Harga bekas Wuling Confero yang jatuh bebas: apa penyebabnya?
Meskipun harga baru kompetitif, nilai jual kembali Wuling Confero sering anjlok drastis. Apalagi untuk model tahun 2018-2020, harga bekas bisa turun hingga di bawah Rp100 juta, bahkan untuk unit yang kondisinya baik.
Penyebab utama disinyalir karena persepsi negatif terhadap brand Cina. Sejarah produk Cina yang dianggap berkualitas rendah membuat konsumen ragu, meskipun Wuling telah membuktikan ketangguhannya dengan garansi mesin hingga 7 tahun.
Faktor lain adalah strategi harga pabrikan yang agresif. Wuling sering memberikan diskon besar untuk model baru, membuat harga bekas semakin tertekan. Pasar mobil bekas Cina juga belum matang, dengan demand rendah dibanding merek Jepang seperti Toyota atau Honda.
Layanan after sales yang masih terbatas di daerah-daerah pelosok menambah kekhawatiran pembeli potensial. Selain itu, perkembangan teknologi cepat di segmen listrik seperti Wuling Air EV atau Binguo membuat model konvensional seperti Confero kurang diminati. Akibatnya, depresiasi bisa mencapai 40-50% dalam 3-5 tahun, jauh lebih tinggi dari rata-rata MPV lain dari pabrikan lain.
BACA JUGA: 3 Penyebab Mobil Wuling Semakin Diminati Masyarakat Indonesia
Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan Wuling Confero termasuk ruang kabin luas, fitur lengkap untuk harganya, dan biaya operasional rendah. Ini ideal untuk keluarga besar atau usaha kecil seperti travel. Namun, kekurangan seperti resale value rendah, dan suku cadang yang kadang sulit ditemui di luar dealer resmi menjadi pertimbangan.
Ada juga yang merasa performa mesin juga terasa kurang bertenaga saat muatan penuh.
Namun jika Anda mencari value maksimal tanpa peduli resale value, Wuling Confero layak dipertimbangkan. Dan bagi yang prioritaskan investasi jangka panjang, mungkin lebih baik melirik kompetitor Jepang sih.
Penulis: Budi
Editor: Rizky Prasetya
BACA JUGA Wuling Confero Kok Murah? Murahan Ya?
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.













