Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

Budi oleh Budi
14 Maret 2026
A A
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal (unsplash,com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu mobil keluaran Toyota yang sering disebut sebagai produk gagal. Mobil itu adalah Toyota Etios Valco. Tidak heran kalau penjualannya tidak terlalu tinggi, pamornya kalah dari kendaraan di kelasnya. Akhirnya, masa edar mobil satu ini di pasar otomotif Indonesia cukup singkat. 

Padahal, kalau mau melihat Toyota Etios Valco secara lebih objektif, mobil ini tidak seburuk itu. Baik dari sisi mesin, kenyamanan, hingga harga bekas semuanya masuk akal. Mobil ini justru bisa dibilang cukup menarik. Khususnya untuk mereka yang mencari mobil murah dan nyaman untuk mobilitas harian. Lantas kenapa Etios Valco sering dianggap produk gagal?

Toyota Etios Valco masuk pasar yang penuh dengan pemain kuat

Saat pertama kali meluncur pada 2013, Toyota Etios Valco masuk ke pasar mobil hatchback Indonesia yang sudah ramai. Di pasar itu sudah ada Toyota Yaris yang punya nama besar. Di sisi lain ada Honda Brio yang tampil lebih segar dan agresif menyasar pasar anak muda. Belum lagi kehadiran mobil LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang menawarkan harga jauh lebih terjangkau. 

Posisi Etios Valco jadi tanggung. Harganya tidak murah seperti LCGC. Di sisi lain, ia tidak punya citra sekuat Yaris atau Brio. Akibatnya, mobil ini seperti berada di tengah-tengah tanpa segmen pasar yang benar-benar kuat.

Penampilan mobil tidak mewah, tapi tidak murahan juga

Dilihat secara tampilan, mobil ini tidak buruk rupa. Bentuknya cukup simpel dengan gaya hatchback yang praktis. Masuk ke kabinnya memang tidak mewah, tapi tidak murahan juga. Material interiornya tergolong sederhana dan desain dashboard-nya cukup minimalis. Namun sebenarnya semuanya masih fungsional dan nyaman untuk mobilitas sehari-hari.

Ruang kabinnya pun cukup lega untuk ukuran hatchback kecil. Kursi belakang masih cukup nyaman untuk dua hingga tiga penumpang. Bagasi mobil ini juga lumayan untuk kebutuhan harian seperti belanja atau membawa barang perjalanan singkat. Memang tidak ada kesan mewah, tetapi juga tidak terasa murahan lho ya.

Namun, dibandingkan mobil lain di kelasnya, tampilannya memang terasa kurang “wah”. Honda Brio misalnya tampil dengan desain yang lebih sporty dan modern. Yaris juga punya tampilan yang lebih elegan. Sementara Etios Valco terlihat lebih kalem, bahkan cenderung biasa saja. Selain itu ada satu hal yang sering dikritik: posisi speedometer yang berada di tengah dashboard.

Bagi sebagian orang ini terasa unik, tapi bagi banyak pengemudi justru terasa aneh dan kurang nyaman karena tidak berada tepat di depan pengemudi. Hal-hal kecil seperti ini ternyata cukup memengaruhi persepsi konsumen.

Baca Juga:

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Mesin Toyota Etios Valco yang tidak buruk 

Menariknya, jika berbicara soal mesin dan spek, Etios Valco sebenarnya cukup kompetitif. Mobil ini menggunakan mesin 1.200 cc empat silinder yang cukup halus untuk ukuran mobil kecil. Mesin tersebut dikenal cukup irit bahan bakar dan juga relatif bandel.

Hal ini justru menjadi salah satu kelebihan Etios Valco dibanding beberapa mobil LCGC yang pada awal kemunculannya masih menggunakan mesin tiga silinder. Dengan empat silinder, getaran mesin terasa lebih halus. Untuk penggunaan dalam kota, performanya juga cukup responsif. Handling mobil ini juga sering mendapat pujian. Banyak orang mengatakan bahwa Etios Valco terasa stabil dan enak dikendarai, bahkan pada kecepatan menengah. Dengan kata lain, secara teknis mobil ini sebenarnya tidak kalah dari kompetitor di kelasnya.

Kurangnya promosi jadi persoalan

Faktor lain yang sering disebut sebagai penyebab Etios Valco kurang sukses adalah strategi pemasaran. Toyota sebenarnya sangat kuat dalam memasarkan mobil di Indonesia. Namun, untuk Etios Valco, kesannya promosi yang dilakukan tidak terlalu agresif.

Akibatnya mobil ini kalah populer dibanding rivalnya. Banyak orang bahkan lebih familiar dengan Brio atau Yaris daripada Etios Valco. Dalam industri otomotif, popularitas sering kali sama pentingnya dengan kualitas produk. Mobil yang bagus pun bisa tenggelam jika tidak memiliki citra yang kuat di pasar. Dan hal ini tampaknya terjadi pada Etios Valco.

Sekarang jadi mobil bekas yang menarik

Mobil ini kurang diminati di pasar mobil baru, tapi tidak demikian ketika masuk pasar mobil bekas. Harga di bawah Rp100 juta membuatnya dilirik banyak orang. Dengan harga tersebut, pembeli bisa mendapatkan mobil hatchback Toyota dengan mesin empat silinder, konsumsi bahan bakar yang cukup irit, dan nyaman. Dibandingkan dengan beberapa mobil LCGC bekas yang harganya juga berada di kisaran tersebut, Toyota Etios Valco bisa menjadi alternatif yang cukup menarik. Apalagi secara build quality, banyak orang masih percaya pada reputasi Toyota.

Jika harus dirangkum, mungkin masalah terbesar Etios Valco bukan karena mobil ini jelek dan gagal.  Justru sebaliknya, mobil ini terlalu biasa. Tidak punya desain yang sangat menarik, tidak punya fitur yang benar-benar mencolok, dan juga tidak punya citra yang kuat di pasar. Ditambah dia rilis di waktu yang salah. 

Akan tetapi, kondisi itu justru bisa jadi keuntungan bagi pembeli mobil bekas yang berpikir rasional. Di balik label Etios produk gagal, mobil keluaran Toyota ini cukup solid, enak dipakai dengan harga yang sekarang sudah di bawah Rp100 juta.

Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Maret 2026 oleh

Tags: bekasetios valcomobil bekasproduk gagal toyotatoyotatoyota bekasToyota Etios Valco
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Innova Generasi Pertama Tetap Melesat Tak Lekang Dimakan Waktu (Unsplash)

Alasan Innova Generasi Pertama Tetap Laris di Pasaran Mobil Keluarga, Bahkan Mengalahkan Alphard dan Vellfire

17 Juli 2023
Innova Diesel Tak Pernah Salah, yang Bekas Pun Tetap Berkualitas

Innova Diesel Tak Pernah Salah, yang Bekas Pun Tetap Berkualitas

30 Maret 2020
Toyota Hardtop MOJOK.CO

Menyingkap Popularitas Toyota Hardtop di Gunung Bromo

4 Agustus 2020
5 Rekomendasi Mobil Murah Bekas buat Kamu yang Sadar kalau Gengsi Nggak Bisa Dimakan mobil bekas

5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah buat Kamu yang Sadar kalau Gengsi Nggak Bisa Dimakan

6 November 2023
Panduan Ringan Sebelum Memutuskan Beli Mobil Bekas Terminal Mojok

Panduan Ringan Membeli Mobil Bekas

2 Juni 2022
Mobil Toyota Innova Tak Tertandingi karena Ia Bukan Mobil, tapi Ormas (Unsplash)

Toyota Innova Tidak Tertandingi karena Ia Semacam Ormas, Bukan Mobil

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vespa Matic Dibenci Banyak Orang, Hanya Orang Bodoh yang Beli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor (Bagian 2)

11 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Yamaha Lexi Tercipta Untuk Orang Malang, Santai tapi Tegas (Wikimedia Commons)

Yamaha Lexi Adalah Motor yang Terlalu Santai tapi Sebenarnya Tegas, Paling Cocok Dipakai oleh Orang Kota Malang

8 Maret 2026
Lontong Balap Makanan Khas Surabaya Paling Normal, Pendatang Pasti Doyan Mojok.co

Lontong Balap Makanan Khas Surabaya Paling Normal, Pendatang Pasti Doyan

8 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol
  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.