Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

UIN Jakarta, Kampus Islam yang Hobi Melahirkan Orang Terkenal. Kampus Lain Mana Bisa?

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
9 Juni 2025
A A
UIN Jakarta, Kampus Islam yang Hobi Melahirkan Orang Terkenal. Kampus Lain Mana Bisa?

UIN Jakarta, Kampus Islam yang Hobi Melahirkan Orang Terkenal. Kampus Lain Mana Bisa? (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu ada tulisan yang membahas keunikan UIN Jogja tayang di Terminal Mojok. Saya merasa cukup relate dengan yang lika-liku kehidupan di kampus yang disampaikan Mas Afiqul Adib sebagai penulis. Sebagai salah satu alumni UIN Jakarta yang berkuliah sekitar 5 tahunan, saya nggak mau kalah dengan Mas Afiqul Adib. Saya juga mau membagikan keunikan UIN Jakarta yang rasanya jauh melebihi UIN Jogja dan mungkin juga kampus lainnya.

Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami bertahun-tahun selama kuliah. Jadi, ada kemungkinan alumni lain memiliki pengalaman berbeda.

#1 Loyalitas terhadap organisasi eksternal sangat tinggi

Di UIN Jakarta, organisasi eksternal seperti jamur yang tumbuh tanpa henti. Banyak jenis dan warnanya. Mulai dari yang fokus kepada gerakan mahasiswa sampai yang berfokus kepada hobi. Akan tetapi satu yang pasti, organisasi eksternal di UIN Jakarta hampir diikuti seperti agama.

Di UIN Jakarta, perbedaan salat menggunakan qunut saat subuh sampai perayaan maulid bisa saling toleransi dan tergantung pribadi masing-masing. Tetapi kalau kita menyenggol organisasi eksternal mahasiswanya, maka siap-siap saja diributkan. Sudah berapa kali saya diajak ribut dan dikata-katain karena menulis perkara organisasi eksternal mahasiswa di kampus tersebut.

Sangat aneh dan unik, bukan? Apalagi kalau di masa-masa panas seperti pemilihan mahasiswa umum raya (PEMIRA), rasa-rasanya bisa seperti mau konflik antarumat beragama. Padahal yang ribut juga masih sama-sama sekelas di kampus, nongkrong di warkop yang sama, tapi perkara organisasi mahasiswa eksternal bisa sampai segitunya.

#2 Berbagai aliran hidup bersama tanpa khawatir dihakimi 

Seperti yang sudah saya singgung di atas, bahwa organisasi eksternal mahasiswa lebih seksi dibandingkan dengan perbedaan cara beragama di UIN Jakarta. Mau kamu Sunni, Syiah, Mu’tazilah, Tarbiyah, Salafi, HTI, dan lain sebagainya, kamu bebas menjalani hidup sebagai mahasiswa di kampus ini.

Semuanya berjalan normal tanpa perlu khawatir dihakimi atau bahkan dipukuli. Tidak hanya banyak pemikiran nyeleneh, di UIN Jakarta justru banyak orang penganut pemikiran atau bahkan aliran “nyeleneh” tersebut. Entah bagaimana caranya, saya yang seorang Sunni bisa berteman dengan seorang Syiah, tapi pembahasan kami justru tentang Manchester United. Bukan soal aliran masing-masing.

#3 UIN Jakarta gemar melahirkan orang-orang terkenal di setiap generasinya

Sejak saya masuk UIN Jakarta, saya sadar akan satu hal, bahwa setiap generasi orang-orang yang berkuliah di sini akan selalu ada yang menjadi terkenal. Entah yang menjadi seorang cendekiawan, politikus, artis, komedian, sampai kriminal. Selalu saja begitu.

Baca Juga:

Tombol Penyeberangan UIN Jakarta: Fitur Uji Nyali yang Bikin Mahasiswa Merasa Berdosa

5 Alasan yang Membuat SPs UIN Jakarta Berbeda dengan Program Pascasarjana Kampus Lain

Jumlahnya kayak nggak sedikit gitu, lho. Selalu ada dalam setiap angkatan. Mungkin karena pihak kampus sendiri juga tidak membatasi gerak mahasiswa yang ingin berkarya makanya banyak mahasiswa yang menemukan jalan mereka sendiri dan akhirnya membuat mereka terkenal.

Kampus-kampus lain mungkin punya keunggulan lain dalam segi fasilitas, tapi dalam keragaman dan berpikir, saya kira UIN Jakarta menjadi salah satu kampus yang tidak terkunci dengan kondisi apa pun. Walaupun kampus ini mulai berubah, tetapi mahasiswanya tetap mempertahankan keunikan yang saya sebutkan di atas. Dibandingkan apa pun, hal tersebut yang membuat UIN Jakarta terkenal sampai saat ini.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membayangkan Ciputat Tanpa UIN Jakarta: Kasihan, deh!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2025 oleh

Tags: UIN Jakarta
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Lulusan UIN Jakarta Serba Salah: Dianggap Liberal oleh Konservatif, tapi Dianggap Konservatif oleh Liberal

Lulusan UIN Jakarta Serba Salah: Dianggap Liberal oleh Konservatif, tapi Dianggap Konservatif oleh Liberal

1 April 2025
Tombol Penyeberangan UIN Jakarta: Fitur Uji Nyali yang Bikin Mahasiswa Merasa Berdosa

Tombol Penyeberangan UIN Jakarta: Fitur Uji Nyali yang Bikin Mahasiswa Merasa Berdosa

16 Desember 2025
Jalan Ciputat Musuh Bebuyutan Mahasiswa UIN Jakarta Mojok.co

Jalan Ciputat Musuh Bebuyutan Mahasiswa UIN Jakarta

2 Desember 2023
Saya Tidak Menyesal Masuk UIN Jakarta meski Dianggap Kampus Buangan UIN Syarif Hidayatullah

Saya Tidak Menyesal Masuk UIN Jakarta meski Dianggap Kampus Buangan

2 Oktober 2025
Semanggi, Daerah Sempit yang (Sedikit) Istimewa di UIN Jakarta

Semanggi, Daerah Sempit yang (Sedikit) Istimewa di UIN Jakarta

18 April 2023
4 Rekomendasi Tempat Makanan Murah di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta, Cuma 12 Ribuan Mojok.co

4 Rekomendasi Tempat Makan Murah di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta, Cuma 12 Ribuan

25 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan

25 Januari 2026
4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain Mojok.co

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

27 Januari 2026
3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

28 Januari 2026
Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

25 Januari 2026
Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

26 Januari 2026
Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.