Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Toyota Hilux D Cab Bukan Lagi Mobil Niaga, Kini Menjelma Jadi Mobil Kece Idaman Wanita

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
30 September 2024
A A
Toyota Hilux D Cab Bukan Lagi Mobil Niaga, Kini Menjelma Jadi Mobil Kece Idaman Wanita toyota yaris 2013

Toyota Hilux D Cab Bukan Lagi Mobil Niaga, Kini Menjelma Jadi Mobil Kece Idaman Wanita

Share on FacebookShare on Twitter

Di suatu senja, tepat di sebuah area parkir pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, seorang wanita berhijab turun dari pintu kemudi mobil. Sebenarnya hal lumrah seorang wanita turun atau keluar dari mobil. Tapi, yang membuat mata saya terpana bukan lagi soal parasnya, melainkan mobilnya. Toyota Hilux Double Cabin yang sudah dimodifikasi dengan ban super gambot yang membuat ground clearance sangat tinggi.

Pandangan saya tak bisa lepas dari mobil kecenya tadi. Iya, saat para kaum hawa lebih memilih naik mobil girly, simpel, sekaligus elegan seperti HRV, Honda Jazz, atau Hyundai Creta, dia malah memilih Toyota Hilux Double Cabin.

Okelah, di Jakarta memang mudah menjumpai wanita yang menjadikan mobil besar seperti Pajero Sport ataupun Fortuner untuk tunggangan mereka. Tapi, ini Toyota Hilux Double Cabin, lho. Double Cabin, modif pula!

Di kolom pencarian instagram saya, sebenarnya sudah sering muncul sosok wanita yang mengemudikan mobil laki-laki ini. Beberapa kali saat terjebak kemacetan pun saya melihat pemandangan yang sama.

Tapi, apa yang saya lihat di area parkiran tadi semakin membuat saya penasaran dan punya pertanyaan besar. Sembari ikut masuk ke sebuah pusat perbelanjaan, pertanyaan saya pun muncul. Apakah mobil kaum pria itu sudah jadi mobil idaman para kaum hawa di perkotaan, mungkin Jakarta?

Kalau memang iya, apa sih alasannya?

Toyota Hilux D Cab bukan lagi mobil niaga

Dulu, mobil single maupun double cabin memang terkenal dengan kendaraan niaga. Iya, keberadaan mobil tipe demikian memang diperuntukan untuk menunjang pembangunan dan dunia usaha. Seperti angkut barang keperluan proyek atau bahkan di untuk kendaraan operasional pekerja di area pertambangan..

Namun, seiring perkembangan zaman, mobil kategori untuk niaga ini sudah mulai bergeser dari zona nyamannya. Kini , di daerah perkotaan, saya banyak melihat Hilux D Cab menghiasi garasi rumah-rumah warga.  Lebih dari itu, sentuhan grafis yang menempel pada bodi mobil bukan lagi tanah merah. Melainkan sudah banyak sentuhan desain modifikasi yang ciamik. Hilux D Cab sekarang sudah mulai melirik ranah eksklusif, tak lagi bergaya urakan. Dan, kombinasi yang epic adalah ketika mobil bongsor ini dikendarai oleh seorang wanita. Kelas!

Baca Juga:

Saya Muak dengan Mobil Diesel Cumi Darat, Bukannya Keren Jatuhnya Malah Norak!

Pajero Sport dan Fortuner Memang Gagah di Jalan Rusak, tapi di Jalan Tol Mereka Pecundang

Punya bodi bongsor tapi bukan geng arogan

Jadi, saat saya keluar dari pusat perbelanjaan itu, saya pun masih sempat melihat kembali wanita tersebut itu menuju mobil bongsornya. Saya diam sejenak, memperhatikan. Blio itu membuka penutup bak mobilnya, memasukan barang belanjaannya, dan menutupnya kembali.

Sambil terpana, saya jadi memikirkan kembali mengapa dia pilih pakai mobil bongsor itu. Iya, Hilux D Cab yang dia bawa terbilang bongsor, malah lebih bongsor ketimbang geng arogan seperti Pajero Sport dan Fortuner. Mungkin karena sudah dimodif. Tapi, versi standar saja, Hilux D Cab sudah terbilang besar dan berisi. Toyota Hilux D Cab punya dimensi bodi yang cukup panjang dan lebar.

Secara tertulis, Toyota Hilux D Cab punya overall panjang 5.323 mm dan overall lebar 1.855 mm. Sedangkan ukuran baknya, mobil ini punya dimensi panjang 1.525mm dan lebar 1.540mm. Memang menguntungkan untuk mamah muda, mbak-mbak, atau ibu-ibu jika bawa barang belanjaan. Soalnya muat banyak dan tidak perlu berdesak-desakan di dalam kabin.

Mesin Toyota Hilux D Cab juga sudah cukup mumpuni kalau harus bersaing

Walaupun Pajero Sport dan Fortuner adalah mobil bongsor paling banyak diminati, tapi embel embel “arogan” rasanya suatu stempel yang patut dihindari. Makanya, Hilux D Cab bisa jadi jalan keluar untuk kaum hawa yang ingin merasakan mobil bongsor. Nggak perlu terlihat arogan, cukup terlihat beda saja sudah jadi perhatian banyak orang. Tapi, bukan berarti Hilux D Cab ini tidak bisa bersaing dengan duo arogan itu.

Nah, untuk terlihat beda, apalagi ketika pergi berbelanja, kapasitas mesin Toyota Hilux D Cab sudah sangat mumpuni. Lagi pula, di perkotaan seperti Jakarta, kontur jalannya masih sangat mudah dilahap sama Hilux D Cab ini.

Soal mesin, Hilux D Cab ini mirip-mirip dengan Fortuner. Mesin yang diusung Hilux D Cab ini berkapasitas 2.4L dan tenaga 150 PS. Dengan mesin yang sudah lebih dari cukup untuk kota-kota ini, mamah muda dan kaum hawa lainnya pun tidak perlu khawatir untuk bawa barang belanjaan yang berat, plus tetap bisa terlihat berkelas. Ih, cakep.

Tetap kece dibawa arisan

Sekarang, mari kita bicara soal tampilan. Perlu kita garis bawahi kalau bicara tampilan dari sebuah mobil, tentu itu adalah selera masing-masing. Stempel yang masih melekat sebagai mobil proyek ini menjadikan Hilux D Cab sudah sangar dan gagah dari lahir. Tak perlu rombakan yang berarti pun Hilux D Cab sudah bisa mengintimidasi lawannya di jalanan.

Punya grill depan yang tajam, lampu LED seperti tatapan menerkam serta bentuk bodi secara keseluruhan tak mengurangi kekecean mobil ini untuk dibawa arisan. Pokoknya, Hilux D Cab ini bisa bikin kaum hawa terlihat lebih anggun ketika mengendarainya ke tempat arisan. Aduhai, manisnya.

Fix, Hilux D Cab mobil idaman kaum hawa

Awalnya, saya masih meragukan apakah Hilux D Cab ini sudah jadi mobil idaman kaum hawa. Banyaknya feed instagram yang mempertontonkan seorang wanita membawa mobil double cabin, ditambah dengan sorang wanita berparas cantik yang saya lihat langsung di parkiran sebuah pusat perbelanjaan seperti agak kurang mendukung untuk menilai dan mengadili.

Tapi, obrolan dengan kakak perempuan saya makin menyakinkan stigma itu. Jadi, kakak saya bercita-cita ingin membeli Toyota Hilux D Cab.

“Double cabin nggak melulu Toyota, Kak”, “Ada Triton, ada Ford Ranger, D-Max” kata saya. Tapi kakak saya tetap kukuh dengan pilihannya. “Hilux Double Cabin udah paling gagah” sambungnya. Wah, kalah saing nih kaum pria. Di saat yang lain memperebutkan gelar geng arogan, eh, kaum hawa malah keluar dari jalur dan ingin tampil beda.

Pada akhirnya, Toyota Hilux D Cab sudah bisa mengambil hati kakak saya, dan mungkin ratusan kaum hawa di luar sana. Iya, untuk kalian kaum hawa di luar sana, kalian pantas menunggangi Hilux Double Cabin, dan apa pun nyinyiran orang di luar sana, dah nggak usah didengerin!

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Alasan Hilux Identik dengan Taliban dan Alternatif untuk Kendaraan Perang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2024 oleh

Tags: ford rangerFortunerpajerotoyota hilux double cabintriton
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Lupakan Pajero, Mobil Terbaik untuk Yang-yangan Adalah Pick Up Mitsubishi L300

Lupakan Pajero, Mobil Terbaik untuk Yang-yangan Adalah Pick Up Mitsubishi L300

21 Juli 2023
Mobil Pajero Dakar 4x4 Emang Hebat, tapi Seat Ketiganya Sempit Banget terminal mojok.co

Mobil Pajero Dakar 4×4 Emang Hebat, tapi Seat Ketiganya Sempit Banget

8 Desember 2021
5 Alasan Mengapa Pengendara Mobil Sigra-Calya Suka Ugal-Ugalan Kayak Pajero-Fortuner

5 Alasan Mengapa Pengendara Mobil Sigra-Calya Suka Ugal-Ugalan kayak Pajero-Fortuner

1 September 2024
Motor Honda PCX, Motor yang Bakal Mengantarmu Naik Kasta Kehidupan yamaha NMAX pajero kunci keyless tangki honda pcx

Yamaha NMAX dan Honda PCX, Pajero Versi Roda 2: Sama-sama Arogan, Sama-sama Bikin Emosi

19 September 2024
Ragam Mobil yang Dijual Kemahalan di Indonesia Terminal Mojok

Ragam Mobil yang Dijual Terlalu Mahal di Indonesia

25 Agustus 2022
Semua Orang Benci Toyota Fortuner dan Pajero Sport, Sampai Mereka Mencobanya Sendiri

Pajero Sport dan Fortuner Memang Gagah di Jalan Rusak, tapi di Jalan Tol Mereka Pecundang

3 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

18 Januari 2026
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali Mojok.co

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali

19 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.