Informasi
ADVERTISEMENT

Tukang Parkir Surabaya Bikin Iri Daerah Lain, Sistemnya Canggih dan Lebih Jujur

Tukang Parkir Surabaya Bikin Iri Daerah Lain, Sistemnya Canggih dan Lebih Jujur Mojok.co

Meminimalisir tindak kecurangan tukang parkir

Menurut Walikota Surabaya Eri Cahyadi atau Cak Eri, penggunaan pembayaran via QRIS tersedia supaya setoran dari tukang parkir lebih tepat sasaran. Selama ini setoran parkir dinilai kurang maksimal karena banyak oknum-oknum yang suka “bermain” dengan uang parkir. Dengan penggunaan QRIS, setoran parkir menjadi lebih tertata dan tercatat. 

Juru parkir yang “bermain” dengan uang parkir memang sudah menjadi rahasia umum. Saya salah satu korbannya. Pernah waktu itu, ketika saya parkir di daerah wisata di Surabaya, parkir motor tertulis Rp2.000 untuk motor. Saya menyerahkan pecahan Rp5.000 karena tidak memiliki uang pecahan kecil. Bukannya diberikan kembalian Rp3.000, saya malah diberikan uang kembalian Rp2.000. Ketika saya bilang bahwa kembaliannya kurang, jukir tersebut bilang kalau sudah tidak ada lagi kembalian. 

Hal semacam itu masih sering saya alami. Entah berapa banyak juru parkir yang selama ini sering bertindak demikian dan berapa pengendara yang tidak diberi kembalian yang sesuai. Itu baru satu bentuk kecurangan, entah ada berapa banyak bentuk kecurangan lainnya. 

Itu mengapa kehadiran pembayaran QRIS penting. Perubahan memang tidak bisa menyenangkan semua pihak, tapi menurut saya inovasi QRIS untuk membayar tukang parkir adalah hal yang baik. QRIS tidak merepotkan pengendara dan tukang parkir. Setoran ke pengelola pun menjadi lebih jelas. Lantas, apa lagi yang perlu diragukan dari ide ini? Kalau cara ini diterapkan di tiap TJU, parkiran Surabaya jelas bisa bikin iri daerah-daerah lain. 

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Saya Sulit Ikhlas Memberi Uang 2 Ribu untuk Tukang Parkir, Jika Ujung-ujungnya Saya Nggak Dibantu Sama Sekali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2024 oleh .

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

Exit mobile version