Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Untuk Kamu yang Nekat Jual Ginjal demi IPhone, Ini Harga Ginjal Sebenarnya!

Ramadika Ginanjar oleh Ramadika Ginanjar
2 Januari 2021
A A
Menghitung Nilai Rupiah dari Organ Dalam Hantu Kuyang yang Bisa Dijual terminal mojok.co

Menghitung Nilai Rupiah dari Organ Dalam Hantu Kuyang yang Bisa Dijual terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau suatu saat nanti ada yang menemukan HP saya, kemudian mengecek-ngecek history browser dan menemukan “harga jual ginjal” di baris paling atas, jangan dulu berpikiran negatif. Mungkin saja itu ulah si Agus (Suprianto, bukan Mulyadi) teman saya yang ngakunya mau cari barang di OLX, eh taunya malah iseng buka browser dan cek harga jual ginjal.

Penasaran Harga Ginjal

Perihal lelucon atau mungkin meme yang tersebar di seluruh media sosial mengenai jual ginjal yang bisa digunakan untuk membeli ini itu, saya selalu penasaran. Memang berapa, sih, harga ginjal itu?

Kemudian yang paling lekat terdengar, alasan seseorang nekat jual ginjal miliknya untuk membeli sebuah iPhone. Meski konteksnya adalah sebuah lelucon, mengapa iPhone identik dengan jual ginjal?

Lantas, bagaimana, sih, prosedur dalam “menjual” ginjal ini? 

Sebetulnya, saya-pun tidak tahu. Mencari-cari informasinya di internet pun nihil. Bahkan, dokter dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) menjelaskan, penjualan ginjal adalah perbuatan yang dilarang. Undang-undang ini diatur dalam Pasal 64 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan bahwa dilarang memperjual belikan organ dan/atau jaringan tubuh lainnya dengan dalih apa pun.

Mereka mengatakan, boleh seseorang mendonorkan ginjalnya kepada orang lain secara sukarela, asalkan calon penerima transplantasi ginjalnya sendiri yang mencari pendonor ginjal. Kemudian setelah calon pendonor ada, pihak rumah sakit akan melakukan screening dari psikiatri dan tim advokasi yang akan mewawancarai pendonor.

Tujuan Wawancara

Tujuan wawancara dilakukan untuk mengetahui apakah pendonor berada dalam tekanan atau memang secara sukarela mendonorkan ginjalnya. Sementara itu, jika calon pendonor ditemukan dengan sengaja dan secara sadar jual ginjal miliknya, ia akan berurusan dengan pihak berwajib dengan pasal yang sudah disebutkan di atas.

Singkat cerita, kamu berhasil menjual salah satu dari dua ginjal yang kamu miliki. Lantas, apa bisa hidup hanya dengan ginjal yang sisa sebelah?

Baca Juga:

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Punya iPhone, Asal Enggak Dipamerin atau Ketahuan Aja!

Begini, Tuhan menciptakan manusia dengan organ tubuh yang lengkap dan tentunya sehat itu adalah sebuah anugerah.

Cerita Penjual Ginjal

Vidi Aldiano adalah seseorang yang dikenal banyak orang kini bisa hidup hanya dengan satu ginjal. Tahun lalu dikatakan terdapat benjolan pada ginjalnya sepanjang 5 sentimeter yang awalnya diduga adanya tumor. Namun, hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan bahwa benjolan tersebut adalah kanker ginjal yang sudah memasuki stadium tiga. Nah, satu-satunya cara untuk membunuh sel kanker tersebut hanyalah operasi pengangkatan pada salah satu ginjalnya. Beruntungnya, sel kanker di dalamnya belum menyebar ke organ tubuh yang lain.

Vidi mengaku bisa hidup seperti orang normal biasanya. Hanya saja, ia tidak boleh lagi sembarangan dalam mengonsumsi makanan atau minuman. Selain haram dari sisi agama (bagi saya), ternyata minum-minuman beralkohol pun jadi hal haram yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang hidup dengan satu ginjal. Ada pula pantangan super ketat lainnya yang mengharuskan mengonsumsi makanan yang lembut agar mudah dicerna.

Sama seperti Vidi, banyak orang di luar sana mampu menjalani kehidupan normal dengan satu ginjal. Meskipun tidak tahu pasti penyebab mengapa mereka hidup dengan satu ginjal (mudah-mudahan bukan untuk membeli iPhone). Ada pula sebagian mereka yang memang cacat karena terlahir dengan satu ginjal. Secara tidak langsung, orang-orang yang hidup dengan satu ginjal membutuhkan pemeriksaan dan perawatan khusus dalam interval yang cukup rutin.

Orang dengan single Ginjal

Berarti kesimpulannya, orang yang hidup hanya dengan satu ginjal akan tetap bisa hidup layaknya orang sehat lainnya. Meski dengan beberapa pantangan yang sudah disinggung di atas.

Jadi, niat untuk jual ginjal milikmu masih adakah? Terlebih harga ginjal yang beredar di internet ternyata bisa mencapai 2,7 miliar. Dengan uang sebanyak itu, Anda bisa membeli 135 buah iPhone 12 yang harga rata-ratanya 20 jutaan.

Tentu, sehabis ini Anda akan dikenal sebagai dermawan se-RT yang bisa membagi-bagikannya kepada semua orang di RT Anda lengkap dengan pasangannya masing-masing.

Tapi ini serius, jangan pernah terpikirkan sedikit pun, sekalipun ini memang benar-benar nyata: Anda bisa hidup dengan satu ginjal.

Kabar baiknya, saya memberikan tiga tips agar bisa membeli iPhone dalam waktu dekat: BANGUN, KERJA, KERJA, KERJA. Eh ada 4, deng.

BACA JUGA Mengenal Lupus, Penyakit yang Bikin Selena Gomez Cangkok Ginjal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Januari 2026 oleh

Tags: cara jual ginjalharga ginjal 2026iphonejual ginjal
Ramadika Ginanjar

Ramadika Ginanjar

Pria dengan selera masa kini yang dibalut kesederhanaan. Menikmati hingar-bingar tren pop kultur, tetapi menyaringnya dengan filter minimalisme. Hanya mengambil hal-hal esensial dan membuang kerumitan yang tidak perlu

ArtikelTerkait

Trypophobia

Dilema Pecinta iPhone Pengidap Trypophobia

13 September 2019
Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Beli iPhone, Asal Nggak Ketahuan (Unsplash)

Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Punya iPhone, Asal Enggak Dipamerin atau Ketahuan Aja!

22 September 2025
Samsung M23 5G, Hape Seimbang ‘Ramah Lingkungan’

Samsung Sudah Jelas Jadi Smartphone Rakyat, iPhone Silakan Minggir!

20 Mei 2023
iPhone Kini Cuma Jadi Sumber Penderitaan bagi Penggunanya (Pixabay) android

iPhone Kini Bukan Lagi Penentu Status Sosial, tapi Sumber Penderitaan bagi Para Penggunanya

10 September 2024

Dari iPhone hingga Xiaomi: Mana Merek Handphone yang Paling Worth It?

2 Juni 2021

Hal-hal Menyebalkan di iPhone yang Bikin Saya Mikir untuk Kembali ke Android

23 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.