Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
6 Maret 2026
A A
Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Ceritanya Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang Mojok.co

Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Ceritanya Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah nonton episode Upin Ipin terbaru? 

Minggu lalu, Les’ Copaque selaku rumah produksi Upin Ipin mengeluarkan episode baru. Judulnya, Sahabat Baik Abah. Dari judulnya, sudah bisa tertebak kalau episode ini akan mengandung bawang. Soalnya, seperti yang kita tahu, abah si bocah kembar ini kan sudah meninggal. Maka, kalau judul episodenya Sahabat Baik Abah, besar kemungkinan penonton akan dibawa nostalgia dengan sosok abah. Dan yah, tebakannya tidak meleset. Episode ini memang membuat yang nonton jadi mewek.

Secara garis besar, episode Sahabat Baik Abah ini menceritakan tentang Kampung Durian Runtuh yang dijadikan lokasi syuting film heroik berlatar belakang tentara nasional Malaysia. Nah, yang jadi tokoh utama dari film tersebut adalah Uncle Rosyad, sahabat baik dari abah Upin dan  Ipin. Menariknya, dalam syuting tersebut Uncle Rosyad memainkan peran sebagai Abdul Salam, yang tak lain adalah nama abah Upin dan Ipin. 

Selalu ada air mata di setiap kisah tentang orang tua

Jujur, di menit-menit awal episode Sahabat Baik Abah, semua masih biasa-biasa saja. Khas suasana Kampung Durian Runtuh yang ceria. Namun, seiring cerita yang mulai terbangun, perasaan sedih itu menyusup pelan. Semakin mendekati ending, emosi itu memuncak. Hingga akhirnya, air mata tak lagi terbendung. Iya, saya mewek. Saya akui itu.

Saya nggak mau spoiler ya. Inginnya kalian nonton sendiri, supaya bisa turut larut dalam ceritanya. Yang jelas, satu hal yang saya yakini, episode ini akan membuat siapa pun yang menonton jadi teringat dengan sosok bapak. Terutama, mereka yang sudah lebih dulu ditinggal oleh bapaknya, seperti Upin dan Ipin.

Dan yah, memang benar. Dalam narasi apapun, jika sudah menyenggol tema orang tua, pertahanan kita akan mudah runtuh. Episode ini adalah buktinya.

Mengenang episode sedih Upin Ipin lainnya

Sebetulnya, kalau kita telusuri ke belakang, episode Sahabat Baik Abah bukanlah satu-satunya episode sedih yang pernah muncul di serial Upin & Ipin. Serial dari negeri Jiran ini sudah berkali-kali mengaduk emosi kita lewat episode-episode sebelumnya.

Kalian masih ingat episode yang berjudul Kain Merah? Yaitu ketika Ipin kehilangan kain merah ikonik yang biasa diikatkan di belakang punggung. Nahasnya, kain itu malah ditemukan di kandang ayam Tok Dalang, telah robek habis dicakar oleh Rembo. Padahal, kain merah itu bukan sembarang kain merah, tapi kain yang penuh sejarah. Pasalnya, kain itu keterkaitan dengan ibu Upin dan Ipin sewaktu mereka kecil.

Baca Juga:

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Ada pula episode Kesayangan, yaitu kala Upin dan Ipin menemukan ruang rahasia di bekas kamar bapak dan ibunya yang telah meninggal. Di ruangan tersebut, ada sebuah buku tentang Kak Ros. Seketika, Kak Ros menangis setelah melihat buku tersebut. Soalnya, selama ini Kak Ros mengira kalau orang tua mereka hanya sayang pada Upin dan Ipin.

Dan, apakah yang sedih-sedih di serial Upin & Ipin itu selalu berlatar belakang tentang orang tua?

Nggak juga.

Sahabat Baik Abah layak dinobatkan jadi episode tersedih Upin Ipin

Untuk bisa mengaduk emosi penontonnya, Upin Ipin tidak melulu datang dengan membawa narasi tentang orang tua. Kalian ingat dengan episode Ehsan pindah? Di episode tersebut, air mata kita juga dibuat berderai melihat ketulusan persahabatan bocah-bocah di Kampung Durian Runtuh. Walaupun ending episode itu bikin kita pengen mengumpat, tapi tetap saja episode Ehsan Pindah adalah episode yang membuat kita jadi sedih.

Masih banyak lagi episode-episode sedih Upin & Ipin lainnya. Meskipun demikian, saya merasa episode Sahabat Baik Abah yang tayang baru-baru ini layak dijadikan sebagai episode tersedih dari semua episode sedih yang pernah ada.

Bagaimana tidak? Jalinan cerita di episode ini memaksa kita untuk menyelami perasaan dua bocah cilik yang sedari kecil tak pernah kenal dengan sosok ‘Abah’, tak pernah melihatnya, dan tak pernah punya kesempatan untuk memanggil seseorang dengan sebutan ‘Abah’.

Ah, kalian pasti bakal mengerti maksud saya seandainya kalian sudah nonton episode ini.

Yang jahanam dari episode Sahabat Baik Abah

Selain layak dinobatkan sebagai episode tersedih di serial Upin & Ipin, episode Sahabat Baik Abah juga punya sisi jahanam. Yaitu, ketika sampai credit title muncul pun, foto abah Upin Ipin sama sekali tidak diperlihatkan. Hmm, kebiasaan nih Les’ Copaque. PHP, ih.

Agak-agaknya Les’ Copaque sadar betul bahwa penasaran adalah bumbu yang paling awet untuk menjaga serial ini tetap dibicarakan. Jadi, mereka memilih untuk tetap menyembunyikannya. Biarlah sosok abah dan mak tetap jadi legenda yang hidup lewat cerita Kak Ros, Opah, Tok Dalang, ataupun orang-orang yang pernah mengenal sosok Abah dan Mak di masa lalu. 

Penulis: Dyan Arfyana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Hal yang Jarang Orang Bicarakan tentang Serial TV Upin Ipin

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2026 oleh

Tags: episode upin ipinIpinKampung Durian RuntuhSahabat Baik AbahUpinupin-ipin
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Seandainya Bau Badan Karakter di Serial Upin Ipin Bisa Tercium, Mungkin Akan seperti Ini  Mojok.co

Seandainya Bau Badan Karakter di Serial Upin Ipin Bisa Tercium, Mungkin Akan seperti Ini 

24 April 2025
Alasan Raju Upin Ipin Nggak Balik ke Kampung Durian Runtuh Terminal Mojok

Alasan Raju “Upin Ipin” Nggak Balik ke Kampung Durian Runtuh

22 Januari 2023
Mengenal Dokter Ravi, Dokter Gigi Baik Hati yang Nggak Kelihatan Lagi di serial Upin Ipin

Mengenal Dokter Ravi, Dokter Gigi Baik Hati yang Nggak Kelihatan Lagi di serial Upin Ipin

1 Juni 2025
4 Karakter "Upin Ipin" yang Terlihat Red Flag Parah, tapi Sebenarnya Green Flag Forest Mojok.co upin ipin

5 Alasan Logis Upin Ipin Belum Masuk SD dan Memang Sebaiknya Tak Perlu Juga

6 Mei 2025
Mengenal Badariah, Kakak Ehsan “Upin Ipin” yang Berprofesi Sebagai Biduan (Unsplash)

Mengenal Badariah, Kakak Ehsan “Upin Ipin” yang Berprofesi Sebagai Biduan

4 Januari 2025
Sisi Gelap Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

Sisi Gelap Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

1 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

1 Maret 2026
Stasiun Tandes Surabaya, Stasiun Red Flag sekaligus Anak Tiri (WIkimedia Commons)

Stasiun Tandes Surabaya, Menjadi Stasiun Red Flag karena Terlalu Kecil dan Dilupakan oleh Pembangunan

5 Maret 2026
9 Jenis Kucing Pemikat Rezeki Menurut Serat Katuranggan Kucing (Unsplash)

9 Jenis Kucing Terbaik yang akan Mendatangkan Rezeki Menurut Serat Katuranggan Kucing

7 Maret 2026
Betapa Beruntungna Punya Rumah Dekat Jalan Lingkar Utara Kudus, Selalu Ada Hiburan Balap Liar Datang Tanpa Undangan

Betapa Beruntungnya Punya Rumah Dekat Jalan Lingkar Utara Kudus, Selalu Ada Hiburan Balap Liar Datang Tanpa Undangan

5 Maret 2026
Iran, Amerika, dan Israel: Tiga Visi Dunia yang Bertabrakan

Iran, Amerika, dan Israel: Tiga Visi Dunia yang Bertabrakan

2 Maret 2026
Pengalaman Naik Toyota Calya dari Kudus ke Semarang: Rasanya seperti Naik Gerobak Ber-AC, Kapok!

Dulu Saya Menganggap Toyota Calya Adalah Gerobak Diberi Mesin, tapi Kini Saya Menjilat Ludah Sendiri

3 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Pamitan ke Perantauan
  • Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid
  • Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Kena Mental demi Bahagiakan Ayah Ibu yang Hanya Lulusan SD hingga Jadi Wisudawan Terbaik
  • KA Ambarawa Ekspres Andalan Bonek Tempuh “Jalan Kegilaan” di Rute Grobogan – Pasarturi, Demi Ziarah ke Rumah Kedua
  • Menertawakan Usia 30 Tahun Bersama Priska Baru Segu Lewat “Pertigapuluhan” di Yogyakarta
  • Lebaran, Momen yang Ingin Saya “Skip” dari Kehidupan karena Hanya Berisi Trauma dan Kesedihan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.