Mahasiswa Sengsara Dihantui UKT Mahal dan Ruang Kelas Menyedihkan, Sementara Kampus Lalai Meningkatkan Fasilitas Belajar

UKT Mahal dan Buruknya Fasilitas Belajar Menghantui Mahasiswa (Unsplash)

UKT Mahal dan Buruknya Fasilitas Belajar Menghantui Mahasiswa (Unsplash)

Sebagai mahasiswa, kami tentu mengharapkan fasilitas kampus yang memadai untuk mendukung proses belajar dan mengajar. Namun, realita yang kami hadapi sering berbeda dengan harapan. Mahasiswa wajib membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Yang terasa berat lagi mahal bagi beberapa. Namun, kampus memberi kami fasilitas yang masih jauh dari kata memadai.

Salah satu contoh yang paling mencolok adalah kondisi ruang kelas kami. Banyak ruang kelas yang terlihat usang, dengan kursi dan meja yang sudah tidak layak pakai. Pencahayaan dan sirkulasi udara sering tidak optimal, membuat kami tidak nyaman saat mengikuti perkuliahan. Belum lagi masalah kebersihan yang kadang terabaikan, dengan ruangan yang terlihat kurang terjaga.

Selain itu, fasilitas penunjang lainnya juga masih jauh dari harapan. Laboratorium yang seharusnya menjadi tempat kami mengasah kemampuan praktis, terkadang kekurangan alat dan bahan. Perpustakaan yang seharusnya menjadi gudang ilmu, justru kekurangan koleksi buku terbaru dan fasilitas yang memadai. Bahkan, akses internet di kampus pun masih sering bermasalah, menghambat kami dalam mencari referensi dan mengerjakan tugas. Itulah yang harus kami nikmati ketika UKT mahal menghantui? 

Mahasiswa layak mendapatkan fasilitas memadai 

Mahasiswa berusaha selalu memahami bahwa pengelolaan sebuah institusi pendidikan tidak mudah. Berbagai kendala, baik anggaran maupun birokrasi, pasti dihadapi oleh pihak kampus. 

Namun, sebagai mahasiswa yang telah membayar UKT mahal, kami merasa berhak mendapatkan fasilitas yang layak dan memadai. Iya, cukup yang “memadai” saja. Kami tidak mengharapkan fasilitas mewah dan mahal. 

Kami berharap, pihak kampus juga lebih memperhatikan kondisi fasilitas yang kami gunakan sehari-hari. Perbaikan dan pemeliharaan rutin harus dilakukan, agar kami dapat belajar dengan nyaman dan fokus. Selain itu, pengadaan fasilitas baru yang lebih modern dan lengkap juga sangat dibutuhkan, agar kami dapat mengembangkan kemampuan secara optimal. Iya, yang modern, tidak perlu terbaik, supaya seimbang dengan UKT mahal yang kami hadapi.

UKT mahal seharusnya menjadi “investasi kampus”

Bukan hanya kami sebagai mahasiswa saat ini yang akan merasakan manfaatnya, tapi juga generasi mahasiswa di masa depan yang juga menderita karena UKT mahal. Investasi dalam fasilitas kampus yang memadai akan memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Kami berharap, pihak kampus dapat mendengar suara kami dan segera melakukan perbaikan serta peningkatan fasilitas. Kami yakin, dengan fasilitas yang memadai, kami akan dapat belajar dengan lebih baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Dengan demikian, tujuan pendidikan tinggi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud dengan lebih optimal.

Penulis: Labib Ega Dillan Nugroho

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bayar UKT Mahal, tapi Dosen Nyuruh Mahasiswa Belajar dari YouTube, Logikanya di Mana sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version