Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Tempat Wisata Kabupaten Semarang yang Jarang Dikunjungi Warga Lokal: Mahalnya Harga Tiket Tak Terjangkau UMK

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
7 April 2024
A A
3 Tempat Wisata Kabupaten Semarang yang Jarang Dikunjungi Warga Lokal: Mahalnya Harga Tiket Tak Terjangkau UMK Kabupaten

3 Tempat Wisata Kabupaten Semarang yang Jarang Dikunjungi Warga Lokal: Mahalnya Harga Tiket Tak Terjangkau UMK Kabupaten (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebenarnya Kabupaten Semarang menyimpan tempat wisata yang bagus, tapi sayang harga tiketnya nggak ramah kantong UMK.

Kabupaten Semarang merupakan wilayah kabupaten yang mencakup 19 kecamatan. Terkadang orang sulit membedakan antara Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Bahkan ada juga yang mengaku-ngaku anak Semarang kota padahal rumahnya di Kabupaten Semarang.

Kabupaten Semarang punya banyak tempat wisata yang mentereng. Sayangnya, tempat wisata tersebut hanya bisa membuat warga lokal gigit jari. Sebab, harga tiket masuknya cukup mahal dan bisa bikin kantong UMK Kabupaten Semarang yang berkisar 2,5 jutaan boncos. Maka nggak usah heran kalau tempat wisata yang terkenal seringnya didatangi warga dari luar Jawa Tengah atau bahkan luar Semarang sendiri.

Lantas, apa saja tempat wisata di Kabupaten Semarang yang justru jarang dikunjungi warga lokal? Berikut daftarnya

#1 Saloka Theme Park, tempat wisata Kabupaten Semarang yang justru jarang dikunjungi warga lokal

Mengusung tagline taman bermain terbaik dan terbesar di Jawa Tengah, Saloka Theme Park memang jadi andalan, khususnya bagi mereka yang jauh-jauh dari Semarang. Akan tetapi, sebagai warga lokal Kabupaten Semarang, saya justru belum pernah ke sini.

Memang sih wahananya komplet dan fasilitasnya oke, tapi masalahnya satu: harga tiketnya Rp120 ribu di weekdays dan Rp150 ribu untuk weekend. Bayangkan kalau satu keluarga terdiri dari 4 orang; ayah, ibu, dan dua orang anak main ke sini saat weekend. Apa nggak jebol tuh kantong bayar Rp600 ribu untuk sekali wisata? Itu baru tiket masuknya, lho, belum termasuk ongkos transportasi menuju Saloka, jajan, makan, dll.

Meski harga tiketnya nggak bersahabat dengan sobat UMK Kabupaten Semarang, tempat wisata ini begitu strategis. Letaknya dekat dengan Terminal Bawen dan exit tol Bawen. Di dalamnya juga terdapat wahana bermain untuk anak-anak dan remaja.

Baca Juga:

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

#2 Tiket masuk Museum Kereta Api Ambarawa sebenarnya masih murah, yang mahal tiket naik kereta lokomotif uapnya

Sekitar 20 menit perjalanan dari Saloka Theme Park, ada salah satu tempat wisata unggulan Kabupaten Semarang lainnya. Lokasinya berada di Ambarawa, yakni Museum Kereta Api Ambarawa.

Sebenarnya harga tiket masuk museum ini cukup murah, Rp20 ribu untuk orang dewasa dan Rp10 ribu untuk anak-anak. Harga tiket wisatawan mancanegara beda lagi, Rp30 ribu per orang. Museum yang berisi beberapa ornamen khas kereta ini hingga sekarang masih sering dikunjungi. Kebanyakan sih anak sekolahan yang outing class ke sini atau wisatawan luar daerah yang penasaran dengan sejarah perkeretaapian kita.

Salah satu daya tarik museum ini adalah tersedianya kereta lokomotif uap yang bisa dinaiki pengunjung. Tapi sayangnya, warga lokal Kabupaten Semarang jarang ada yang mencoba naik kereta uap yang beroperasi mulai pukul 8 pagi ini. Alasannya tentu karena harga tiket naik kereta ini mahal dan hanya tersedia di weekend. Tiket naik kereta lokomotif uap ini sekitar Rp100 ribu.

Sebenarnya saya maklum sih harga tiket keretanya mahal, soalnya kereta uap ini kan juga perlu ekstra perawatan. Akhirnya banyak wisatawan dari luar Kabupaten Semarang yang naik kereta ini. Seru dan memorable, sih. Kalian tertarik mencobanya nggak?

#3 Warlok kabupaten kayaknya cuma mampu berkeliling menikmati kebun kopi di Kampoeng Kopi Banaran

Masih di sekitar Terminal Bawen, terdapat Kampoeng Kopi Banaran yang sejuk dan terlihat rindang di antara bangunan sekelilingnya. Sesuai namanya, di sini terdapat berbagai minuman yang identik dengan kopi. Tempat wisata di Kabupaten Semarang ini cocok untuk jadi tempat kumpul keluarga. Fasilitasnya pun lengkap, mulai dari penginapan, resto, hingga tempat outbound.

Meski selengkap itu, warga lokal justru jarang ada yang ke sini. Sebenarnya tiket masuknya murah, Rp15 ribu saja. Tapi harga tiket outbound dan lainnya, rasanya cukup menguras kantong UMK kabupaten. Penginapannya dibanderol Rp600 ribuan per malam, berkuda Rp50 ribu, dan outbond-nya sekitar Rp200 ribuan untuk orang dewasa. Kalau warga lokal UMK kabupaten ke sini mungkin cuma mampu berkeliling menikmati sejuknya kebun kopi, ya.

Itulah beberapa tempat wisata Kabupaten Semarang yang justru jarang dikunjungi warga lokal karena harga tiketnya tak terjangkau UMK. Meski harga tiketnya memang mahal, saya rasa cukup sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan. Apakah warga lokal Kabupaten Semarang ada yang pernah ke sana? Atau cuma bisa gigit jari dan mengagumi dari kejauhan?

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Destinasi Wisata Kabupaten Semarang Nggak Melulu Bandungan, Ada Ambarawa yang Tak Kalah Memesona.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2024 oleh

Tags: gaji UMKjawa tengahKabupaten Semarangtempat wisataUMK
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Gombong: Kecamatan Terbaik di Kebumen, Mandiri Tanpa Bantuan Wilayah Lain

Gombong: Kecamatan Terbaik di Kebumen, Mandiri Tanpa Bantuan Wilayah Lain

4 Mei 2024
Semarang Menyimpan Surga Kecil Bernama Tengaran Kulon (Unsplash)

Tengaran Kulon, Dusun Kecil di Semarang Ini Adalah Tempat Terbaik untuk Menetap

27 Agustus 2023
3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tuntang, Kabupaten Semarang (Unsplash)

3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tuntang, Kabupaten Semarang

21 Agustus 2022
Kebijakan Pemkot Pekalongan yang Sebaiknya Nggak Usah Terlalu Dipercaya

Kebijakan Pemkot Pekalongan yang Sebaiknya Nggak Usah Terlalu Dipercaya

1 Juli 2023
Jalan Raya Kaliori-Patikraja Banyumas, Musuh Nomor Satu Pengendara Roda Dua

Jalan Raya Kaliori-Patikraja Banyumas, Musuh Nomor Satu Pengendara Roda Dua

5 April 2024
Pasuruan Ideal, Lebih dari Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia (Unsplash) banyumas, pandaan, bangil

Meninggalkan Keinginan Merantau di Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia, Saya Memilih Pasuruan Sebagai Kota Ideal untuk Merantau

21 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.