebih tinggi. Namun, di atas lapangan, catatan kertas itu menjadi tidak berguna. Jepang mampu meladeni sepak bola level tinggi itu.

Bahkan tak hanya meladeni, Jepang menjadi momok bagi negara-negara yang lebih difavoritkan. Memang, skuat asuhan Akira Nishino terbantu dengan ambruknya performa Polandia justru ketika tampil di Piala Dunia. Penampilan meyakinkan semasa babak penyisihan Piala Dunia 2018 zona Eropa menjadi tidak berarti.

Jepang bahkan bisa mengalahkan Kolombia dan mengimbangi Senegal. Mengapa Jepang bisa beradaptasi dengan sepak bola level tinggi di Piala Dunia 2018 kali ini?

Jawabannya ada dua. Pertama, Nishino tidak neko-neko dengan merancang cara bermain yang rumit. Pelatih berusia 63 tahun tersebut sadar bahwa ia tidak punya waktu panjang untuk menyiapkan skuat Jepang. Nishino ditunjuk menggantikan Vahid Halilovic hanya dua bulan menjelang Piala Dunia 2018.

Oleh sebab itu, Nishino meletakkan dasar sepak bola timnas Jepang kepada work ethic. Sebagai bangsa yang lekat dengan status pekerja keras, Nishino tidak perlu bekerja terlalu keras untuk membangun pola pikir ini di dalam skuat Jepang. Dasar yang sangat sederhana, bukan? Jepang hanya perlu berlari lebih jauh, bergerak lebih cepat, dan bekerja dua kali lebih berat ketimbang lawan-lawannya. Terdengar absurd? Tidak mengapa karena work ethic itu yang membantu Nippon mengalahkan Kolombia.

Alasan kedua adalah Jepang punya banyak pemain yang bermain di kompetisi Eropa. Memang, beberapa pemain ini tidak bermain di klub besar atau liga yang terlampau terang. Namun, bersinggungan dengan sepak bola level tinggi bersama klub Eropa membantu beberapa pemain Jepang beradaptasi dengan level kompetisi ini lebih cepat. Pengalaman itu berhasil menular kepada pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik.

Jika menengok skuat Jepang, dari 23 pemain yang dipilih Nishino, ada 15 pemain yang mencari nafkah di luar J-League. Mereka adalah Eiji Kawashima (Getafe), Yuto Nagatomo (Galatasaray), Hiroki Sakai (Marseille), Gotoku Sakai (Hamburg), Maya Yoshida (Southampton), Gaku Shibasaki (Getafe), Shinji Kagawa (Borussia Dortmund), Makoto Hasebe (Eintracht Frankfurt), Keisuke Honda (Pachuca), Genki Haraguchi (Fortuna Dusseldorf), Takashi Usami (Fortuna Dusseldorf), Shinji Okazaki (Leicester City), Yoshinori Muto (Mainz), Takashi Enui (Eibar), dan Yuya Osako (Koln).

Semua pemain ini tengah berada di usia matang dan punya pengalaman yang dibutuhkan. Pengalaman ini memungkinkan mereka menghadapi berbagai jenis situasi yang tidak terduga atau menyulitkan, misalnya kebobolan terlebih dahulu atau harus mempertahankan keunggulan di sisa menit pertandingan yang masih panjang.

Kelebihan yang membuat Jepang bisa melaju lebih jauh dibandingkan Korea Selatan, atau semua negara yang lolos ke Piala Dunia 2018.

Namun, sayangnya, di babak 16 besar Piala Dunia 2018 ini Jepang akan bertanding dengan Belgia. Untuk Piala Dunia 2018, Belgia tak lagi disebut sebagai “kuda hitam”. Pemain-pemain kunci mereka tak lagi masih hijau. Pengalaman bermain di klub besar dan perkembangan kemampuan membuat Belgia dianggap bisa melaju setidaknya sampai babak semifinal.

Skuat Belgia adalah perpaduan kreativitas, ketajaman, dan ketangguhan. Tambahkan unsur performa terbaik, Belgia menjadi sebuah unit yang solid. Setiap lini Belgia diisi pemain-pemain kelas satu, kecuali Marouane Fellaini. Jujur saja, untuk laga Belgia vs Jepang ini, sang unggulan seperti melawan diri sendiri. Kegagalan bisa ditentukan oleh seberapa ceroboh mereka menangangi kerja keras Jepang.

Jepang tidak akan lari dari pertarungan. Samurai Jepang punya level tinggi, bekal penting untuk pertandingan yang juga penting. Oleh sebab itu, laga Belgia vs Jepang bakal berjalan dengan tempo cepat, meski mungkin Jepang akan dipaksa lebih banyak bertahan. Apakah Jepang bisa melangkah lebih jauh? Atau Belgia memang layak dijagokan sampai ke semifinal?

Exit mobile version