Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Toko Basmalah, Toko Kelontong Penguasa Daerah Tapal Kuda, Pesaing Utama Indomaret dan Alfamart

Rina Widowati oleh Rina Widowati
21 November 2024
A A
Toko Basmalah, Toko Kelontong Penguasa Daerah Tapal Kuda, Pesaing Utama Indomaret dan Alfamart

Toko Basmalah, Toko Kelontong Penguasa Daerah Tapal Kuda, Pesaing Utama Indomaret dan Alfamart

Share on FacebookShare on Twitter

Orang Jawa Timur yang tinggal di wilayah tapal kuda, alias tinggal di wilayah Kabupaten Pasuruan sampai Banyuwangi pasti sudah tak asing dengan Toko Basmalah. Sama seperti Indomaret dan Alfamart, Toko Basmalah juga dijadikan tempat perhentian pengendara jalur Pantura yang melewati wilayah tapal kuda. Toko Basmalah juga bisa ditemukan di rest area Tol Gempol-Pasuruan.

Toko kelontong modern yang logo dan gerainya didominasi warna hijau ini, meskipun banyak ditemukan cabangnya di wilayah yang saya sebut tadi, tapi Toko Basmalah sebenarnya bukan bisnis waralaba retail seperti Indomaret dan Alfamart. Sebab, modalnya berasal dari Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Sidogiri. Namanya juga koperasi, jadi modalnya dari iuran anggota dan masyarakat, hasilnya juga akan dikembalikan ke masyarakat.

Buat yang belum tahu, Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri termasuk Ponpes tua yang sudah ada sejak abad ke-18, letaknya di Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Khusus di daerah tapal kuda Jatim, bisa dibilang Toko Basmalah ini saingan berat Indomaret dan Alfamart. Kalau tidak saingan berat, mana mungkin Toko Basmalah berani buka banyak cabang baru. Selain di wilayah tapal kuda, Basmalah juga sudah buka beberapa cabang di Madura dan Kalimantan.

Tapi kok bisa ya, Toko Basmalah bertahan di tengah gurita bisnis waralaba retail yang semakin menjamur? Bisa jadi alasan-alasan di bawah ini yang bikin toko kelontong penguasa daerah Tapal Kuda ini bertahan.

Mempertahankan kearifan lokal

Kita ngomongin nama dulu. Basmalah adalah singkatan Barakah, Syariah dan Maslahah. Toko ini tadinya hanya didirikan untuk mencukupi kebutuhan santri yang tinggal di dalam pesantren. Toko Basmalah pertama sudah ada sejak 1961. Pada 1997, Toko Basmalah resmi berbadan hukum dan berdiri di bawah PT. Sidogiri Mitra Utama. Baru pada 2007 Toko Basmalah pertama didirikan di luar pesantren.

Meskipun Toko Basmalah saat ini sudah melayani kebutuhan masyarakat umum, mengusung konsep toko modern dan sudah serba digital, tapi Toko Basmalah masih mempertahankan kearifan lokal pesantren, yaitu sarung. Sama seperti toko kelontong modern lainnya, karyawan Toko Basmalah juga berseragam, warnanya dominan hijau. Bedanya mereka pakai bawahan sarung yang juga seragam, bukan celana hitam.

Di Jawa Timur, daerah Pasuruan hingga ke timur bisa dibilang wilayah santri, dan santri identik memakai sarung. Buat yang tinggal di kota besar atau di wilayah lain sarungan ke kondangan adalah hal yang aneh, tapi bagi yang tinggal di wilayah santri, sarungan is life.

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Kata teman-teman saya yang santri, pakai sarung itu nyaman, nggak ribet. Beda lagi kata bapak saya, Meskipun bukan santri tapi sudah tinggal di Probolinggo puluhan tahun, beliau senang lihat anak muda sarungan ke mana-mana. Dilayani karyawan yang sarungan jadi alasan bapak saya lebih senang beli apa-apa di Toko Basmalah daripada di Indomaret atau Alfamart. Kenyamanan adalah hal mutlak yang wajib ditawarkan oleh penjual kepada konsumen. Oleh karena berkembang di wilayah santri, maka mempertahankan sarung sebagai kearifan lokal adalah keputusan yang tepat.

Selalu ada promo

Toko, toko apa yang pasti laku? Ya jelas toko yang jual sembako. Terutama beras, gula, dan rokok. Iya saya tahu rokok tidak termasuk di dalam sembilan bahan pokok. Tapi mari kita semua jujur, rokok adalah kebutuhan pokok masyarakat. Lagipula negara juga diuntungkan kok oleh cukai rokok. Sama dengan dua toko kelontong modern lainnya, Toko ini juga menjual rokok. Bahkan, ada beberapa merek rokok, tentu saja yang legal, tidak dijual di Indomaret dan Alfamart.

Sebagai toko kelontong modern, Toko Basmalah juga menawarkan promo untuk menarik minat pelanggan. Diskon susu bayi, beli satu gratis satu, promo akhir bulan dan tentu saja diskon di hari-hari besar seperti Hari Santri.

Toko Basmalah tutup saat Jumatan

Kalau warung atau fotokopi tutup saat Jumatan itu sudah biasa, tapi kalau toko kelontong modern tutup saat Jumatan? Sejauh yang saya tahu hanya Basmalah. Berbeda dengan toko kelontong modern lainnya, Toko Basmalah memang hanya mempekerjakan karyawan laki-laki, dan kita semua tahu laki-laki wajib hukumnya Jumatan.

Soal karyawan, Toko Basmalah memang mengutamakan lulusan pondok pesantren di wilayahnya. Hal ini tentu disambut baik oleh masyarakat sekitar. Semakin banyak buka cabang, makin banyak juga keluarga santri yang sejahtera. Toko ini sudah membuktikan, tutup saat Jumatan tidak akan mengurangi rezeki.

Toko Basmalah berawal dari koperasi

Saya meyakini kalau niat baik itu hasilnya juga baik, sama dengan tujuan utama koperasi yang selalu mendahulukan kepentingan rakyat. Koperasi memang didesain untuk memperkuat ketahanan ekonomi kerakyatan. Bisa jadi karena niat baik yang masih dipegang teguh pendiri Kopontren Sidogiri membuat Toko Basmalah bisa bertahan, bahkan berkembang pesat.

Sebagai rakyat biasa, saya masih percaya dengan koperasi. Saya yakin masyarakat, terutama yang di daerah juga masih meletakkan harapan pada koperasi. Cuma anehnya, Menteri Koperasi kita yang baru, Budi Arie, saat pelantikannya menyebutkan kepada Kompas: “Di Koperasi ini banyak orang nggak percaya berkoperasi karena cerita-cerita masa lalu”. Cerita masa lalu yang mana, ya pak? Masa lalu anda mungkin?

Toko Basmalah hanya salah satu contoh nyata kalau tujuan sejati koperasi bagi rakyat bisa terwujud. Kalaupun ada Koperasi yang merugikan rakyat, sudah jelas itu salah manajemen, atau niatnya memang bukan untuk kesejahteraan rakyat.

Sumber gambar: Instagram resmi @tokobasmalah

Penulis: Rina Widowati
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Indomaret Tak Akan Pernah Bisa Mengancam Toko Kelontong, kalau Ada Pemilik Toko Bilang Indomaret Bikin Bangkrut, Itu Salah Mereka Sendiri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 November 2024 oleh

Tags: alfamartindomartjawa timurTapal Kudatoko basmalahtoko kelontong
Rina Widowati

Rina Widowati

Ibu rumah tangga, mantan pengajar di sekolah swasta yang masih mengamati dunia pendidikan. Pedagang yang peduli soal isu sosial dan politik. Hobi naik gunung dan bercita-cita mendaki ke Cartenz.

ArtikelTerkait

Surabaya Sebenarnya Kota Salah Urus, Buktinya Banyak Pohon Tumbang yang Mengancam Nyawa Pengendara Mojok.co

Surabaya Sebenarnya Kota Salah Urus, Buktinya Banyak Pohon Tumbang yang Mengancam Nyawa Pengendara

16 Maret 2024
Lumajang Bikin Sinting. Slow Living? Malah Tambah Pusing (Unsplash)

Lumajang Sangat Tidak Cocok Jadi Tempat Slow Living: Niat Ngilangin Pusing dapatnya Malah Sinting

19 Desember 2025
Rahasia Indomaret Kalah Pamor Dibandingkan Toko Kelontong

Rahasia Indomaret Kalah Pamor Dibandingkan Toko Kelontong

1 Mei 2023
Jadwal Operasional Bandara Dhoho Kediri Mundur (Lagi), Warga Sudah Nggak Kaget

Jadwal Operasional Bandara Dhoho Kediri Mundur (Lagi), Warga Sudah Nggak Kaget

16 Januari 2024
4 Tipe Pembeli di Warung Sembako yang Nano-nano terminal mojok.co

Indomaret dan Alfamart Sama Saja: Apalagi Dalam “Melibas” Warung di Sekitarnya

6 Juli 2019
Mengintip 2000 Toko Alfamart di Filipina, Sama Nggak ya dengan yang Ada di Indonesia?

Mengintip 2000 Toko Alfamart di Filipina, Sama Nggak ya dengan yang Ada di Indonesia?

14 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.