Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Wisma Hartono Tinggal Kenangan bagi Pelajar SMAN 6 Jogja

Kenia Intan oleh Kenia Intan
3 Mei 2025
A A
Wisma Hartono Jogja Kini Tinggal Kenangan bagi Pelajar yang Pernah Bersekolah di Sekitar Sana Mojok.co

Wisma Hartono Jogja Kini Tinggal Kenangan bagi Pelajar yang Pernah Bersekolah di Sekitar Sana (wikimedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Wisma Hartono Jogja tutup setelah 30 tahun beroperasi. Bangunan legendaris yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman itu kabarnya sudah dikosongkan. Spanduk yang terpasang di pintu selatan dan area parkiran menyebutkan, Wisma Hartono hanya melayani customer KFC hingga 4 Mei 2025 dan setelahnya berhenti beroperasi. 

Melansir dari konten Instagram Pandangan Jogja, tidak ada yang tahu persis rencana penggunaan bangunan setelah berhenti beroperasi. Hanya saja, pada laman rumah 123 ada unggahan yang menyebutkan gedung ini terjual senilai Rp125 miliar. 

Kabar tutupnya Wisma Hartono sontak menyita perhatian. Maklum, banyak orang Jogja yang kehidupannya bersinggungan langsung dengan gedung ini. Tidak terkecuali pelajar yang bersekolah di sekitar sana.

Asal tahu saja, Wisma Hartono terletak persis di samping barat SMPN 8 Jogja dan persis di selatan SMAN 6 Jogja. Tidak jauh dari sana juga ada SMA Stella Duce 1, SMP Negeri 5, SMA Negeri 3, dan SMP Negeri 1. Tidak heran kalau pengunjung menggunakan seragam sekolah sudah jadi pemandangan yang biasa saja di tempat ini.  

Saya yang belasan tahun lalu bersekolah di SMA Negeri 6 Yogyakarta (atau biasa disebut Namche) jelas punya banyak kenangan di bangunan legendaris itu. Begitu juga teman-teman saya. Bahkan, bisa dibilang, Wisma Hartono adalah tempat yang paling sering dikunjungi selain rumah dan sekolah. 

Kenangan di food court Wisma Hartono dan KFC Sudirman 

Salah satu alasan pelajar sering mendatangi tempat ini adalah food court-nya. Dahulu di lantai paling bawah Wisma Hartono (di sisi utara) terdapat banyak gerai menjajakan makanan dan minuman. Menu yang ditawarkan lebih murah daripada KFC dan lebih lebih beragam daripada kantin sekolah. Biasanya kami ke sana sepulang sekolah sambil menunggu jemputan atau menunggu waktu ekstrakurikuler tiba. Bahkan, saat istirahat atau jam kosong ada juga yang buru-buru ke food court hanya demi membeli Es Teh Tong Tji. 

Selama kurang lebih 3 tahun sekolah, entah mengapa saya tidak pernah bosan mengunjungi food court Wisma Hartono Jogja. Mungkin karena pilihan menunya yang beragam ya, saya dan banyak Namche lain jadi punya berbagai pilihan di tiap kunjungan. Walau begitu, menu pilihan dan andalan saya adalah nasi timlo dan Es Teh Tong Tji. Hampir di tiap kunjungan saya memesannya karena rasa yang enak dan harga yang paling ramah di kantong.

Beda cerita kalau mendapat uang saku lebih atau ada traktiran ulang tahun. Saya dan beberapa teman “naik kasta” dengan jajan di KFC Sudirman. Tentu saja kami tidak beli paket nasi ayam, melainkan menu yang lebih murah seperti es krim cone vanila, KFC Goceng, atau Krusher. Ya namanya juga anak SMA, sekalipun punya uang, tetap berpikir beribu kali untuk jajan makanan yang pada saat itu sudah menyentuh puluhan ribu.

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Selain jajan dan traktiran ulang tahun, KFC Sudirman juga jadi saksi bisu berbagai tugas kelompok yang entah mengapa banyak sekali itu. Seingat saya, banyak pelajar dan mahasiswa yang datang ke KFC Sudirman untuk mengerjakan tugas, belajar bersama, bahkan les privat. Saya paham tempat tersebut jadi favorit banyak orang, selain ada pilihan menu yang ramah di kantong, di KFC Sudirman terdapat banyak meja dan kursi, lengkap dengan stop kontak yang sangat dibutuhkan pelajar. Lebih dari itu, tempatnya adem, bersih, dan buka 24 jam lagi. 

Tempat parkir favorit pelajar

Selain food court dan KFC, tempat parkir Wisma Hartono juga banyak berperan bagi pelajar di sekitar sana. Seingat saya, setiap hari pasti ada saja teman yang parkir di sana dengan berbagai alasan. Saat awal masuk SMA dan masih canggung membawa motor ke sekolah (entah karena belum punya SIM atau alasan lain) banyak teman memarkirkan kendaraan di area parkir Wisma Hartono. Tidak hanya anak SMA, saya juga sering melihat anak-anak berseragam SMP parkir di sana. Bisa dibilang, parkiran Wisma Hartono semacam tempat parkir darurat bagi para pelajar.

Alasan lain, akses parkiran Wisma Hartono itu lebih mudah daripada parkir di sekolah. Sebagai gambaran, jalan depan SMAN 6 Jogja dan SMPN 8 Jogja (Jalan Kahar Muzakir) adalah jalan satu arah dari sisi timur ke barat. Jalan ini sangat padat di jam berangkat dan pulang sekolah. Itu mengapa, mereka yang sehari-hari lewat Jalan Jenderal Sudirman lebih memilih memarkirkan kendaraan di Wisma Hartono daripada di sekolah. Apalagi kalau sudah kepepet jam masuk sekolah. Walau berbayar, mereka lebih nyaman parkir di sana yang aksesnya lebih mudah dan lahannya lebih luas. 

Di atas hanyalah secuil nostalgia pelajar yang pernah bersekolah di sekitar Wisma Hartono. Saya yakin, di luar sana ada banyak kenangan lain tertinggal di gedung berusia puluhan tahun itu. Saya membaca di media sosial, tempat ini sempat jadi pusat mencari Pokemon, ada juga yang membeli ponsel pertamanya di toko elektronik yang terletak di lantai 2 gedung, hingga tempat belajar saat ujian PTN. Wisma Hartono memang banyak sekali bersinggungan dalam kehidupan orang Jogja, itu mengapa akan selalu dikenang. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA KFC Terban, Tempat Saya Sadar bahwa (Dulu) Saya Begitu Miskin Gara-gara Kaget Lihat Menunya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2025 oleh

Tags: Jogjapelajar jogjaWisma Hartonowisma hartono jogja
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

Kuliah di Jogja Adalah Perjalanan Hidup yang Paling Saya Syukuri surabaya

Kuliah di Jogja Adalah Perjalanan Hidup yang Paling Saya Syukuri

1 Oktober 2022
4 Rekomendasi Kopi Susu di Jogja yang Enaknya Nggak Masuk Akal Terminal Mojok

4 Rekomendasi Kopi Susu di Jogja yang Enaknya Nggak Masuk Akal

14 Mei 2022
Sudah Saatnya Warga Jogja Menggunakan Fitur Klakson Saat Berkendara, Sebab Jalanan Jogja Sudah Mulai Berbahaya jogja istimewa purwokerto

Saya Baru Bisa Mensyukuri Purwokerto Setelah Merantau ke Jogja, Kota Istimewa yang Malah Bikin Saya Gundah Gulana

12 Mei 2025
4 Alasan Kota Pelajar Lebih Romantis ketimbang Kota Kelahiran

4 Alasan Kota Pelajar Lebih Romantis ketimbang Kota Kelahiran

12 Juli 2022
Membayangkan Sewon Bantul Tanpa ISI Jogja, Cuma Jadi Daerah Antah-berantah Mojok.co

Membayangkan Sewon Bantul Tanpa ISI Jogja, Cuma Jadi Daerah Antah-berantah

19 Mei 2025
Jogja dari Sudut Pandang Mahasiswa Baru sabda pandita ratu

Jogja dari Sudut Pandang Mahasiswa Baru

29 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon Mojok.co

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon

8 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.