Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Vespa Primavera Sean Wotherspoon: Digoreng Makelar padahal Biasa Saja

Rakhmat Darmawan oleh Rakhmat Darmawan
4 Oktober 2020
A A
Tips Penting untuk Pengendara Vespa Pemula terminal mojok.co

Tips Penting untuk Pengendara Vespa Pemula terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tiada hari tanpa berita aneh bin ajaib di dunia maya Indonesia. Beberapa hari ini, di lini masa media sosial saya banyak berkeliaran berita Vespa Primavera edisi terbatas hasil kolaborasi dengan Sean Wotherspoon yang digoreng harganya habis-habisan oleh makelar. Motor yang awalnya dijual 85 juta rupiah di dealer resmi Vespa akhirnya naik sampai tembus 150 juta rupiah di tangan makelar.

Vespa yang terkenal sebagai motor urban kesukaan anak muda berkolaborasi dengan Sean Wotherspoon yang terkenal sebagai desainer pakaian dan sepatu dengan desain unik , yang menurut saya adalah kolaborasi paling ambisius di pembuka dekade ini.

Setelah rilis, motor ini langsung diserbu oleh makelar dan dijual lagi untuk mendapatkan keuntungan lebih. Vespa Indonesia mengatakan kalau kuota Vespa Primavera Sean Wotherspoon hanya satu persen dari penjualan Vespa regular.

Sean Wotherspoon bahkan mengunggah foto Justin Bieber mengendarai motor ini, lalu Isyana Sarasvati juga ikut mengunggah foto motor ini di akun Instagram pribadinya, dan tak lupa para YouTubers berlomba-lomba membuat konten tentang motor ini.

Tak lupa juga terima kasih kepada internet, semenjak influencer banyak bermunculan di dunia ini, memengaruhi orang banyak itu tidak susah lagi. Dan menggandeng influencer adalah salah satu metode paling ampuh untuk pemasaran.

Kalau Anda cek di google, spesifikasi mesin motor tersebut sebenarnya tidak berbeda dengan Vespa Primavera biasa, sama-sama memakai mesin 150cc injeksi yang menghasilkan 11 daya kuda. Memang dengan tenaga segitu cukup powerful untuk motor seukuran Vespa. Tapi, rasanya juga bakal nggak ada beda sama naik Vespa biasa sih.

Hal yang berbeda dari motor seri ini hanyalah di bagian eksterior. Cat nyentrik bernuansa tahun ’80-an didesain oleh Sean Wotherspoon, sticker Vespa yang cukup besar di fender kiri serta enam sticker Primavera di sisi kanan, beberapa aksesoris di emblem, jok dengan desain berbeda, dan pemilihan desain velg yang berbeda dengan Primavera biasa. Jadi secara estetika motor ini lebih spesial dari Primavera biasa. Sayangnya, knalpotnya masih berwarna hitam, jadi terasa mencolok dengan cat bodi yang cukup meriah.

Biarpun begitu, teman saya pernah berseloroh kalau pemilihan cat tersebut seperti ikut-ikutan dengan style modifikasi motor matic ala Thailand.

Baca Juga:

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal

Dilihat dari pemilihan catnya, kira-kira di STNK bakalan ditulis warna apa ya? Di bagian samping motor ini berwarna kuning, di spakbor depan berwarna hijau, dan di footstep berwarna merah.

Tapi, menurut saya ada hal yang bikin motor ini kurang nyentrik dan spesial. Vespa edisi Sean Wotherspoon ini memiliki corak sama, sebagian besar warna bodinya kuning, spakbor depan hijau, dan footstep merah. Sebenarnya warna ini mengingatkan saya kepada VW Harlequin. Kalau Vespa berani lebih nyentrik seperti VW edisi Harlequin yang dari pabriknya punya banyak kombinasi warna, pastilah motor tersebut lebih spesial.

Kalau saya lihat dari foto sih, kita bisa aja modif Vespa biasa jadi mirip kayak Vespa Sean Wotherspoon. Tinggal beli bagian bodi tambahan, dipasang, lalu dicat, kelar.

Tradisi mengubah kendaraan dari versi biasa ke edisi spesial adalah hal yang wajar, sebagai contoh pecinta Mitsubishi Lancer Evolution saja rela membangun Lancer Evo dengan basis Lancer pasar lokal indonesia dan memakai mechanical parts Lancer Evo asli, kenapa? Ya karena Lancer Evo asli adalah barang yang sangat langka.

Dengan harga di makelar yang sudah mencapai 150 juta rupiah, membuat replika Vespa edisi Sean Wotherspoon adalah alternatif yang masuk akal. Sepertinya Vespa edisi Sean Wotherspoon tidak ada plakat identifikasi edisi terbatas juga. Jadi aman saja untuk membuat tiruannya.

Sumber gambar: Akun Twitter @NaikMotor_ID

BACA JUGA Anime yang Akan Tayang di Indonesia vs Sensor di TV Indonesia dan tulisan Rakhmat Darmawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2022 oleh

Tags: edisi terbatasmakelarMotorvespa
Rakhmat Darmawan

Rakhmat Darmawan

Seorang automotive enthusiast dan kadang-kadang suka nonton anime.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Harus Diperhatikan Orang yang Awam Dunia Otomotif sebelum Beli Motor Bekas  Mojok.co

5 Hal yang Harus Diperhatikan Orang yang Awam Dunia Otomotif sebelum Beli Motor Bekas 

17 Agustus 2024
Semrawutnya Lalu Lintas di Desa Mengalahkan Kota: Banyak Motor Nggak Sesuai Standar hingga Bocil Kebut-kebutan di Jalan

Semrawutnya Lalu Lintas di Desa Mengalahkan Kota: Banyak Motor Nggak Sesuai Standar hingga Bocil Kebut-kebutan di Jalan

17 Juli 2024
Kasta Motor Paling Nyaman hingga yang Lebih Baik Dihindari oleh Pembonceng Mojok.co

Kasta Motor Paling Nyaman hingga yang Lebih Baik Dihindari oleh Pembonceng

28 Oktober 2024
4 Motor Ojol yang Menyiksa Penumpang, Bikin Badan Pegal-pegal  Mojok.co

4 Motor Ojek Online Paling Nggak Nyaman, Bikin Resah Penumpang

29 Juni 2024
Suzuki Smash Cocok untuk Orang-orang yang Ingin “Melambat” dan Ngirit Mojok.co

Suzuki Smash Cocok untuk Orang-orang yang Ingin “Melambat” dan Ngirit

27 Mei 2024
isi bahan bakar kendaraan mojok

Menggoyang Kendaraan Saat Isi Bahan Bakar Itu Berbahaya dan Nggak Berguna, Bos!

20 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.