Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Wahai Marco, PSS Sleman Milik Bersama, Bukan Perkara Egomu Belaka

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
3 November 2021
A A
marco out pss sleman
Share on FacebookShare on Twitter

Marco telah enyah dari tubuh PSS Sleman. Ia kini digantikan oleh Andhywardhana Putra, Direktur Utama PSS Sleman yang baru. Walau begitu, “arwah” Marco masih saja gentayangan. Ia kini berkilah, merasa disakiti dan memaksa para Sleman Fans untuk mendengarkannya. Layaknya orang kepepet, bisa apa Marco selain gaslighting?

Lebih nggatheli lagi, blio menuding bahwa Andhywardhana Putra mencari celah guna masuk dalam jajaran PT. PSS. Tudingan ini ditepis Andhywardhana yang mengatakan pengangkatannya ini keputusan pemilik saham.

Hal sekecil ini membuktikan bahwa Marco memang alot ketika hendak melepas PSS Sleman. Padahal, setiap sudut Sleman sudah dihiasi dengan pamphlet yang bertuliskan namanya dengan akhiran “out”. Ya, #MarcoOut lebih riuh ketimbang baliho Reno Candra Sangaji, lurah Condongcatur yang katanya mau maju itu.

Marco juga menunjukan wajah manusia ketika sudah kepepet dan kalap. Bagaimana pun, tudingan bahwa Andhywardhana menekan pihak atas agar mendapatkan jabatan dan menggeser blio, itu nggak mashoook babar blas. Pemegang saham PT. PSS itu ada 14 orang dan mau bagaimanapun kelewat ampuh semisal Andhywardhana menekan 14 orang sekaligus demi jabatan Marco.

Toh jabatan Marco kini menjadi sebuah bola panas. Hanya orang gila yang menerima jabatan, ketika jabatan tersebut menjadi sasaran kritik. Apalagi ini urusan sepak bola, di mana selalu muncul kata “perjuangan kolektif” ketika sebuah tim sedang nggak baik-baik saja. Apalagi—lagi—ini adalah PSS Sleman. Sebuah tim yang bukan milik 14 orang pemegang saham, melainkan seluruh masyarakat Sleman.

Walau modern ini memang agak aneh ketika membicarakan bahwa sebuah tim milik kolektif suporter. Mau bagaimana pun, sepak bola pasca Revolusi Industri adalah sepak bola yang selalu bertautan dengan pemilik modal. Sepak bola bukan hanya hiburan, namun juga perputaran uang. Namun, mau bagaimana pun, ini adalah PSS Sleman. Sehebat apa pun Marco menahkodai, jika nggak dapat restu warga Sleman, palingan ya bernasib seperti Perseru Serui.

Marco, PSS Sleman itu bukan Badak Lampung FC. Gairah nggak didapat hanya ketika dirimu memindah home base ke daerah lain. Serui ke Lampung, itu jauh sekali. Memang, bisnis adalah perkara wahid mana kala mempertahankan sebuah tim adalah harga mati. Kejeniusan bisnismu di Sleman itu nggak payu. Di sini, lebih mementingkan hadirnya sebuah tim yang diwariskan dari kakek hingga bapak.

Sekarang Marco tampil dalam YouTube maupun podcast, menyebar narasi yang menjurus kepada asumsi pribadi dirinya. Dengan nada-nada yang membosankan—seperti biasanya—Marco menyebar hal-hal yang mengatasnamakan perjuangan pribadinya. Narasi-narasi macam ini, seperti yang saya sebutkan di awal, bisa apa sih pihak yang kalah selain melakukan gaslighting?

Baca Juga:

Manajemen Tolol Penyebab PSS Sleman Degradasi dan Sudah Sepatutnya Mereka Bertanggung Jawab!

Jersey Pre-Season PSS Sleman 2023: Nostalgia Musim 2003

Di sebuah kanal YouTube yang sedang butuh AdSense karena jarang jadi komentator lantaran gaya komentatornya sudah ketinggalan zaman dan kelewat berisik, Marco mengatakan bahwa proses pemecatannya via media sosial. Ia juga mengatakan bahwa, “Saya tidak mau buka aib perusahaan, tetapi ini yang memang terjadi. Kita pikir di sepak bola itu bisa dimusyawarahkan semua ternyata engga.”

Benar, Marco, saya kira sepak bola itu bisa dimusyawarahkan. Lantas ke mana Anda ketika Sleman Fans berkeringat-keringat menuntut kejelasan kepada Anda? Katanya, sepak bola bisa dimusyawarahkan, lha kok pas Anda dicari malah ilang-ilangan?

Untuk Sleman Fans, saya sarankan perbanyak narasi. Tampil di podcast dan kanal YouTube yang menyuarakan keluh kesah kalian sebagai suporter. Jangan narasi-narasi ini berat sebelah kepada diri Marco. Oleh karena sepak bola adalah perjuangan, maka memperjuangkan narasi yang benar dan bermartabat juga merupakan salah satu bentuk perjuangan itu sendiri.

Ketika pihak yang menyebalkan mengutarakan keresahan karena nggak mendapatkan keadilan, maka bisikan kepada dirinya, di telinganya kalau bisa, lha wong dulu kita nyari blio, blio malah sulit dijumpai. Situ Dirut PSS Sleman apa Avatar? Lha kok ketika Sleman Fans membutuhkan dirinya, Anda malah menghilang.

Selamat berkoar-koar, Marco.

Sumber gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2021 oleh

Tags: marcopss sleman
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Penonton Putusnya Thariq Halilintar dan Fuji Setara Kapasitas 110 Stadion Maguwoharjo (Unsplash)

Penonton Putusnya Thariq Halilintar dan Fuji Setara Kapasitas 110 Stadion Maguwoharjo

7 Maret 2023
Manajemen Tolol Penyebab PSS Sleman Degradasi dan Sudah Sepatutnya Mereka Bertanggung Jawab!

Manajemen Tolol Penyebab PSS Sleman Degradasi dan Sudah Sepatutnya Mereka Bertanggung Jawab!

26 Mei 2025
Jersey pre-season PSS Sleman.

Jersey Pre-Season PSS Sleman 2023: Nostalgia Musim 2003

25 Mei 2023
Suporter PSS Sleman (Sumber: bcsxpss.com)

Berharap Tuah Magis Boaz Solossa di PSS Sleman

4 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

11 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.